Anggota Komisi XIII DPR RI Lakukan Kunjungan Spesifik Di Lapas TanjungPandan
- account_circle
- calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
- visibility 37
- print Cetak

Oplus_131072
HiTvBerita.com | Belitung INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan menerima kunjungan Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Gerindra, Melati Rabu (26/03). Kegiatan tersebut merupakan Kunjungan Kerja Spesifik Perorangan pada Masa Reses Persidangan I Tahun 2024-2025.
Kehadiran Melati disambut langsung Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan didampingi para Pejabat Struktural. Melati yang merupakan Anggota DPR RI Dapil Kepulauan Bangka Belitung, meninjau sejumlah fasilitas, seperti Dapur Higienis, Blok Hunian sambil sesekali menyapa Warga Binaan. Selanjutnya Melati menyapa warga binaan dalam kegiatan audiensi di Aula Utama Lapas.
Dalam sambutannya Melati menyoroti kejadian di Lapas Kutacane Banda Aceh agar tidak terulang dan menjadi perhatian serius dalam peningkatan pengamanan di Lapas Rutan seluruh Indonesia. Melati juga menekankan agar petugas Lapas memberikan pelayanan dan pembinaan ke warga binaan sesuai ketentuan dan pastikan tidak ada pungli dalam pelaksanaannya.
“Saya berharap rekan – rekan tetap semangat terus meningkatkan pelayanan dan pemenuhan hak warga binaan, serta menjaga kondusifitas keamanan Lapas, ujarnya”
Selanjutnya Melati menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran petugas Lapas Tanjungpandan, karena dirinya selalu mendapatkan informasi yang positif baik kondusifitas keamanan maupun inovasi pelayanan serta program pembinaan.
“Minimal dipertahankan, lebih baik jika ditingkatkan hal – hal positif yang sudah berjalan. Saya sangat apresiasi,” tambahnya
Sementara itu Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Royhan Al Faisal menyampaikan terimakasih atas kunjungan ke Lapas Tanjungpandan. Royhan menegaskan Pelayanan yang baik dan pemenuhan hak-hak WBP adalah bagian dari komitmennya, sembari memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga
Seraya menambahkan, Lapas Tanjungpandan saat ini mulai menghadapi tantangan over kapasitas. Ditambah beberapa titik kondisi bangunan Lapas mengalami kerusakan yang menuntut solusi strategis agar pelayanan tetap optimal meski dalam keterbatasan. Selain itu Royhan juga menyampaikan dirinya juga focus pada kegiatan pembinaan kemandirian berbasis Ketahanan pangan dengan memanfaat lahan seluas 1,5 Hektare di SAE Lapas.
“Kami terus berupaya melakukan peningkatan baik inovasi pembinaan, pelayanan hingga pengamanan. Mohon dukungan, arahan dan masukan untuk kami melangkah agar Lapas Tanjungpandan terus lebih maju kedepan,” ujar Royhan.
(HINETWORK)
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar