Pensiun Bukan Akhir Pengabdian, FPKS Singkep Teguhkan Semangat Patriotisme Jelang HUT RI
- account_circle Ruslan
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Kegiatan berlangsung sejak pukul 06.30 hingga sekitar pukul 09.30 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Dabo Mardi Sastra, Lurah Dabo Lama Harie Kurniawan, serta Plt. Lurah Sungai Lumpur Teddy Andika. (Foto/Ruslan)
Masa pensiun tidak seharusnya menjadi garis akhir pengabdian kepada masyarakat.
DABO SINGKEP, HITV — Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Forum Pensiunan Kecamatan Singkep (FPKS) saat mempererat silaturahmi sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Inplasmen Dabo Singkep, Minggu (9/8/2026)
Mengusung tema “Berkomitmen dan Berpartisipasi dalam Merajut Membangun Negeri”, kegiatan tersebut tidak sekadar diisi dengan aktivitas olahraga dan hiburan. Di balik rangkaian acara itu, FPKS ingin menegaskan bahwa pengalaman, semangat kebangsaan, dan kepedulian para pensiunan masih dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 06.30 hingga sekitar pukul 09.30 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Dabo Mardi Sastra, Lurah Dabo Lama Harie Kurniawan, serta Plt. Lurah Sungai Lumpur Teddy Andika.
Kehadiran jajaran pemerintah kelurahan tersebut turut memperlihatkan adanya hubungan yang tetap terjaga antara para pensiunan dan lingkungan pemerintahan serta masyarakat tempat mereka tinggal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan gerak jalan santai menyusuri kawasan Kota Dabo Singkep. Peserta kemudian mengikuti senam bersama, makan bersama, serta berbagai permainan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kegembiraan.
Namun, pesan utama kegiatan justru terletak pada bagaimana para pensiunan memaknai kembali arti pengabdian setelah tidak lagi terikat dengan tugas kedinasan.
Ketua FPKS Kecamatan Singkep, Juriman, menegaskan bahwa pensiun hanya mengakhiri masa kerja secara formal, bukan mengakhiri kewajiban moral untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pensiun hanyalah keterbatasan waktu dalam pekerjaan. Namun, di lingkungan masyarakat kita tetap dapat aktif dan memberikan manfaat. Kita harus senantiasa memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” ujar Juriman.
Menurut Juriman, para pensiunan memiliki pengalaman panjang yang dapat menjadi modal sosial untuk membantu masyarakat. Karena itu, nilai-nilai pengabdian yang selama ini mereka jalani perlu terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Terutama kepada anak dan cucu, semangat untuk mencintai bangsa dan berkontribusi bagi lingkungan, kata dia, harus terus ditanamkan.
Bukan Sekadar Seremoni Kemerdekaan
Pembina FPKS Kecamatan Singkep, Abu Hasim, menyampaikan apresiasi kepada para lurah yang hadir dan berbaur bersama anggota FPKS.
Menurut Abu Hasim, kehadiran pemerintah kelurahan menjadi bentuk perhatian terhadap para pensiunan yang sebelumnya telah memberikan pengabdian dalam berbagai bidang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para lurah yang telah hadir dalam kegiatan ini. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada masyarakat, khususnya anggota FPKS yang sudah memasuki masa pensiun,” kata Abu Hasim.
Ia berharap para anggota FPKS tetap dapat mengambil bagian dalam kehidupan sosial sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat di lingkungannya.
“Semoga kita semua tetap dapat memberikan manfaat bagi bangsa dan negara serta terus menjaga dan menumbuhkan rasa patriotisme,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Sebab, memaknai kemerdekaan tidak berhenti pada pengibaran bendera atau kegiatan seremonial. Kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, serta kesediaan setiap warga untuk tetap memberikan kontribusi sesuai kemampuan.
Kegiatan FPKS Kecamatan Singkep berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Antusiasme para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sekaligus menunjukkan bahwa memasuki usia pensiun bukan berarti seseorang kehilangan ruang untuk berkarya.
Sebaliknya, pengalaman dan keteladanan para pensiunan dapat menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang lebih solid.
Dari Lapangan Inplasmen Dabo Singkep, pesan yang disampaikan FPKS pun sederhana: masa kerja boleh berakhir, tetapi pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal kata pensiun. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Karimun
- Penulis: Ruslan






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.