Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Pengkajian Ulang Sejarah: Wakil Ketua Umum KNPI Dukung Langkah Kementerian Kebudayaan!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • print Cetak

Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Saiful Chaniago. (Dok/Foto/Bai)

Penulis: Bainana Bahthy

 

Wacana penulisan ulang sejarah nasional yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Menteri Fadli Zon terus menuai tanggapan. Kali ini, dukungan datang dari Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Saiful Chaniago.

 

HITVBERITA.COM | Jakarta- Saiful menilai langkah Kementerian Kebudayaan untuk mengevaluasi sejumlah catatan sejarah, termasuk mempertimbangkan penghapusan insiden pemerkosaan massal pada tahun 1998 dari narasi sejarah nasional, merupakan kebijakan yang tepat dan terukur.

Menurut Saiful, peristiwa tersebut merupakan kejadian insidentil yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan garis besar perjuangan bangsa ataupun pembentukan identitas nasional.

“Jika seluruh kejadian kriminal yang bersifat insidentil dicatat dalam sejarah, maka buku sejarah kita bisa dipenuhi oleh berbagai kasus serupa di seluruh penjuru negeri, sejak era Orde Lama hingga sekarang,” ujarnya di Jakarta, Rabu, (3/7/2025).

Ia menambahkan, sejarah nasional seharusnya dibingkai dalam semangat pembangunan narasi kebangsaan yang kuat, bukan hanya sebagai dokumentasi kronologis atas segala bentuk kekerasan yang terjadi.

“Pertanyaannya kemudian, apakah semua insiden kriminal semestinya dituliskan dalam buku sejarah nasional? Saya kira jawabannya jelas: tidak,” tegasnya.

Saiful menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai alat pembelajaran dan pemersatu, bukan sekadar katalog tragedi.

“Sejarah Indonesia harus memiliki nilai kemaslahatan, yang memperkuat eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejarah harus membangkitkan rasa kebangsaan, bukan sebaliknya,” kata dia.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai bahwa penghapusan peristiwa-peristiwa kelam seperti kekerasan seksual pada kerusuhan Mei 1998 justru dapat mengaburkan fakta sejarah serta mengabaikan hak korban atas pengakuan dan keadilan.

Dalam konteks ini, wacana revisi sejarah nasional menuntut kehati-hatian dan pendekatan multi-perspektif, agar tidak mengorbankan kebenaran demi kepentingan narasi tertentu.

Sejarah, sebagaimana kerap diungkapkan para sejarawan, bukan sekadar rangkaian peristiwa masa lalu, melainkan juga cermin bagi bangsa dalam menentukan arah masa depannya.

Oleh karena itu, keputusan untuk menuliskan atau menghilangkan suatu peristiwa dalam buku sejarah nasional tidak hanya memerlukan dasar kebijakan, tetapi juga keberanian untuk mendengar suara korban dan menghargai keberagaman pengalaman rakyat Indonesia. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelang Kongres Persatuan, PWI Jabar Imbau Waspadai Proposal dari Plt PWI Subang

    Menjelang Kongres Persatuan, PWI Jabar Imbau Waspadai Proposal dari Plt PWI Subang

    • 0Komentar

    Penulis: Mangasih Saor Marulitua Sipahutar Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat mengimbau seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, maupun kalangan BUMN, BUMD, dan swasta, agar tidak melayani aktivitas surat-menyurat maupun proposal yang dikeluarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) PWI Kabupaten Subang. HITVBERITA.COM | Subang — Imbauan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang […]

  • Polda Babel Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Alkes Ventilator Milik RSUP, 3 Pencuri Dan 2 Penadah Diamankan

    Polda Babel Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Alkes Ventilator Milik RSUP, 3 Pencuri Dan 2 Penadah Diamankan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Ditreskrimum Polda Bangka Belitung menetapkan tiga tersangka dalam kasus pencurian alat kesehatan (alkes) jenis ventilator di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Dr. (HC) Ir. Soekarno. Ketiga tersangka yakni Jo (29) pegawai P3K, Ri (31) pegawai honorer dan Fi (30) sopir mobil Ambulan yang sebelumnya telah berhenti saat kasus ini dilaporkan ke […]

  • Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Gelar Deklarasi Damai dan Berintegritas di Auditorium Soekarno Studio TVRI

    Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Gelar Deklarasi Damai dan Berintegritas di Auditorium Soekarno Studio TVRI

    • 0Komentar

    Kolase Foto HITV: Kegiatan Deklarasi Damai dan Berintegritas digelar Bawaslu DKI Jakarta di Auditorium Soekarno Studio TVRI. (dok/foto/bae) HiTvBerita.COM | JAKARTA – Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Menggelar Deklarasi Damai dan Berintegritas Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024. (Selasa, 24/9/2024) Ketua Bawaslu DKI Jakarta Munandar Nugraha mengingatkan kembali kepada masyarakat Jakarta […]

  • Advokat Horas Sianturi Ajukan RDP ke DPR, Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Perdamaian sebagai Fakta Kunci

    Advokat Horas Sianturi Ajukan RDP ke DPR, Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Perdamaian sebagai Fakta Kunci

    • 0Komentar

    Advokat yang juga pendeta, Horas Sianturi, SH, MTh mengajukan permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada Komisi III DPR RI, Kamis (2/4/2026). JAKARTA, HITV— Langkah ini ditempuh Horas Sianturi sebagai upaya mencari keadilan atas putusan pidana yang menjerat dirinya, yang dinilainya sarat dugaan kriminalisasi dan penyimpangan proses hukum. Berdasarkan dokumentasi yang diterima, Horas mendatangi Gedung Sekretariat […]

  • Seleksi Kesamaptaan Calon Paskibraka 2025 di Belitung Berlangsung Tertib

    Seleksi Kesamaptaan Calon Paskibraka 2025 di Belitung Berlangsung Tertib

    • 1Komentar

    HiTvberita.com | Belitung– Seleksi tahap kesamaptaan bagi peserta calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Belitung tahun 2025 kembali digelar pada Minggu (20/4/2025). Kegiatan yang berlangsung di Stadion Pangkal Lalang, Kecamatan Tanjungpandan, diikuti oleh 38 peserta putri yang sebelumnya telah lolos dari berbagai tahapan seleksi awal. Kegiatan seleksi dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan […]

  • Om Zein dan Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta Gelar Aksi Bersih-Bersih

    Om Zein dan Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta Gelar Aksi Bersih-Bersih

    • 1Komentar

    Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein saat memonitor aksi bersih-bersih bersama Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di wilayah perkotaan Purwakarta. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Om Zein tampak membersihkan tumpukan sampah yang berada di depan pintu masuk […]

expand_less