Dua Rumah Hancur Akibat Pergeseran Tanah di Perumahan Dian Anyer, Purwakarta
- account_circle
- calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
- visibility 46
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pihak pemerintah daerah kini sedang memantau situasi paska pergeseran tanah yang terjadi di Perumahan Dian Anyer tersebut dengan intensif. (Dok/Foto/Raffa)
Bencana pergeseran tanah yang terjadi di Perumahan Dian Anyer, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, telah menyebabkan kerusakan parah pada dua unit rumah warga. Salah satu rumah yang rusak parah adalah milik keluarga Radian, sementara rumah Fauzan juga mengalami kerusakan yang cukup signifikan.
HITVBERITA.COM | Purwakarta – Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, turun langsung untuk meninjau lokasi dan memastikan langkah-langkah penanggulangan yang tepat.
Fauzan, salah satu pemilik rumah yang terdampak, mengungkapkan bahwa retakan kecil di dinding rumahnya sudah mulai muncul sejak pekan lalu. “Pekan lalu sudah terlihat retakan-retakan kecil, namun semakin hari retakannya semakin membesar. Puncaknya, tadi malam sekitar pukul 01.30 WIB, pintu rumah saya sudah tidak bisa dibuka dan saya mendengar suara retakan keras saat saya tendang,” ujar Fauzan.
Suara retakan yang mengganggu tersebut terus terdengar hingga pagi hari, disertai pergerakan tanah yang semakin kuat. Fauzan pun merekam setiap detik pergerakan tanah tersebut sebagai bukti, dengan interval setiap dua menit. Ia menduga, pergerakan tanah ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Purwakarta selama beberapa hari terakhir, yang membuat air masuk ke dalam tanah yang sudah retak, memperburuk kondisi tersebut.
Fauzan menjelaskan bahwa sebelumnya, dirinya bersama warga sekitar telah berusaha memperbaiki saluran drainase di sekitar pasar bawah, namun upaya tersebut tidak berhasil mengatasi pergerakan tanah yang terjadi. “Kami sudah berusaha memperbaiki saluran drainase dan melakukan normalisasi, namun pergerakan tanah tetap berlangsung,” tambahnya.
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Purwakarta telah memberikan bantuan kepada warga terdampak, termasuk bronjong dan terpal. “Minggu lalu, kami sudah diberikan bronjong dan terpal, dan hari ini kembali ada bantuan yang disalurkan untuk warga yang terdampak,” jelas Fauzan.
Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, yang turut hadir di lokasi bencana, mengatakan bahwa langkah pertama yang diambil adalah evakuasi warga guna menghindari potensi bahaya lebih lanjut. “BPBD bersama pihak terkait akan terus melakukan pengecekan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari pergerakan tanah ini,” kata Abang Ijo.
Abang Ijo juga menambahkan bahwa faktor utama penyebab pergerakan tanah adalah aliran air yang terkonsentrasi saat hujan deras. Oleh karena itu, penting untuk memperbaiki saluran drainase dan membuat tembok penahan tanah yang kuat guna mencegah kejadian serupa di masa depan. “Kami sudah mengajukan pembangunan tembok penahan tanah dan semoga Bupati segera merealisasikan pembangunan ini,” ujar Abang Ijo.
Selain merusak rumah warga, aktivitas pergerakan tanah ini juga mengancam keselamatan lokasi pasar yang terletak di belakang rumah-rumah terdampak. Sebagai langkah pencegahan, Wakil Bupati mengumumkan bahwa aktivitas di pasar bawah akan dihentikan sementara. “Untuk keselamatan warga, pasar bawah akan ditutup sementara,” tegasnya.
Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dalam mengatasi permasalahan ini, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
(HI/Network)
Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar