Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Bonus Demografi 2045 Terancam Oleh Stunting, Pemkab Purwakarta Lakukan Pencegahan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
  • print Cetak

Purwakarta | Bonus demografi yang diproyeksikan akan dinikmati Indonesia pada 2045 bisa sia-sia, bahkan menjadi beban negara, jika stunting tidak dicegah dari sekarang. Data Bank Dunia menyebutkan bahwa stunting dapat menyebabkan kerugian negara sebesar 2-3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Stunting menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam pembangunan sektor kesehatan. Saat ini, peningkatan kualitas data dan pendampingan keluarga tengah diupayakan. Selain itu, peningkatan pemantauan pertumbuhan sebagai deteksi dini masalah gizi juga diutamakan agar dapat segera dicegah.

“Tahun 2024 ini, kita mendapatkan data dari Survei Kesehatan Indonesia yang menunjukkan adanya kenaikan balita terdampak stunting. Pada 2023 lalu, angka stunting sebesar 21,8 persen, namun tahun ini naik menjadi 24 persen,” ujar Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan, di acara Rembuk Stunting Pemkab Purwakarta di Bale Yudistira, pada Kamis, 4 Juli 2024.

Menurutnya, kenaikan angka stunting hampir merata di beberapa daerah di Jawa Barat, bahkan di skala nasional. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama di Purwakarta, karena terkait dengan bonus demografi Indonesia.

“Kita tidak ingin bonus demografi ini berubah menjadi bencana demografi. Jika kita tidak memanfaatkan momentum ini, jumlah penduduk usia kerja yang tidak produktif akan menjadi masalah di masa depan,” ucapnya.

Penanganan stunting, lanjut Benni, adalah tanggung jawab bersama untuk mempersiapkan generasi mendatang menjadi generasi yang produktif, sehat, dan cerdas. “Agar bonus demografi memberikan nilai tambah bagi bangsa dan negara, karena tidak semua negara memiliki angkatan kerja yang tinggi,” ungkap Benni.

Ke depan, Purwakarta dan Indonesia secara umum memerlukan angkatan kerja yang produktif sebagai inti dari bonus demografi. “Ini juga berkaitan dengan upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pada saat itu, Indonesia diharapkan bisa setara dengan negara adidaya lainnya,” paparnya.

Benni menegaskan, bahwa generasi muda Indonesia harus produktif, sehat, dan cerdas untuk menghindari masalah di masa depan. “Di Purwakarta, kami sudah memiliki mekanisme penanganan stunting, yang merupakan isu lokal dan nasional,” tegasnya.

Berdasarkan data SKI, ada sekitar 15 ribu balita yang perlu mendapat perhatian khusus. “Saat ini, kami mendalami data untuk mengetahui jumlah dan lokasi balita terdampak stunting secara detail,” jelas Benni.

Hal tersebut, tentunya perlu intervensi, perlu upaya-upaya penanggulangan, perlu upaya-upaya penanganan, perlu upaya-upaya pencegahan.

“Tadi mungkin teman-teman melihat ibu ini menyampaikan data kepada saya secara spontan. Dari 1.200 sekian yang didata yang lalu itu sudah terentaskan kurang lebih 300-an sekian. Jadi sudah keluar dari status stunting-nya. Tapi ada juga balita-Balita kita yang baru kurang lebih 400 sekian yang terdampak stunting baru. Itu yang membuat angkanya jadi bertambah,” imbuhnya.

Benni memastikan bahwa bukan tidak ada upaya dari Pemkab Purwakarta. Karena di lapangan juga terbukti ada penurunan status stunting. Jadi bukan kita tidak ada upaya untuk menanggulanginya. Buktinya ada yang turun.

“Tapi mungkin upaya dalam rangka mencegah yang selama ini mungkin menurut hemat saya belum cukup efektif kita lakukan. Nah dari sanalah tadi saya menyampaikan meskipun itu konsep, tapi yang sudah saya persiapkan. Bagaimana langkah-langkah, bagaimana upaya kita ke depan supaya dua-duanya bisa sama-sama bisa disikapi. Yang sudah terdampak betul-betul bisa dikurangi, yang potensi terdampak betul-betul bisa dicegah,” pungkasnya.

(Raffa christ manalu)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putih Sari: Pentingnya Pendidikan Penggunaan Obat Secara Rasional Aman dan Tepat

    Putih Sari: Pentingnya Pendidikan Penggunaan Obat Secara Rasional Aman dan Tepat

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berkolaborasi dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari, MM., menggelar sosialisasi dan edukasi bertajuk ‘Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat’ (Gema Cermat). HITVBERITA.COM | Purwakarta – Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini diselenggarakan di Gedung KONI Kabupaten Purwakarta, Jumat (26/9/2025), […]

  • Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek di Polres Purwakarta, Kapolres Tekankan Adaptasi dan Pelayanan Publik

    Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek di Polres Purwakarta, Kapolres Tekankan Adaptasi dan Pelayanan Publik

    • 0Komentar

    Rotasi sejumlah pejabat utama dan kapolsek di lingkungan Polres Purwakarta Polda Jabar kembali bergulir. PURWAKARTA, HITV — Pergantian jabatan yang berlangsung melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) di Lapangan Mapolres Purwakarta, Selasa (12/5/2026), itu menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja institusi kepolisian di wilayah tersebut. Upacara dipimpin langsung Kapolres Purwakarta AKBP I […]

  • Legenda Musik Indonesia Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun, PB PARFI Sampaikan Duka Mendalam

    Legenda Musik Indonesia Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun, PB PARFI Sampaikan Duka Mendalam

    • 0Komentar

    Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Penyanyi legendaris dan pencipta lagu ternama, Titiek Puspa, meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025, pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. HITVBERITA.COM, Jakarta– Kabar duka ini pertama kali beredar melalui grup WhatsApp Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), yang kemudian dikonfirmasi oleh manajer pribadi Titiek Puspa, Mia. “Benar, […]

  • Polsek Pasar Rebo Olah TKP, Terkait Peristiwa Pengemudi Tancap Gas Tanpa Bayar Usai Isi Bensin di SPBU!

    Polsek Pasar Rebo Olah TKP, Terkait Peristiwa Pengemudi Tancap Gas Tanpa Bayar Usai Isi Bensin di SPBU!

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKTIM | Aksi pengendara mobil yang kabur tanpa membayar bensin yang dibelinya, terekam di CCTV SPBU kawasan Pasar Rebo dan menjadi viral di media sosial, dimana operator bensin berinisial RK (28), terjatuh dan terseret serta mengalami luka di bagian lengannya saat mencoba hentikan kendaraan yang tengah kabur tersebut. Kejadian itu terjadi pada hari Jumat […]

  • Direktur PT KJB Diduga Gelapkan Dana dan Salahgunakan Data Karyawan

    Direktur PT KJB Diduga Gelapkan Dana dan Salahgunakan Data Karyawan

    • 0Komentar

      Penulis: Ismail Ratusimbangan Seorang warga negara China sekaligus Direktur PT Kemilau Jaya Bersama (KJB), Ghuanghao Zhu, diduga terlibat dalam sejumlah pelanggaran serius, mulai dari penggelapan dana perusahaan, kelalaian pembayaran gaji, penanganan lambat terhadap kecelakaan kerja, hingga penyalahgunaan data karyawan HITVBERITA.COM | Bintan —Dugaan ini mencuat setelah adanya laporan polisi ke Polres Bintan pada Rabu […]

  • Satlantas Polres Lingga Edukasi Keselamatan Berkendara di Desa Lanjut

    Satlantas Polres Lingga Edukasi Keselamatan Berkendara di Desa Lanjut

    • 0Komentar

    Satlantas Polres Lingga memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada ibu-ibu PKK Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kamis (29/1/2026), guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Dabo Singkep dan sekitarnya. LINGGA | HITV – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lingga memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada ibu-ibu PKK Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, […]

expand_less