Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

BPJS Kesehatan Rangkul Stakeholders Wujudkan Ekosistem JKN Tanpa Kecurangan

  • account_circle ALam Alam
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
  • print Cetak

Oleh: Muhammad Affandi 

BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada sejumlah pemangku kepentingan (stakeholders) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk unit kerja internal BPJS Kesehatan, yang telah berkomitmen memberantas segala bentuk kecurangan dan gratifikasi selama tahun 2024. Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap tanggal 9 Desember. (Dok/Foto/Affandi)

HITVBERITA.COM | JAKARTA – Ajang pemberian penghargaan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kolaborasi untuk menciptakan ekosistem Program JKN yang bersih dari kecurangan.

“Integritas, transparansi, dan profesionalisme selalu kami junjung tinggi selama satu dekade mengelola Program JKN. Impian kita semua adalah mewujudkan ekosistem JKN tanpa kecurangan. Untuk mencapainya, diperlukan partisipasi aktif dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Bertepatan dengan momen Hakordia 2024, kami mengajak seluruh pihak untuk menyerukan aksi pencegahan segala bentuk kecurangan dalam Program JKN,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam sambutannya, Kamis (12/12).

Pada kesempatan tersebut, sejumlah pemerintah daerah menerima penghargaan atas upayanya dalam pencegahan kecurangan JKN. Di tingkat kabupaten/kota, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kota Tegal, dan Pemerintah Kota Depok. Sedangkan di tingkat provinsi, penghargaan diraih oleh Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada Tim Pencegahan Kecurangan JKN (PK-JKN) terbaik, yaitu:

Tingkat Kabupaten/Kota: Tim PK-JKN Kota Medan, Tim PK-JKN Kota Tegal, dan Tim PK-JKN Kabupaten Aceh Timur.

Tingkat Provinsi: Tim PK-JKN Provinsi Riau, Tim PK-JKN Provinsi Jawa Barat, dan Tim PK-JKN Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh inspiratif, unit kerja BPJS Kesehatan di daerah, serta Duta BPJS Kesehatan yang telah menunjukkan komitmen terbaik dalam upaya pencegahan kecurangan dan pengendalian gratifikasi.

Kolaborasi untuk Ekosistem JKN yang Bersih

Sebagai badan hukum publik, BPJS Kesehatan menempatkan pencegahan dan penanganan kecurangan sebagai prioritas utama. Menurut Ghufron Mukti, BPJS Kesehatan telah mengembangkan kebijakan tata kelola, proses bisnis, sistem informasi, serta berbagai alat (tools) yang mendukung upaya pencegahan dan penanganan kecurangan.

“Kami optimis, kolaborasi yang kuat bersama stakeholders dalam ekosistem JKN akan membawa dampak besar terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia,” ujar Ghufron.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno, menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin berkoordinasi dengan Tim PK-JKN dalam memberantas kecurangan di tingkat pusat hingga daerah. Tim PK-JKN ini terdiri dari Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selain itu, BPJS Kesehatan melibatkan para ahli, akademisi, praktisi anti-kecurangan, serta aparat penegak hukum dalam mengawal implementasi Program JKN.

“Dari sisi internal, kami berupaya meningkatkan kompetensi Duta BPJS Kesehatan melalui pelatihan dan sertifikasi Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). Kami juga menetapkan Key Performance Indicator (KPI) bagi unit kerja dan Duta BPJS Kesehatan terkait kegiatan anti-kecurangan. Saat ini, BPJS Kesehatan telah membentuk Tim Anti Kecurangan JKN yang terdiri dari 1.793 personel yang tersebar di tingkat pusat, wilayah, dan cabang,” terang Mundiharno.

Selain itu, BPJS Kesehatan telah menerapkan sistem pengendalian gratifikasi melalui Program Pengendalian Gratifikasi. Program ini bertujuan memastikan penerapan tata kelola yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan kerja BPJS Kesehatan. Para Duta BPJS Kesehatan juga diwajibkan mematuhi kode etik, menghindarkan diri dari potensi benturan kepentingan, dan menjauhkan diri dari segala bentuk pelanggaran hukum serta perbuatan tercela.

Kolaborasi dan Komitmen Pemerintah

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan, Syarifah Liza Munira, menegaskan bahwa pengelolaan JKN yang akuntabel dan transparan merupakan kunci keberhasilan program.

“Di berbagai belahan dunia, pengeluaran untuk biaya kesehatan tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Oleh karena itu, upaya pengelolaan yang akuntabel dan transparan menjadi sangat penting,” ungkap Syarifah.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya bergantung pada jumlah peserta atau fasilitas kesehatan, tetapi juga pada akuntabilitas dan kualitas layanan kesehatan.

“Keberhasilan Program JKN bukan hanya bergantung pada jumlah peserta yang terdaftar atau jumlah fasilitas kesehatan yang disediakan, tetapi juga pada kemampuan kita menjaga kualitas dan akuntabilitas layanan kesehatan. Kita harus menguatkan budaya pencegahan kecurangan dan membangun budaya integritas. Semua pihak dalam ekosistem JKN harus mendukung gerakan anti-fraud. Layanan kesehatan yang bersih dari korupsi adalah hak setiap warga Indonesia, dan kita semua bertanggung jawab untuk memastikan hal ini tercapai,” tegas Syarifah.

Melalui kolaborasi yang erat dengan stakeholders, BPJS Kesehatan optimis mampu menciptakan ekosistem JKN yang bersih, transparan, dan bebas dari kecurangan. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pengelolaan layanan publik yang lebih baik dan akuntabel.

(/*/*/)

  • Penulis: ALam Alam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Profesionalisme Pers, UMJ dan MIO Indonesia Gelar UKW Angkatan XX pada Agustus 2026

    Tingkatkan Profesionalisme Pers, UMJ dan MIO Indonesia Gelar UKW Angkatan XX pada Agustus 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap diwarnai maraknya disinformasi, hoaks, hingga praktik jurnalisme yang mengabaikan etika, kebutuhan akan wartawan yang kompeten dan memiliki integritas semakin mendesak. JAKARTA, HITV — Menjawab tantangan tersebut, Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) bersama Media Independen Online (MIO) Indonesia akan menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) […]

  • World Harvest Bersama IFGF Jakarta, Gelar Aksi Kemanusiaan Bertema “Serve The City: Indonesia Cerdas, Ceria dan Bersih

    World Harvest Bersama IFGF Jakarta, Gelar Aksi Kemanusiaan Bertema “Serve The City: Indonesia Cerdas, Ceria dan Bersih

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • 0Komentar

    Aksi Kemanusiaan Bertema “Serve The City: Indonesia Cerdas, Ceria dan Bersih tersebut, dilakukan serentak di 5 titik yakni, di Tegal Angus Tangerang, Kampung Melayu Tangerang, Kedaung Sepatan Tangerang, Wates Bogor dan Muara Baru Jakarta Utara. HiTvBerita.COM | TANGERANG – Sebanyak sekitar 500 Volunteers dari berbagai usia melakukan berbagai aksi kemanusiaan diantaranya: mengajar bahasa Inggris bertema […]

  • Jelang Pilkada 2024, Tim Pemenangan Koalisi ‘Purwakarta Yadi-Pipin Ngahiji’ Gelar Rapat Konsolidasi

    Jelang Pilkada 2024, Tim Pemenangan Koalisi ‘Purwakarta Yadi-Pipin Ngahiji’ Gelar Rapat Konsolidasi

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • 0Komentar

    Foto Kolase: Kegiatan Rapat Konsolidasi Tim Pemenangan Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian. (dok/foto/RCM) HiTvBerita.COM | Purwakarta – Menjelang Pilkada Purwakarta yang tinggal beberapa bulan lagi, Tim Pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Purwakarta, Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian (Yakin) menggelar rapat konsolidasi, pada Senin, 2 September 2024. Agenda rapat yang digelar di Kantor DPD PKS tersebut dihadiri pasangan […]

  • Laknat 2025 X264 To𝚛rent

    Laknat 2025 X264 To𝚛rent

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • 1Komentar

    ZIP password is: 123 ➡ DOWNLOAD LINK Laknat: Director of Teong Hin Saw. With the Amerul affirm, Powers Balqis, Aeril Zafel, Naque Ariffin. The guilt and the pain of losing a sister who had been killed depraved a man to enter the dark arts to take revenge. Laknat 2025 Award -Wery Torrent Laknat 2025 HIDDEN […]

  • Manifes Nihil, Muatan Ada: Dugaan “Permainan” di Pelabuhan Batam Disorot!

    Manifes Nihil, Muatan Ada: Dugaan “Permainan” di Pelabuhan Batam Disorot!

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    Dugaan pelanggaran serius di sektor kepelabuhanan kembali mencuat di Batam.  BATAM, HITV — Praktik penerbitan manifes barang nihil oleh perusahaan pelayaran, namun kapal tetap mengangkut muatan, memicu kecurigaan adanya skema ilegal yang melibatkan sejumlah pihak. Koordinator Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Cecep Cahyana, mengungkapkan bahwa perusahaan pelayaran PT Anugrah Jala Candra diduga menerbitkan dokumen manifes […]

  • Ketua Umum MIO Indonesia Tanggapi Kasus Penyiraman Air Keras

    Ketua Umum MIO Indonesia Tanggapi Kasus Penyiraman Air Keras

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • 0Komentar

    Ketua Umum Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia), AYS Prayogie, menyampaikan keprihatinan atas kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. JAKARTA, HITV— Pernyataan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan para pegiat masyarakat sipil serta pentingnya penegakan hukum dalam negara demokrasi itu, disampaikan AYS Prayogie saat […]

expand_less