Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

10 Tewas, 5 Diduga Masih Tertimbun Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • print Cetak

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, bencana terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. (Dok/Foto/Raffa)

Reporter: Raffa Christ Manalu

 

Bencana longsor terjadi di kawasan tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025). Sedikitnya 10 orang dipastikan tewas, dan lima lainnya diduga masih tertimbun material longsor. Enam orang mengalami luka-luka.

HITVBERITA.COM | Cirebon — Hingga Jumat malam berita ini dinaikan, delapan jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim pencarian dan pertolongan gabungan. Dua jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi. Proses evakuasi sempat dihentikan sementara pukul 17.00 WIB karena keterbatasan penerangan dan kekhawatiran akan longsor susulan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, bencana terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Longsor menghantam enam unit truk dan tiga ekskavator yang tengah beroperasi di area tambang tersebut.

”Tim SAR saat ini memfokuskan pencarian di sekitar kendaraan-kendaraan berat yang tertimbun. Empat alat berat telah dikerahkan mengingat karakter material longsoran didominasi batuan besar,” ujar Abdul.

Menurutnya, kondisi cuaca yang cerah membantu proses pencarian. Namun, BNPB tetap mengingatkan seluruh personel gabungan untuk waspada terhadap potensi longsor susulan. “Jika hujan turun lebih dari satu jam, evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman sangat disarankan,” kata Abdul.

Seluruh korban luka telah dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Hurip, Cirebon, untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pencarian korban yang diduga masih tertimbun akan dilanjutkan Sabtu pagi, dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keamanan personel di lapangan.

Kawasan Gunung Kuda bukan kali ini saja dilanda bencana longsor. Pada 2014, kejadian serupa terjadi di area tambang yang letaknya tidak jauh dari lokasi longsor kali ini. Dugaan awal, aktivitas penambangan yang masif dan minim pengawasan menjadi faktor pemicu rawannya bencana di kawasan tersebut.

BNPB mengimbau pihak terkait untuk mengevaluasi ulang aktivitas penambangan di wilayah rawan longsor tersebut. Penegakan regulasi dan aspek keselamatan kerja harus menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (**)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Tunggu Banjir! Relawan PRCLH Angkut Hampir Satu Ton Sampah dari Sungai Titi Nagur, Sergai

    Jangan Tunggu Banjir! Relawan PRCLH Angkut Hampir Satu Ton Sampah dari Sungai Titi Nagur, Sergai

    • 0Komentar

    Penulis: Budiman Manik Puluhan karung sampah rumah tangga diangkat oleh relawan pecinta lingkungan dari aliran Sungai Titi Nagur, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (16/2/2026). SERDANG BEDAGAI, HITV— Aksi itu dilakukan relawan Perjuangan Rakyat Cinta Lingkungan Hidup (PRCLH) sebagai upaya mencegah banjir sekaligus memulihkan fungsi sungai yang kian tertekan oleh timbunan sampah. Sekitar sepuluh relawan […]

  • Another Simple Favor 2025 Must-see Films Magnet

    Another Simple Favor 2025 Must-see Films Magnet

    • 0Komentar

    ➡ TORRENT (MAGNET) LINK Another simple popularity: directed by Paul Feig. Blake Lively, Anna Kinney, Allion of Janney, Michele Morronre. Next Stephanie Smothers and Emily Nelson Beautful The Capri Island, Italy, Emily’s extravagant for weeds for the West RCH. Ather selected FVOR 2025 Film Flea ** Ather selected Best site to watch another Select Fvor […]

  • Kericuhan DPRD Cilacap: 31 Tersangka, Gedung dan Fasilitas Polisi Hangus, Kerugian Rp6,5 Miliar

    Kericuhan DPRD Cilacap: 31 Tersangka, Gedung dan Fasilitas Polisi Hangus, Kerugian Rp6,5 Miliar

    • 0Komentar

    Penulis: M. Ikrom ‎Editor: Hadi Lempe Polresta Cilacap menetapkan 31 orang sebagai tersangka paska kericuhan dan pembakaran Gedung DPRD Kabupaten Cilacap, Sabtu (30/8/2025). Aksi anarkis itu menimbulkan kerugian hingga Rp6,5 miliar, mencakup kerusakan gedung DPRD dan sejumlah kendaraan dinas kepolisian. ‎HITVBERITA.COM | Cilacap — Kapolresta Cilacap Kombes (Pol) Budi Adhy Buono mengatakan, dari 31 tersangka, […]

  • Zulmansyah Sekedang: PWI Bukan Milik Segelintir Orang

    Zulmansyah Sekedang: PWI Bukan Milik Segelintir Orang

    • 0Komentar

    Zulmansyah Sekedang Ketua Umum PWI hasil KLB Jakarta 2024. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hasil Kongres Luar Biasa, Zulmansyah Sekedang, menyerukan kepada seluruh wartawan Indonesia agar tidak terjebak dalam narasi keliru terkait kepemimpinan organisasi. Ia menegaskan, PWI adalah rumah bersama, bukan milik kelompok tertentu.   HITVBERITA.COM | Jakarta— […]

  • Jubir KPK Tessa Mahardhika, Peringatkan Kader PDIP Tidak lakukan Orkestrasi!

    Jubir KPK Tessa Mahardhika, Peringatkan Kader PDIP Tidak lakukan Orkestrasi!

    • 0Komentar

    Juru Bicara KPK Tessa Mahardika, mengingatkan kepada Kader Kader PDIP untuk tidak melakukan Orkestrasi atau pengaturan keterangan saksi dalam Kasus Hasto Kristianto HITVBERITA.COM | JAKARTA – Dalam keterangan pers yang disampaikan Jubir KPK, Tessa Mahardhika kepada para awak media yang meliput di Gedung Merah Putih, Rabu (15/1/2025). Tessa menegaskan tidak boleh ada pihak-pihak yang mencoba […]

  • Dir Lantas Polda Babel Sebut Odol Jadi Penyebab Laka Lantas, Bakal Sosialiasikan Indonesia Zero Odol 2025

    Dir Lantas Polda Babel Sebut Odol Jadi Penyebab Laka Lantas, Bakal Sosialiasikan Indonesia Zero Odol 2025

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Kendaraan yang kelebihan dimensi dan muatan atau over dimension over load (ODOL) sering kali menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Bangka Belitung. Demikian hal ini disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Hendra Gunawan di Mapolda. “Hal lain yang penting yang harus diketahui oleh masyarakat […]

expand_less