Bupati Purwakarta Luncurkan Program “Gerakan Purwakarta Nyaah ka Indung”
- account_circle
- calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
- visibility 68
- print Cetak

HiTvBerita.com – Purwakarta – Program Gerakan Purwakarta Nyaah ka Indung yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, secara resmi diluncurkan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein di Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jumat 11 April 2025.
Program Nyaah ka Indung, atau Ibu Asuh yang mengandung slogan Indung Asuh Bagja, Purwakarta Istimewa ini patut diapresiasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para lansia, khususnya ibu-ibu lansia yang tidak bekerja serta di atas 50 tahun. Program ini memberikan contoh konkret untuk dapat diadaftasi dan diimplementasikan secara efektif di tingkat daerah.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein mengatakan, program yang digagas oleh Kang Dedi Mulyadi ini tidak hanya sekedar memberikan bantuan, tetapi juga mencerminkan sebuah nilai luhur budaya Jawa Barat, yaitu penghormatan dan kasih sayang kepada orang tua (Nyaah ka Indung).
“Di Kabupaten Purwakarta, program ini secara resmi kita launching, dengan nama Gerakan Purwakarta Nyaah ka Indung. Program ibu asuh dengan slogan Indung Asuh Bagja, Purwakarta Istimewa ini nantinya akan dilakukan dengan pendekatan yang lebih personal serta humanis, untuk menciptakan ikatan yang lebih erat antara penerima bantuan dan pemberi bantuan,” kata Om Zein dalam sambutannya.
Menurutnya, inisiatif Kang Dedi Mulyadi yang menekankan keterlibatan PNS tingkat eselon II dan III pada program ini semakin memperkuat komitmen untuk mendorong kesejahteraan para lansia di wilayah Jawa Barat.
“Hal ini menunjukkan bahwa kesejahteraan lansia bukan hanya tanggungjawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggungjawab bersama seluruh elemen masyarakat, khususnya mereka yang memiliki posisi dan kemampuan untuk membantu,” ujarnya.
Ia menyebut, bahwa hal ini penting karena bantuan sosial tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan materi, namun juga memberikan rasa aman, nyaman, dan terhargai bagi para ibu-ibu lansia.
Ke depan, lanjut Om Zein, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemberian bantuan semata. Aspek penting lainnya yang perlu di perhatikan adalah pengawasan dan evaluasi yang ketat untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan digunakan secara efektif. Transparansi dalam pengelolaan dana dan mekanisme distribusi bantuan juga sangat penting untuk mencegah penyimpangan, serta memastikan akuntabilitas.
“Selain itu, perlu adanya pendampingan dan pembinaan bagi para lansia penerima bantuan agar mereka dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” ungkap Om Zein.
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar