Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Kesultanan Gowa dan Diplomasi Budaya di Tengah Dinamika Modern

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • print Cetak

Semangat menjaga warisan budaya Nusantara kembali terlihat dalam pertemuan hangat antara penerus Kesultanan Gowa ke-39, Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka, dengan tokoh masyarakat asal Gowa sekaligus dewan pendiri organisasi Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Daeng Lukman Wijaya, di kawasan Jakarta Barat, Selasa (19/5/2026).

JAKARTA, HITV Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antarsesama perantau asal Sulawesi Selatan. Lebih jauh, pertemuan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya dan persaudaraan lintas komunitas Indonesia Timur di tengah kehidupan masyarakat modern yang terus bergerak dinamis.

Dalam perbincangan yang berlangsung santai namun penuh makna, Daeng Lukman Wijaya menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya dapat bertemu langsung dengan sosok yang disebut sebagai penerus tahta Kesultanan Gowa ke-39.

Ia menilai keberadaan figur kesultanan tetap memiliki arti penting dalam menjaga kesinambungan nilai adat, sejarah, dan identitas budaya masyarakat Makassar.

“Pertemuan ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa akar budaya dan sejarah tetap harus dijaga di tengah perkembangan zaman,” ujar Daeng Lukman dalam pertemuan tersebut.

Pada kesempatan itu, Daeng Lukman Wijaya secara khusus mengundang Sultan Gowa ke-39 untuk menghadiri pelantikan Pengurus DPN PETIR yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2026 di kawasan Kalijodo, Jakarta Utara.

Undangan tersebut disampaikan secara hormat sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai budaya dan persaudaraan masyarakat Indonesia Timur.

Undangan itu pun disambut positif. Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat persatuan generasi muda Indonesia Timur.

Organisasi PETIR sendiri dikenal sebagai wadah berhimpunnya pemuda-pemudi dari berbagai wilayah Indonesia Timur, mulai dari Ambon dan Maluku, Manado, Papua, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Makassar. Kehadiran organisasi tersebut selama ini dinilai menjadi ruang persaudaraan, solidaritas sosial, sekaligus sarana memperkuat identitas budaya di tengah kehidupan perkotaan Jakarta yang multikultural.

Pemilihan kawasan Kalijodo sebagai lokasi pelantikan DPN PETIR juga bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut dinilai memiliki kedekatan historis dan sosial dengan masyarakat perantau asal Sulawesi Selatan, khususnya suku Makassar, yang cukup banyak bermukim di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Selain itu, keberadaan tokoh masyarakat Makassar, Daeng Aziz, sebagai Ketua Dewan Pembina DPN PETIR turut memperkuat keterikatan emosional organisasi tersebut dengan komunitas warga Makassar di ibu kota.

Di tengah perubahan sosial yang terus berkembang, pertemuan antara Sultan Gowa ke-39 dan Daeng Lukman Wijaya menjadi gambaran bagaimana warisan sejarah tidak hanya hidup dalam catatan masa lalu, tetapi juga hadir dalam relasi sosial dan gerakan kebudayaan masyarakat masa kini.

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penutupan MPLS Di SMP Angkasa Halim Perdana Kusuma

    Penutupan MPLS Di SMP Angkasa Halim Perdana Kusuma

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Jakarta. MPLS merupakan Program penyambutan siswa baru sebelum memulai proses belajar mengajar. Pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah ini diperlukan, untuk mendukung proses pembelajaran disekolah. Pelaksanaan MPLS ini telah diatur dalam Permendikbud RI Nomor 18 tahun 2016, dan didalam regulasinya dijelaskan bahwa Program pengenalan lingkungan sekolah ini, dilaksanakan pada awal tahun ajaran, untuk mengenalkan sarana […]

  • ‎AJOI Desak BPK Audit APBD Lingga

    ‎AJOI Desak BPK Audit APBD Lingga

    • 0Komentar

    Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Lingga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 Kabupaten Lingga.(Foto/Ruslan/Hitv) Penulis: Ruslan LGA ‎Dana Pembangunan Kejari dan Polres Dinilai Perlu Diperiksa demi Transparansi HITVBERITA.COM | Lingga— Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Lingga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit penggunaan […]

  • Mafia Migas Karimun (Bag.1): ~ “Laut yang Tak Pernah Tidur”

    Mafia Migas Karimun (Bag.1): ~ “Laut yang Tak Pernah Tidur”

    • 0Komentar

    Oleh: Tim Investigasi Gelapnya bisnis migas ilegal yang menjalar di perairan Karimun, di bawah tatapan hukum yang seolah berpaling. ‎HITVBERITA.COM | Karimun – Gelombang penyelundupan migas di perairan Tanjung Balai Karimun kian menggila. Wilayah yang seharusnya dijaga ketat oleh aparat justru berubah menjadi ladang empuk bisnis ilegal yang menggurita. Dan, nama AY dan JO pun […]

  • Polda Babel Gelar Anjangsana Ke Purnawirawan Hingga Tomas, Sambut HUT Bhayangkara Ke 80

    Polda Babel Gelar Anjangsana Ke Purnawirawan Hingga Tomas, Sambut HUT Bhayangkara Ke 80

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Polda Bangka Belitung menggelar anjangsana dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 80 tahun 2026. Kunjungan dilakukan ke beberapa Purnawirawan dan Warakauri hingga Tokoh masyarakat di Pangkalpinang. Anjangsana dipimpin langsung Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing didampingi beberapa PJU Polda seperti Dir Binmas hingga Kabid Humas Kombes Pol Agus Sugiyarso. Anjangsana […]

  • Syahbandar dan Aparat Terkesan Tutup Mata, Keselamatan Masyarakat Diabaikan

    Syahbandar dan Aparat Terkesan Tutup Mata, Keselamatan Masyarakat Diabaikan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Lingga – Pelabuhan umum yang seharusnya menjadi tempat bongkar muat barang, kini disalahgunakan sebagai tempat pembongkaran BBM milik Ihsan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan masyarakat sekitar dan kapal-kapal kayu yang sedang melakukan aktivitas bongkar muat sembako dan parkir kapal nelayan. Menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan, aktivitas bongkar […]

expand_less