Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Bupati Garut Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi Petugas Sensus Ekonomi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • print Cetak

Petugas Sensus Ekonomi saat menerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan dari Bupati Garut. (Foto/Nindi/HITV)

Penulis Nindi Nurdiyanti

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (4/8/2025). Dalam apel tersebut, Bupati menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada petugas non-organik dan mitra statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut.

HITVBERITA.COM | Garut – Penyerahan ini menandai dimulainya dukungan Pemerintah Kabupaten Garut terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Disebutkan bahwa para petugas yang akan menjalankan pendataan itu, telah  disiapkan dengan perlindungan jaminan sosial, guna memastikan mereka dapat bekerja dengan aman dan nyaman di lapangan.

“Pembangunan yang baik memerlukan data yang akurat, lengkap, detail, dan mutakhir. Karena itu, kami mendukung penuh penyelenggaraan sensus ekonomi agar arah pembangunan Garut ke depan semakin terarah,” ujar Bupati Syakur dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya jaminan sosial bagi petugas sensus agar mereka dapat fokus dalam menjalankan tugas. Selain itu, masyarakat umum juga didorong untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri, sebagai bagian dari perlindungan kerja yang berkelanjutan.

Kepala BPS Kabupaten Garut, Nevi Hendri, menyampaikan bahwa sebanyak 1.425 petugas telah direkrut untuk menjalankan tahapan awal sensus berupa pemutakhiran geospasial wilayah kerja statistik (Wilkerstat). Proses ini mencakup verifikasi batas Satuan Lingkungan Setempat (SLS) atau Rukun Tetangga (RT) yang akan berlangsung pada 1–31 Agustus 2025.

“Setiap petugas ditugaskan untuk memeriksa sekitar 15 RT. Sesuai arahan Bupati, kami juga memastikan seluruh petugas memperoleh perlindungan sosial selama masa kontrak,” kata Nevi.

Menurut Nevi, setelah masa kerja berakhir, para petugas diimbau untuk melanjutkan kepesertaan BPJS secara mandiri. Namun, dalam kegiatan skala besar di kemudian hari, BPS akan kembali menganggarkan iuran kepesertaan bagi petugas.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Garut, Supriatna, menjelaskan bahwa petugas sensus dilindungi dalam dua program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Seluruh biaya pengobatan maupun perawatan akibat risiko kerja ditanggung penuh. Apabila terjadi risiko kematian akibat pekerjaan, santunan akan diberikan kepada keluarga, termasuk beasiswa untuk dua anak hingga jenjang perguruan tinggi, dengan nilai maksimal Rp174 juta,” kata Supriatna.

Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan kepastian kerja bagi petugas di lapangan. BPJS Ketenagakerjaan, lanjut dia, berkomitmen untuk terus memperluas cakupan perlindungan bagi seluruh lapisan pekerja, termasuk sektor informal dan pekerja migran. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ajang Jelajah Merdeka RC Adventure Menarik Peserta se-Sulawesi

    Ajang Jelajah Merdeka RC Adventure Menarik Peserta se-Sulawesi

    • 0Komentar

    Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Wakil Bupati, Abustan, membuka Jelajah Merdeka Tana Barru Extreme Adventure 2025, di Alun-alun Colliq Pujie, Minggu (24/8’2025). (Foto: HITV/Syamsu) Penulis: Syamsu Marlin Event olahraga otomotif remote control (RC) yang high-tech dengan semangat kemeriahan lomba 17-an, berhasil menarik 34 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Sulawesi Selatan (Barru, Makassar, […]

  • Raih Peringkat Kedua di Jabar, Purwakarta Masuk 30 Besar Tingkat Gemar Membaca secara Nasional

    Raih Peringkat Kedua di Jabar, Purwakarta Masuk 30 Besar Tingkat Gemar Membaca secara Nasional

    • 0Komentar

    PURWAKARTA | Prestasi membanggakan kembali diukir Kabupaten Purwakarta. Daerah yang sangat dikenal dengan produk kuliner Sate Maranggi itu berhasil menyabet peringkat tertinggi kedua tingkat gemar membaca (TGM) di Jawa Barat. Peringkat itu hanya kalah dari Kota Bandung yang merupakan ibu kota Jawa Barat. Dari 18 kabupaten dan 9 kota di seluruh Provinsi Jawa Barat, Kabupaten […]

  • SMP Sandikta Bekasi, Kembangkan Profil Pelajar Pancasila Yang Religius

    SMP Sandikta Bekasi, Kembangkan Profil Pelajar Pancasila Yang Religius

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM-BEKASI,SMP Sandikta yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Kita, berdiri di tahun 1982, dan hingga kini sekolah tersebut tetap eksis dalam mendidik Generasi Bangsa yang Cerdas, Trampil, disiplin, Ber Etika, serta memiliki wawasan Kebangsaan. Demikian dikatakan oleh Kepala SMP Sandikta Dewi Ratih Radiati S.Pd, yang disambangi oleh HITV Berita.Com disekolah yang dipimpinnya, yang berlokasi di Jalan […]

  • Sanksi Tegas Harus Diberlakukan, Jangan Biarkan Kepala Sekolah Kebal Aturan!

    Sanksi Tegas Harus Diberlakukan, Jangan Biarkan Kepala Sekolah Kebal Aturan!

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis  Di balik wajah segar tahun ajaran baru, terselip praktik lama yang terus berulang di sekolah-sekolah negeri Kota Depok. Penjualan seragam sekolah yang jelas-jelas dilarang pemerintah, masih saja terjadi. Harga yang dipatok pun tak main-main, mencapai Rp 1,75 juta per paket. Ironisnya, praktik tersebut berlangsung di hampir seluruh SMA negeri di Depok, tanpa […]

  • IPTU Moch Fahmi Prakasa Ajak Ibu-Ibu PKK Batu Kacang Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

    IPTU Moch Fahmi Prakasa Ajak Ibu-Ibu PKK Batu Kacang Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

    • 0Komentar

      Di bawah terik siang Dabo Singkep, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lingga IPTU Moch Fahmi Prakasa, S.Tr.K, SIK, MSi, memilih turun langsung ke tengah masyarakat. Selasa (28/1/2026), ia menyapa ibu-ibu Tim Penggerak PKK Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, membawa satu pesan utama: keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. LINGGA | HITV— Dalam kegiatan yang didampingi […]

  • Sewa Lapak di Jalan Umum Pasar Samarinda Tos 3000 Disorot, Disperindag dan Satpol PP Belum Beri Penjelasan

    Sewa Lapak di Jalan Umum Pasar Samarinda Tos 3000 Disorot, Disperindag dan Satpol PP Belum Beri Penjelasan

    • 0Komentar

    Dugaan praktik uang pungutan liar terhadap pedagang di kawasan Pasar Samarinda Tos 3000, Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, memicu sorotan publik. BATAM, HITVBerita – Pungutan yang disebut mencapai Rp35.000 per hari per pedagang itu dipertanyakan legalitas dan pengelolaannya, mengingat lokasi aktivitas berada di fasilitas jalan umum. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pungutan tersebut telah berlangsung […]

expand_less