Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dinilai Kinerjanya Lambat, Waketum ASPEPARINDO Minta Menhub Tindak Tegas Anak Buahnya!

Dinilai Kinerjanya Lambat, Waketum ASPEPARINDO Minta Menhub Tindak Tegas Anak Buahnya!

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menuai sorotan tajam dari organisasi pengusaha perparkiran yakni dari Asosiasi Pengusaha Perparkiran Indonesia (ASPEPARINDO).

Pasalnya, sejak diterbitkannya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Perparkiran tahun 2020 hingga kini Kemenhub belum juga menerbitkan Peta Okupasi atau dokumen yang menggambarkan jenis pekerjaan, peran, dan jabatan yang ada di berbagai bidang, sub bidang, dan area fungsi, khususnya bidang Perparkiran.

HITVBERITA.COM | JAKARTA – Disebutkan bahwa keberadaan peta okupasi adalah menjadi sangat penting. Pasalnya peta okupasi merupakan sebagai kerangka acuan Standar Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang ditetapkan Menteri Tenaga Kerja RI berdasarkan tindak lanjut Keputusan Menhub Nomor 24 tahun 2021 tentang Pemberlakuan SKKNI Bidang Perparkiran.

Dan, sebagai tindak lanjut dari penerapan SKKNI bidang perparkiran itu, Asosiasi Pengusaha Perparkiran Indonesia (ASPEPARINDO), telah mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi Parkir Indonesia dan secara resmi telah mengajukan surat permohonan penerbitan Peta Okupasi kepada Kemenhub sejak tahun 2022 lalu.

Sayangnya, menurut Wakil Ketua Umum ASPEPARINDO Adi Kurniawan Saputra, pihak Kemenhub RI sangat lamban dalam. menindaklanjuti surat permohonan penetapan Peta Okopasi bidang Perparkiran yang diajukan.

“Sudah mau tiga tahun mandek dan tidak jelas hasil kajian Kemenhub dan Dirjen Perhubungan Darat terkait Peta Okupasi. Sebaiknya Menhub yang baru tegas menyikapi permasalahan ini demi menata system dan SDM di bidang perparkiran,” tandas Adi Kurniawan Saputra seraya menegaskan kinerja lambat yang dipertontonkan oleh pegawai Kemenhub tersebut, nampaknya tidak selaras dengan Kerja Cepat yang tengah digagas oleh Kabinet Merah Putih di Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu Adi Kurniawan Saputra yang merupakan sebagai salah satu jajaran petinggi di Group Satu Komando, juga meminta kepada Menhub agar segera menindak anak buahnya yang terkesan super lelet tersebut.

Sekretaris Jenderal ASPEPARINDO, Taufiq Rachman, SH, SSos saat berikan keterangan pers. (Dok/Foto/Bai)

SENADA dengan itu, Sekretaris Jenderal ASPEPARINDO Taufiq Rachman, SH, SSos saat ditemui awak media hitvberita.com di Kantor ASPEPARINDO Jakarta, pada Senin sore, (13/1/2025).

Taufiq Rachman yang merupakan wartawan senior, dan dikenal selama ini sebagai sosok bertangan dingin yang telah banyak melahirkan organisasi pers berskala nasional.

Antara lain seperti organisasi Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI), Ikatan Media Online (IMO), Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) hingga turut serta dalam membidani kelahiran Asosiasi Perusahaan Media Independen Online Indonesia atau biasa disingkat dengan sebutan MIO INDONESIA

Dalam kesempatan itu dia mengatakan, bahwa pihaknya sudah membantu pemerintah dalam hal ini Kemenhub untuk mengimplementasi hasil penetapan SKKNI khususnya di bidang perparkiran.

“Kami sangat prihatin dan menyesalkan karena lembaga pemerintah sekelas Kemenhub ternyata tidak mampu atau mungkin tidak paham cara menyusun Peta Okupasi. Beberapa kali kami bersurat dan ikut pertemuan dengan pihak Kemenhub melalui Ditjen Hubdat. Namun tetap gak ada hasil meski sudah memakan waktu hampir tiga tahun,” ujar Sekretaris Jendral ASPEPARINDO, Taufiq Rachman.

Terkait itu Taufiq pun senada sekaligus mendukung dengan pernyataan Wakil Ketum ASPEPARINDO yang meminta agar Menhub yang baru segera menindak tegas bawahannya yang bekerja lemot dan tidak cerdas.

“Kami sudah mendirikan LSP Parkir namun belum bisa mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi karena salah satu syarat harus ada Peta Okupasi dari Pembina Sektor Perparkiran dalam hal ini Kemenhub,” pungkas Taufiq yang juga berprofesi sebagai pengusaha dan wartawan tersebut menjelaskan.

Terkait hal itu, dalam berbagai kesempatan pihak Kemenhub RI selalu menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan kajian tentang penetapan Peta Okupasi di Bidang Perparkiran.

(HI/Network)

Pewarta: Bainana Bahthy
Editor: Juliana Rachman

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Tebing Tinggi Ikuti Doa dan Zikir Bersama Sambut Ramadhan

    Ribuan Warga Tebing Tinggi Ikuti Doa dan Zikir Bersama Sambut Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Jhon P Tobing
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka, Jalan Dr. Sutomo, Senin malam (16/2/2026), untuk mengikuti Doa dan Zikir Bersama sekaligus punggahan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. TEBING TINGGI, HITV — Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Tebing Tinggi ini berlangsung khidmat dan menjadi ruang kebersamaan lintas elemen masyarakat. Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, hadir didampingi […]

  • Rofik Hikmayana Menang Telak Dalam Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Banjarsari Ciamis tahun 2024

    Rofik Hikmayana Menang Telak Dalam Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Banjarsari Ciamis tahun 2024

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | CIAMIS – Pemerintah Desa Banjarsari Kecamatan Banjarsari , melakukan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW), yang laksanakan di Aula Desa Banjarsari,Minggu 22/09/2924. Hadir dalam acara tersebut Tripika kecamatan Banjarsari, Camat Banjardari, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Banjarsari, Ketua BPD beserta Anggota, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya. Pemilihan Antar Waktu (PAW) […]

  • Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Ketua DPO PARFI Diberhentikan dari Keanggotaan PARFI

    Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Ketua DPO PARFI Diberhentikan dari Keanggotaan PARFI

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DR Saiful Amri, MM Sekum PB PARFI Periode 2025-2030. (Dok/Foto/AR) Pengurus PB PARFI Periode 2025-2030 Resmi Melaksanakan Keputusan Kongres Ke-18 PARFI Dengan Memberhentikan Tiga Tokoh Penting Dalam Kepengurusan Sebelumnya. HITVBERITA.COM | Jakarta– Keputusan tersebut mencakup pemberhentian kepada Alicia Djohar (Ketua Umum PB PARFI 2020-2025), Gusti Randa (Sekretaris Umum), dan Pong Hardjatmo (Ketua DPO) dari keanggotaan […]

  • Dalam rangka HUT Ke-27 PAN, DPD PAN Belitung Mengelar Upacara Dan Menyalurkan Bantuan Kepada Masyarakat

    Dalam rangka HUT Ke-27 PAN, DPD PAN Belitung Mengelar Upacara Dan Menyalurkan Bantuan Kepada Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Dibaca: 18

  • Penuh Antusias Puluhan Ibu Ibu di Purwakarta Ikuti Program Pelayanan KB MOW Gratis!

    Penuh Antusias Puluhan Ibu Ibu di Purwakarta Ikuti Program Pelayanan KB MOW Gratis!

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Penjabat Bupati Purwakarta saat memantau program pelayanan KB MOW Gratis di RS Bunda Fathia. (dok/foto/rcm) HiTvBerita.COM | PURWAKARTA – Puluhan ibu-ibu di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat sangat antusias mengikuti program pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) gratis yang digelar di RS Bunda Fathia Purwakarta, pada Jumat, 13 September 2024. Program pelayanan KB Metode […]

  • Oknum TNI Diduga Mabuk, Kejar PSK hingga Masuk ke Rumah Warga di Ciracas

    Oknum TNI Diduga Mabuk, Kejar PSK hingga Masuk ke Rumah Warga di Ciracas

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 83
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | CIRACAS – YKN, yang disebut berasal dari Kesatuan Brigif 201 Gandaria itu, dilaporkan mengejar seorang pekerja seks komersial (PSK) di lokasi Boker hingga masuk ke rumah salah satu tokoh masyarakat setempat. Menurut keterangan warga, YKN memaksa masuk ke dalam rumah warga yang menjadi tempat persembunyian perempuan bernama “Bunga” (Red- Bukan nama sebenarnya). Namun, […]

expand_less