Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

BPJS Kesehatan Rangkul Stakeholders Wujudkan Ekosistem JKN Tanpa Kecurangan

  • account_circle ALam Alam
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
  • print Cetak

Oleh: Muhammad Affandi 

BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada sejumlah pemangku kepentingan (stakeholders) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk unit kerja internal BPJS Kesehatan, yang telah berkomitmen memberantas segala bentuk kecurangan dan gratifikasi selama tahun 2024. Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap tanggal 9 Desember. (Dok/Foto/Affandi)

HITVBERITA.COM | JAKARTA – Ajang pemberian penghargaan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kolaborasi untuk menciptakan ekosistem Program JKN yang bersih dari kecurangan.

“Integritas, transparansi, dan profesionalisme selalu kami junjung tinggi selama satu dekade mengelola Program JKN. Impian kita semua adalah mewujudkan ekosistem JKN tanpa kecurangan. Untuk mencapainya, diperlukan partisipasi aktif dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Bertepatan dengan momen Hakordia 2024, kami mengajak seluruh pihak untuk menyerukan aksi pencegahan segala bentuk kecurangan dalam Program JKN,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam sambutannya, Kamis (12/12).

Pada kesempatan tersebut, sejumlah pemerintah daerah menerima penghargaan atas upayanya dalam pencegahan kecurangan JKN. Di tingkat kabupaten/kota, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kota Tegal, dan Pemerintah Kota Depok. Sedangkan di tingkat provinsi, penghargaan diraih oleh Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada Tim Pencegahan Kecurangan JKN (PK-JKN) terbaik, yaitu:

Tingkat Kabupaten/Kota: Tim PK-JKN Kota Medan, Tim PK-JKN Kota Tegal, dan Tim PK-JKN Kabupaten Aceh Timur.

Tingkat Provinsi: Tim PK-JKN Provinsi Riau, Tim PK-JKN Provinsi Jawa Barat, dan Tim PK-JKN Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh inspiratif, unit kerja BPJS Kesehatan di daerah, serta Duta BPJS Kesehatan yang telah menunjukkan komitmen terbaik dalam upaya pencegahan kecurangan dan pengendalian gratifikasi.

Kolaborasi untuk Ekosistem JKN yang Bersih

Sebagai badan hukum publik, BPJS Kesehatan menempatkan pencegahan dan penanganan kecurangan sebagai prioritas utama. Menurut Ghufron Mukti, BPJS Kesehatan telah mengembangkan kebijakan tata kelola, proses bisnis, sistem informasi, serta berbagai alat (tools) yang mendukung upaya pencegahan dan penanganan kecurangan.

“Kami optimis, kolaborasi yang kuat bersama stakeholders dalam ekosistem JKN akan membawa dampak besar terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia,” ujar Ghufron.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno, menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin berkoordinasi dengan Tim PK-JKN dalam memberantas kecurangan di tingkat pusat hingga daerah. Tim PK-JKN ini terdiri dari Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selain itu, BPJS Kesehatan melibatkan para ahli, akademisi, praktisi anti-kecurangan, serta aparat penegak hukum dalam mengawal implementasi Program JKN.

“Dari sisi internal, kami berupaya meningkatkan kompetensi Duta BPJS Kesehatan melalui pelatihan dan sertifikasi Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). Kami juga menetapkan Key Performance Indicator (KPI) bagi unit kerja dan Duta BPJS Kesehatan terkait kegiatan anti-kecurangan. Saat ini, BPJS Kesehatan telah membentuk Tim Anti Kecurangan JKN yang terdiri dari 1.793 personel yang tersebar di tingkat pusat, wilayah, dan cabang,” terang Mundiharno.

Selain itu, BPJS Kesehatan telah menerapkan sistem pengendalian gratifikasi melalui Program Pengendalian Gratifikasi. Program ini bertujuan memastikan penerapan tata kelola yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan kerja BPJS Kesehatan. Para Duta BPJS Kesehatan juga diwajibkan mematuhi kode etik, menghindarkan diri dari potensi benturan kepentingan, dan menjauhkan diri dari segala bentuk pelanggaran hukum serta perbuatan tercela.

Kolaborasi dan Komitmen Pemerintah

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan, Syarifah Liza Munira, menegaskan bahwa pengelolaan JKN yang akuntabel dan transparan merupakan kunci keberhasilan program.

“Di berbagai belahan dunia, pengeluaran untuk biaya kesehatan tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Oleh karena itu, upaya pengelolaan yang akuntabel dan transparan menjadi sangat penting,” ungkap Syarifah.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya bergantung pada jumlah peserta atau fasilitas kesehatan, tetapi juga pada akuntabilitas dan kualitas layanan kesehatan.

“Keberhasilan Program JKN bukan hanya bergantung pada jumlah peserta yang terdaftar atau jumlah fasilitas kesehatan yang disediakan, tetapi juga pada kemampuan kita menjaga kualitas dan akuntabilitas layanan kesehatan. Kita harus menguatkan budaya pencegahan kecurangan dan membangun budaya integritas. Semua pihak dalam ekosistem JKN harus mendukung gerakan anti-fraud. Layanan kesehatan yang bersih dari korupsi adalah hak setiap warga Indonesia, dan kita semua bertanggung jawab untuk memastikan hal ini tercapai,” tegas Syarifah.

Melalui kolaborasi yang erat dengan stakeholders, BPJS Kesehatan optimis mampu menciptakan ekosistem JKN yang bersih, transparan, dan bebas dari kecurangan. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pengelolaan layanan publik yang lebih baik dan akuntabel.

(/*/*/)

  • Penulis: ALam Alam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distribusi Air Terganggu, PDAM Tirta Batu Mentas Minta Maaf dan Siapkan Layanan Tangki

    Distribusi Air Terganggu, PDAM Tirta Batu Mentas Minta Maaf dan Siapkan Layanan Tangki

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung – Direktur Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Belitung, Munandar Motong, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya pelayanan distribusi air bersih. Gangguan tersebut terjadi akibat kerusakan pada panel dan pompa transmisi induk di Embung Batu Mentas. Akibatnya, distribusi air kepada pelanggan tidak dapat berjalan normal. Munandar menjelaskan, proses perbaikan diperkirakan […]

  • Temuan BPK Soal Pengelolaan Dana CSR PT Bumi Siak Pusako Disorot, Pengamat Desak Kejati Riau Bertindak

    Temuan BPK Soal Pengelolaan Dana CSR PT Bumi Siak Pusako Disorot, Pengamat Desak Kejati Riau Bertindak

    • 0Komentar

    Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di PT Bumi Siak Pusako (BSP), badan usaha milik daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Riau, kembali menjadi sorotan publik. PEKANBARU, HITV – Sejumlah temuan audit mengindikasikan lemahnya tata kelola penyaluran dana CSR di PT BSP selama periode 2018 hingga Semester I Tahun 2020. Berdasarkan […]

  • Setetes Darah untuk Sesama, BPK OI Inhil Himpun 98 Kantong Darah

    Setetes Darah untuk Sesama, BPK OI Inhil Himpun 98 Kantong Darah

    • 0Komentar

    Semangat gotong royong dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar Badan Pengurus Kabupaten (BPK) Oi Indragiri Hilir melalui kegiatan donor darah, Sabtu (6/6/2026), di area Klinik PT Pulau Sambu, Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah. INDRAGIRI HILIR, HITV– Mengusung tema “Setetes Darah Selamatkan Nyawa”, kegiatan kemanusiaan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak […]

  • Diduga Ada Siswa “Titipan”, Data SPMB SMAN 11 Depok Tak Sinkron dengan Dapodik

    Diduga Ada Siswa “Titipan”, Data SPMB SMAN 11 Depok Tak Sinkron dengan Dapodik

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Kecurigaan publik terhadap dugaan kecurangan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Depok kian menguat. Investigasi yang dilakukan Tim Koordinator Liputan Nasional Hitvberita.com menemukan adanya ketidaksinkronan jumlah siswa yang diterima SMAN 11 Depok dengan data resmi di Dapodik (Data Pokok Pendidikan). HITVBERITA.COM | Depok – Permasalahan ini bermula dari laporan sejumlah […]

  • Isanudin: Bupati Bogor Segera Sikapi Kegelisahan Para Pengusaha

    Isanudin: Bupati Bogor Segera Sikapi Kegelisahan Para Pengusaha

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Dugaan intervensi lelang dan penunjukan langsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mencuat yang memicu maraknya pemberitaan dan unjuk rasa. HITVBERITA.COM | Bogor – Ketua Gerakan Mahasiswa Bogor Bersatu (GMBB), Isanudin SE, menilai maraknya pemberitaan media dan aksi unjuk rasa di ULPBJ menjadi sinyal kuat adanya praktik yang tidak sehat dalam proses […]

  • Polres Karimun Rotasi Sejumlah Pejabat, Kapolres: Mutasi untuk Perkuat Kinerja Organisasi

    Polres Karimun Rotasi Sejumlah Pejabat, Kapolres: Mutasi untuk Perkuat Kinerja Organisasi

    • 0Komentar

    Polres Karimun melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. KARIMUN, HITV – Prosesi yang berlangsung di Lapangan Bhayangkara Polres Karimun itu dipimpin langsung Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, SIK, M.Si. Pelaksanaan sertijab merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kapolda […]

expand_less