Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Bang Ijo Gabung PSI, Demokrat Purwakarta: Kurang Etika Politik!

  • account_circle
  • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
  • print Cetak

Keputusan Kontroversial Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, Bergabung Dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Akhirnya Telah Memicu Perbincangan Pro-Kontra di Kalangan Elit Politik di Wilayah Kabupaten Purwakarta!

HITVBERITA.COM | Purwakarta- Sebagian pihak menganggap bahwa keputusan yang diambil oleh Wakil Bupati Purwakarta tersebut adalah sebagai langkah cerdas. Namun, sebagian pihak lainnya justru mempertanyakan terkait loyalitas Bang Ijo terhadap Partai Demokrat, partai yang mengusungnya dalam Pilkada Purwakarta 2024.

Perlu diketahui bahwa perjalanan politik Bang Ijo sebelum bergabung dengan PSI, dia pernah menjadi calon legislatif (caleg) dari PKB di Daerah Pemilihan (Dapil 2) Purwakarta, namun kemudian dia lebih memilih mundur dan bergabung dengan Partai Nasdem untuk maju dalam pemilihan legislatif tingkat Provinsi Jawa Barat.

Keputusan terbaru Bang Ijo untuk pindah ke PSI, menurut Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta, dinilai tidak mencerminkan etika politik yang baik.

Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) DPC Partai Demokrat Purwakarta, Dulnasir, mengungkapkan bahwa dirinya tidak diberi kabar sebelumnya mengenai niat Bang Ijo bergabung dengan PSI.

Dulnasir mengaku justru mengetahui kabar tersebut hanya melalui media sosial yang memperlihatkan foto Bang Ijo bersama Ketua PSI.

“Kami tidak diberi informasi sebelumnya. Saya sudah mengonfirmasi ke DPP, dan ternyata Bang Ijo tidak sowan atau memberi tahu langsung,” ujar Dulnasir pada Jumat, 4 April 2025.

Dulnasir pun mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Bang Ijo yang dianggap mengabaikan etika politik. Menurutnya, Bang Ijo seharusnya memberi tahu atau meminta izin ke DPP terlebih dahulu sebelum membuat keputusan tersebut.

“Dalam Pilkada, dia datang ke kami, berharap diusung, bahkan sampai ‘ngemis-ngemis’ agar mendapatkan rekomendasi. Secara etika, seharusnya dia memberi kabar atau pamit,” ujar Dulnasir.

Lebih jauh Dulnasir menyampaikan bahwa meski partai mendukung hak Bang Ijo untuk berpindah partai, namun cara Bang Ijo melakukannya tanpa komunikasi yang baik dianggap sebagai tindakan yang tidak beretika.

Dulnasir menegaskan bahwa jika keputusan Bang Ijo untuk bergabung dengan PSI terbukti resmi, DPC, DPD, dan DPP Demokrat akan mengambil langkah tegas.

“Kami akan segera berkoordinasi dan jika Bang Ijo sudah resmi menjadi anggota partai lain, kami akan pecat dia dari keanggotaan Partai Demokrat,” ujar Dulnasir.

Hingga berita ini diturunkan, Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, belum memberikan pernyataan resmi mengenai kekecewaan Partai Demokrat terhadap keputusannya. (**)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya ke Investor: Jangan Takut Investasi di Indonesia, Nanti Menyesal

    Purbaya ke Investor: Jangan Takut Investasi di Indonesia, Nanti Menyesal

    • 0Komentar

    Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengajak investor tetap percaya diri menanamkan modal di Indonesia dengan menegaskan prospek ekonomi nasional masih kuat, seiring kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dinilainya mencerminkan fundamental ekonomi yang terus membaik. JAKARTA | HITV – Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengajak investor untuk tetap percaya diri menanamkan modal […]

  • Minta PT SPV Memberikan Informasi Lowongan Kerja, Warga Desa Cicadas Gelar Aksi Damai

    Minta PT SPV Memberikan Informasi Lowongan Kerja, Warga Desa Cicadas Gelar Aksi Damai

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Purwakarta  – Puluhan warga masyarakat Desa Cicadas menggelar aksi damai di gerbang pintu masuk PT. South Pacifik Viscouse (SPV) yang berlokasi di Kampung Ciroyom, Desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu 2 Oktober 2024. Dari pantauan dilapangan, aksi damai tersebut mendapat pengawalan dari puluhan personel Polres Purwakarta. Dalam aksi damai tersebut warga […]

  • Diduga Serobot Tanah, PT KTN Diperkarakan ke Polres Kobar

    Diduga Serobot Tanah, PT KTN Diperkarakan ke Polres Kobar

    • 0Komentar

    PANGKALAN BUN | HITV – Kuasa ahli waris almarhum Anang Abdullah resmi melaporkan PT KTN ke Polres Kotawaringin Barat atas dugaan penyerobotan lahan milik ahli waris yang berlokasi di Jalan CPO Kalap RT 13 (kini RT 18), Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Laporan tersebut tertuang dalam surat bernomor 002/Hanafi/XII/2025 tertanggal 8 Desember […]

  • ‎‎Seminar Pendidikan, Bupati Garut Tekankan Peningkatan Kompetensi Guru

    ‎‎Seminar Pendidikan, Bupati Garut Tekankan Peningkatan Kompetensi Guru

    • 0Komentar

    Kang Aden‎ Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka Seminar Pendidikan bertema “Guru Bahagia, Pembelajaran Berkualitas: Strategi Meningkatkan Kesejahteraan dan Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Triful” di Auditorium IAIPI Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (16/9/2025).‎ ‎HITVBERITACOM | Garut – Syakur menegaskan, Pemkab Garut sedang memprioritaskan peningkatan mutu pendidikan. Ia juga menyinggung kebijakan pembebastugasan Koordinator Wilayah […]

  • MIO Indonesia DKI Jakarta Bagikan 250 Bingkisan Lebaran, Perkuat Solidaritas Anggota

    MIO Indonesia DKI Jakarta Bagikan 250 Bingkisan Lebaran, Perkuat Solidaritas Anggota

    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah (PW) Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi DKI Jakarta membagikan 250 bingkisan Lebaran kepada pengurus dan anggota di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. JAKARTA BARAT, HITV— Pembagian dilakukan secara bertahap selama 10 hari, sejak 15 hingga 24 Maret 2026. Skema bertahap ini dipilih untuk menyesuaikan dengan […]

  • Anak Muda di Persimpangan: Indonesia Cemas atau Emas?

    Anak Muda di Persimpangan: Indonesia Cemas atau Emas?

    • 0Komentar

      Oleh: Amirullah Ramadani Yusuf Jam menunjukkan pukul dua dini hari. Entah kenapa saya tiba-tiba terbangun. Mungkin karena terlalu lelah setelah seharian bergulat dengan pekerjaan dan berbagai urusan yang seolah tak pernah selesai. SAAT masih mencoba mengumpulkan kesadaran, ponsel saya berdering. Seorang sahabat menelepon. Sosok yang, kalau bicara soal pekerjaan, nyaris tidak pernah gagal. Tapi […]

expand_less