Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Komunitas Madani Desak Penegak Hukum Tuntaskan Dugaan Pungli Calon Pekerja di PT Metro

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • print Cetak

Ketua Komunitas Madani Purwakarta, Zaenal Abidin. (Dok/Foto/Raffa)

Reporter: Raffa Christ Manalu

 

Komunitas Madani Purwakarta (KMP) mendesak aparat penegak hukum (APH) segera menuntaskan kasus dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon tenaga kerja (canaker) di PT Metro Pear Indonesia. Kasus ini sempat mencuat ke permukaan, namun hingga kini belum terlihat tanda-tanda penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

HITVBERITA.COM | Purwakarta — Ketua KMP, Zaenal Abidin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada manajemen PT Metro pada 28 Mei 2025 untuk meminta klarifikasi. Namun, hingga Selasa (10/6/2025), surat tersebut belum direspons.

“Kami menilai ada indikasi pembiaran dalam kasus ini. Padahal, kami sudah menyampaikan permintaan klarifikasi secara tertulis, namun tidak ada satu pun tanggapan,” kata Zaenal saat ditemui hitvberita.com di Purwakarta, Selasa.

Menurut Zaenal, yang akrab disapa Kang ZA, dugaan pungli itu melibatkan tim terorganisasi dengan pola perekrutan yang dinilai tidak transparan. Ia menyebut, KMP telah menerima aduan dari sejumlah calon tenaga kerja dan telah diminta mendampingi mereka secara hukum.

“Pelaku tidak bekerja sendiri. Ini pola terstruktur. Kami memiliki sejumlah bukti awal yang mendukung dugaan tersebut,” ujar Kang ZA.

Ia menjelaskan, jumlah pungutan yang dibebankan kepada para calon pekerja bervariasi antara Rp13 juta hingga Rp15 juta untuk posisi operator. Ironisnya, kata dia, status kerja yang dijanjikan pun tidak selalu jelas—bisa jadi hanya pekerja kontrak, bukan tenaga kerja tetap.

“Banyak canaker yang setelah menyetorkan uang, justru tidak diterima bekerja. Sebagian dari mereka hanya mendapat pengembalian uang secara tidak utuh. Dalihnya, proses seleksi belum tuntas, padahal uang sudah dikantongi,” tutur Zaenal.

Modus operandi seperti ini, lanjutnya, tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga melemahkan martabat para pencari kerja yang seharusnya mendapat perlakuan adil dan transparan.

Zaenal menegaskan bahwa praktik tersebut masuk dalam ranah pidana dan meminta aparat kepolisian untuk segera bertindak.

“APH harus segera menyelidiki dan membongkar jaringan ini. Kami di KMP siap memberikan pendampingan kepada para korban dan mendukung langkah hukum, termasuk pelaporan resmi ke polisi,” ucapnya.

KMP berharap kasus ini menjadi pintu masuk untuk pembenahan praktik perekrutan tenaga kerja di sektor industri, khususnya di wilayah Purwakarta. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Karimun Tingkatkan Latihan Dalmas Hadapi Unjuk Rasa

    Polres Karimun Tingkatkan Latihan Dalmas Hadapi Unjuk Rasa

    • 0Komentar

    Suasana Latkatpuan Gabungan Peleton Dalmas, Polres Karimun, dalam persiapan pengamanan unjuk rasa. (Foto: M. Saipul/HiTv) Penulis: M. Saipul Menyikapi perkembangan situasi Kamtibmas di Indonesia yang berdampak terjadinya eskalasi kerusuhan massa, Polres Karimun menggelar Latkatpuan Gabungan Peleton Dalmas dalam rangka persiapan pengamanan unjuk rasa (UNRAS), di Lapangan Apel Bhayangkara, Minggu (31/8/2025). HITVBERITA. COM | Karimun – […]

  • Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Tolak Penangguhan Penahan Kades Wotan

    Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Tolak Penangguhan Penahan Kades Wotan

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com |  Bojonegoro – Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, menolak permohonan penangguhan Penahanan tersangka AW yang diduga terlibat dalam pengadaan 386 Mobil Siaga Desa di Kabupaten Bojonegoro. Hal ini disampaikan oleh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bojonegoro Aditia Sulaeman, yang dihubungi Media Portal hitvberita.com,  Sabtu 24 Desember 2024 melalui saluran telepon. Menurut Aditia, Penolakan tersebut dikarenakan Kasus […]

  • Angkat Tema ‘Hidup Harmoni dengan Alam’, Pemkab Purwakarta Gelar Sosialisasi Ecovillage

    Angkat Tema ‘Hidup Harmoni dengan Alam’, Pemkab Purwakarta Gelar Sosialisasi Ecovillage

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Pemkab Purwakarta melalui Bagian Perekonomian dan SDA menggelar Sosialisasi Ecovillage yang bertujuan mewujudkan kampung/desa/kelurahan yang berbudaya lingkungan secara partisipatif dan mandiri, swadaya, memiliki jejaring kerja dengan harapan berdampak pada perbaikan kesejahteraan masyarakat serta kualitas lingkungan hidup di Prime Plaza Hotel Kota Bukit Indah, Bungursari, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis 7 November 2024. […]

  • Kasus Korupsi Puskesmas Plered, Dua Mantan Kepala Ditahan Kejari Purwakarta!

    Kasus Korupsi Puskesmas Plered, Dua Mantan Kepala Ditahan Kejari Purwakarta!

    • 0Komentar

    KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Purwakarta resmi menahan dua mantan Kepala Puskesmas Plered, RESN dan YS, terkait kasus korupsi yang telah merugikan negara miliaran rupiah. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Diketahui bahwa kedua tersangka ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari proses hukum. Mereka dititipkan di Lapas Kelas IIB Purwakarta, kata Kajari Purwakarta, DR. Martha Parulina Berliana, SH, […]

  • Publik Desak APH Tindaklanjuti Praktik Pengadaan Seragam di SMKN dan SMAN se-Kota Depok

    Publik Desak APH Tindaklanjuti Praktik Pengadaan Seragam di SMKN dan SMAN se-Kota Depok

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Praktik penjualan seragam sekolah bermoduskan koperasi di SMKN dan SMAN di wilayah Kota Depok berjalan mulus dan tidak tersentuh oleh hukum selama satu dekade terakhir. Hal tersebut diketahui pada saat tim hitvberita.com melakukan konfirmasi kepada Ketua Koperasi Mitra Sejahtera SMKN 1 Kota Depok, Sri Weni sekaligus seorang guru disekolah tersebut. HITVBERITA.COM […]

  • Direksi BRK Syariah Diminta Bertanggung Jawab atas Dugaan Penyimpangan Pembiayaan, Pengamat Soroti Hasil Audit 2024

    Direksi BRK Syariah Diminta Bertanggung Jawab atas Dugaan Penyimpangan Pembiayaan, Pengamat Soroti Hasil Audit 2024

    • 0Komentar

      Dugaan penyimpangn dalam pengelolaan pembiayaan di PT Bank Riau Kepri Syariah kembali menjadi sorotan. Sejumlah pihak menilai jajaran direksi bank milik pemerintah daerah tersebut harus bertanggung jawab. KEPRI, HITV— Direktur Pembiayaan PT Bank Riau Kepri Syariah, Helwin Yunus, disebut sebagai salah satu pejabat yang memiliki tanggung jawab langsung atas temuan tersebut. Hal ini merujuk […]

expand_less