Rabu, 1 Jul 2026
light_mode

Di Tengah Rivalitas Amerika–China, Indonesia Memerlukan Kedaulatan Ekonomi Rakyat

  • account_circle Prof Dr Nandan Limakrisna, ST, MT
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Nandan Limakrisna

PERTEMUAN Donald Trump dan Xi Jinping yang belakangan ramai dibahas publik kembali mengingatkan dunia pada meningkatnya rivalitas antara Amerika Serikat dan China. Banyak analis mengaitkan situasi ini dengan konsep Thucydides Trap, yaitu kondisi ketika kekuatan lama merasa terancam oleh kebangkitan kekuatan baru, sehingga potensi konflik menjadi sulit dihindari.

Istilah tersebut berasal dari sejarawan Yunani kuno, Thucydides, yang menjelaskan perang antara Athena dan Sparta sebagai akibat dari ketakutan Sparta terhadap kebangkitan Athena. Dalam konteks modern, sebagian pengamat melihat pola serupa mulai muncul dalam hubungan Amerika dan China.

Pandangan tersebut tentu bukan tanpa dasar. Persaingan teknologi, ekonomi, militer, hingga perebutan pengaruh geopolitik semakin terlihat jelas. Taiwan bahkan sering disebut sebagai titik paling rawan yang dapat memicu konflik terbuka di masa depan.

Namun bagi Indonesia, pertanyaan yang lebih penting bukanlah siapa yang akan menang dalam rivalitas tersebut. Pertanyaan yang lebih relevan adalah: apakah Indonesia cukup siap menghadapi dampaknya?

Dalam dunia yang semakin saling terhubung, konflik antarnegara besar tidak hanya berdampak pada aspek militer. Yang terguncang adalah energi, pangan, rantai pasok, investasi, hingga stabilitas ekonomi domestik. Kenaikan harga minyak, gangguan perdagangan global, dan tekanan inflasi dapat langsung dirasakan oleh masyarakat di tingkat bawah.

Karena itu, Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan diplomasi bebas aktif atau kemampuan menjaga keseimbangan geopolitik. Yang jauh lebih penting adalah membangun fondasi ekonomi nasional yang kuat dari dalam negeri sendiri.

Selama ini, ketahanan ekonomi sering dipahami sebatas kemampuan pemerintah menjaga APBN, stabilitas moneter, atau pertumbuhan ekonomi makro. Padahal dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, kekuatan utama suatu negara justru terletak pada daya tahan ekonomi rakyatnya.

Negara yang memiliki rakyat produktif, pasar domestik kuat, serta sistem ekonomi lokal yang hidup akan lebih mampu bertahan dibanding negara yang terlalu bergantung pada faktor eksternal.

Indonesia sebenarnya memiliki modal yang sangat besar untuk membangun kekuatan tersebut. Jumlah penduduk yang besar, kekayaan sumber daya alam, serta jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan fondasi yang sangat strategis. Masalahnya, potensi tersebut belum sepenuhnya terintegrasi dalam satu sistem ekonomi yang saling mendukung.

Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan yang mampu membangun ekonomi dari bawah secara terstruktur. Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan adalah Snowball Business Model (SBM).

SBM merupakan model ekonomi berbasis komunitas yang menempatkan masyarakat sebagai produsen, konsumen, dan promotor dalam satu ekosistem ekonomi yang terhubung. Dalam model ini, produk yang dihasilkan oleh masyarakat dikonsumsi oleh masyarakat itu sendiri dan dipromosikan secara kolektif sehingga membentuk pasar yang tumbuh dari dalam negeri.

Dengan pendekatan ini, ekonomi tidak hanya bergantung pada pasar luar negeri atau investasi besar, tetapi bertumpu pada kekuatan masyarakat domestik. Ketika pasar internal kuat, perputaran ekonomi menjadi lebih stabil dan tidak mudah terguncang oleh dinamika global.

Dalam situasi rivalitas global seperti saat ini, pendekatan semacam ini menjadi semakin relevan. Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pertarungan ekonomi dunia, tetapi harus membangun ketahanan internal yang mampu melindungi kepentingan nasional.

Rivalitas Amerika dan China mungkin tidak dapat dihindari. Namun Indonesia tetap memiliki pilihan: menjadi negara yang ikut terseret arus ketidakpastian global, atau menjadi negara yang memiliki fondasi ekonomi rakyat yang cukup kuat untuk bertahan dan tumbuh di tengah perubahan dunia.

Pada akhirnya, kekuatan sejati sebuah bangsa bukan hanya ditentukan oleh kemampuan diplomasi atau besarnya cadangan devisa, tetapi oleh kemampuan rakyatnya dalam membangun dan menjaga kehidupan ekonominya sendiri. (\+/)

Tentang Penulis
Prof. Dr. Nandan Limakrisna, ST, MT. adalah Guru Besar Ilmu Manajemen di Universitas Persada Indonesia YAI (UPI YAI) yang menaruh perhatian pada kajian strategi bisnis, pemasaran, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

Ia aktif menulis dan memberikan pemikiran mengenai pemberdayaan UMKM, model bisnis kolaboratif, dan penguatan ekonomi rakyat.

Melalui berbagai tulisan dan forum akademik, ia juga memperkenalkan konsep Snowball Business Model (SBM) sebagai pendekatan pengembangan ekosistem ekonomi komunitas.

Pemikirannya banyak menyoroti pentingnya sinergi antara industrialisasi nasional dan ekonomi rakyat dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

(Dok/Hitv)

  • Penulis: Prof Dr Nandan Limakrisna, ST, MT

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Masalah Kesehatan Sejak Dini, Pemkot Luncurkan Program CKG Anak Sekolah

    Cegah Masalah Kesehatan Sejak Dini, Pemkot Luncurkan Program CKG Anak Sekolah

    • 0Komentar

    Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar kegiatan Kick Off Aksi Bergizi dan Pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah di SMP Negeri 13 Kota Pekalongan, Kegiatan yang di luncurkan sejak 5 Agustus 2025, bulan lalu menjadi bagian dari program strategis nasional dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak usia sekolah, sebagai […]

  • DPW IPJI Kepri Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Aksi Sosial Ramadan

    DPW IPJI Kepri Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Aksi Sosial Ramadan

    • 0Komentar

    DPW IPJI Kepri Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Aksi Sosial Ramadan   Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepulauan Riau menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mematangkan agenda sosial Ramadan, Kamis (26/2/2026) malam.   BATAM, HITV— Rapat yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dibuka Sekretaris DPW IPJI Kepri, Akhiruddin Syah […]

  • KONI Kalteng Konsolidasikan Pembinaan, Siapkan Strategi Porprov XIII/2026

    KONI Kalteng Konsolidasikan Pembinaan, Siapkan Strategi Porprov XIII/2026

    • 0Komentar

    Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2025 di Aula Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya, Jumat (28/11) malam. PALANGKA RAYA | HITV – Forum tahunan itu menjadi ajang konsolidasi valutif sekaligus strategis untuk menyelaraskan program pembinaan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII/2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Rakerprov tahun […]

  • Panglima TNI Terima Adhibhakti Sanapati, Tekankan Penguatan Pertahanan Siber Nasional

    Panglima TNI Terima Adhibhakti Sanapati, Tekankan Penguatan Pertahanan Siber Nasional

    • 0Komentar

    Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima penghargaan Adhibhakti Sanapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan pengabdian dalam penguatan keamanan siber dan persandian nasional. DEPOK, HITV — Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian kegiatan ceramah umum di Auditorium Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN, Sawangan, Depok, Selasa […]

  • Lebaran Anak Yatim, Kemenag Gandeng BAZNAS Purwakarta Berbagi Cinta Berlimpah Berkah

    Lebaran Anak Yatim, Kemenag Gandeng BAZNAS Purwakarta Berbagi Cinta Berlimpah Berkah

    • 1Komentar

    HITVBERITA.COM PURWAKARTA|Dalam rangka merayakan Lebaran Anak Yatim, Kementerian Agama menggelar kegiatan ‘Berbagi Cinta Berlimpah Berkah’. Kegiatan tersebut digelar diseluruh Kementerian Agama baik di Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota di Indonesia. Tidak terkecuali Kementerian Agama (Kemenag) Purwakarta, melaksanakan kegiatan Lebaran Anak Yatim bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purwakarta, yang digelar di Aula Kemenag Purwakarta, […]

  • Satpolairud Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Orang Ditangkap!

    Satpolairud Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Orang Ditangkap!

    • 0Komentar

    Satpolairud Polres Karimun menggagalkan upaya pengiriman ilegal timah dan terak timah seberat sekitar 9,5 ton di Pelabuhan Roro Parit Rampak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.  KARIMUN, HIlTV — Dalam pengungkapan kasus itu, polisi telah  menangkap dua orang tersangka dan menetapkan satu lainnya dalam daftar pencarian orang (DPO). Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya truk mencurigakan […]

expand_less