Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Heboh Isu “Gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Ini Penjelasan Sejumlah Pihak

Heboh Isu “Gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Ini Penjelasan Sejumlah Pihak

  • account_circle M Saipul
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 46
  • print Cetak

Isu mengenai pungutan uang “gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Kabupaten Karimun, beberapa hari terakhir menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

KARIMUN, HITV— Dugaan adanya penarikan uang jaminan kepada calon penumpang kapal tujuan Malaysia memunculkan beragam spekulasi, termasuk tudingan yang mengaitkannya dengan aparat imigrasi.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi, melakukan penelusuran langsung ke lapangan untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

Dari hasil penelusurannya, istilah “gerenti” disebut berasal dari kata bahasa Inggris “guarantee” yang berarti jaminan atau garansi.

Namun, menurut keterangan sejumlah calon penumpang, praktik tersebut tidak berkaitan dengan pihak Imigrasi di Karimun.

Salah seorang calon penumpang tujuan Malaysia, Leman, menegaskan bahwa pihak Imigrasi Karimun tidak pernah meminta uang gerenti kepada warga negara Indonesia yang hendak bepergian.

“Kalau ada informasi bahwa Imigrasi Karimun minta uang gerenti kepada calon penumpang tujuan Malaysia, itu tidak benar,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, istilah gerenti lebih dikenal dalam konteks pemeriksaan oleh otoritas imigrasi di Malaysia. Tidak ada nominal khusus yang secara resmi diwajibkan, tetapi petugas imigrasi negara tujuan berhak menanyakan bukti kecukupan dana selama masa kunjungan.

Menurut Leman, sebagian warga Indonesia yang masuk ke Malaysia kerap dicurigai hendak bekerja, bukan sekadar berkunjung. Dalam situasi itu, keberadaan jaminan finansial dinilai dapat memperkuat keyakinan petugas imigrasi bahwa yang bersangkutan benar-benar datang sebagai pelancong.

“Dari Karimun tidak ada kendala. Tapi agar bisa lolos di Malaysia, kami biasanya minta bantuan agen tiket yang punya relasi dan pengalaman,” katanya.

Ia mengaku, untuk perjalanan pulang-pergi berikut pengurusan yang berkaitan dengan gerenti, ia mengeluarkan biaya sekitar Rp 1,1 juta untuk masa tinggal sekitar 25 hingga 28 hari.

Lebih jauh, Leman menuturkan bahwa sejumlah agen tiket bahkan bersedia menalangi dana tersebut bagi calon penumpang yang belum memiliki uang cukup.

Sistemnya berbasis kepercayaan: pinjaman akan dikembalikan setelah yang bersangkutan pulang dari Malaysia.

“Kami merasa terbantu. Kalau pemberitaan negatif berkembang, kami khawatir berdampak pada mata pencarian kami di sana,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebagian warga yang berangkat ke Malaysia bekerja bersama keluarga atau kerabat yang telah lebih dulu menetap di negeri jiran tersebut.

Secara terpisah, salah seorang agen tiket kapal membenarkan adanya layanan talangan dana yang disebut sebagai gerenti. Namun ia menegaskan, praktik itu tidak ada kaitannya dengan Imigrasi Karimun.

“Kalau ada calon penumpang yang kami kenal dan percaya, kami bantu pinjamkan dana. Nanti setelah pulang, mereka bayar. Ini tidak ada hubungannya dengan pihak Imigrasi Karimun,” ujarnya.

Maszan P. Sianturi menilai, polemik ini perlu diluruskan melalui keterangan resmi dari pihak terkait agar tidak berkembang menjadi isu liar yang merugikan banyak pihak.

Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi. (dok/foto/saipul)

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa sesuai peraturan ketenagakerjaan, warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa prosedur resmi dan tanpa dokumen lengkap, seperti visa kerja, dapat dikategorikan sebagai pekerja nonprosedural atau ilegal.

Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk memperluas akses jalur resmi penempatan tenaga kerja luar negeri, sehingga masyarakat tidak terdorong menggunakan jalur nonprosedural.

“Perlu ada solusi konkret agar masyarakat bisa bekerja ke luar negeri secara sah dan terlindungi,” ujarnya.

Di tengah silang informasi mengenai “gerenti”, kejelasan komunikasi publik menjadi kunci. Tanpa itu, rumor mudah berkembang dan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan terhadap institusi yang sejatinya tidak terlibat. (\•/)

Editor: Ismail®
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: M Saipul
  • Editor: Ismail®
  • Sumber: HITV Kepri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetuskan Hilirisasi Transformasi Pendidikan, Disdik Purwakarta Launching Program TdBA Bale Mandala Karsa

    Cetuskan Hilirisasi Transformasi Pendidikan, Disdik Purwakarta Launching Program TdBA Bale Mandala Karsa

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com|Purwakarta – Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta kembali meluncurkan inovasi terbarunya, yakni Hilirisasi Transformasi Pendidikan, salah satunya melalui program Tatanen di Bale Atikan (TdBA) yaitu Bale Mandala Karsa yang dilaunching di Komplek Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Jalan Purnawarman Timur No 1, Kelurahan Sindangkasih, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat 27 September 2024. Dari pantauan awak media dilapangan, kegiatan […]

  • Kekhawatiran Publik Maraknya Penggunaan Narkoba di Kalangan Pejabat, Alarm Serius bagi Bangsa!

    Kekhawatiran Publik Maraknya Penggunaan Narkoba di Kalangan Pejabat, Alarm Serius bagi Bangsa!

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sebagai wakil rakyat, anggota DPRD, DPR, dan pejabat lainnya diharapkan mengemban tanggung jawab besar dalam memperjuangkan kepentingan publik dan menjaga moral bangsa. Namun, kasus-kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan mereka memunculkan kekhawatiran apakah orang-orang yang dipilih untuk memegang amanah rakyat ini benar-benar mampu menjalankan tugas dengan baik jika terlibat dalam aktivitas yang merusak kesehatan fisik, mental, […]

  • Kebakaran Landa Permukiman Padat di Pangkalan Bun, Delapan Rumah Hangus

    Kebakaran Landa Permukiman Padat di Pangkalan Bun, Delapan Rumah Hangus

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Penulis Kistolani Mangun Jaya Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan G.M. Arsyad, Gang Kaling Kasa, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (1/8/2025) pagi. HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Sedikitnya delapan rumah warga dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa yang berlangsung selama hampir dua jam itu. Api pertama kali terlihat […]

  • Transparansi Anggaran BOS di SMKN 1 Depok Dipertanyakan!

    Transparansi Anggaran BOS di SMKN 1 Depok Dipertanyakan!

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Kota Depok, Jawa Barat, menuai sorotan. Sejumlah pos anggaran dalam dua tahun terakhir menyisakan tanda tanya besar, terutama pada komponen administrasi dan pemeliharaan yang nilainya terbilang signifikan. HITVBERITA.COM | Depok — Berdasarkan data yang dihimpun hitvberita.com, total dana BOS yang diterima SMKN 1 […]

  • Jembatan dan Jalan Laswi Akan Ditinggikan, Desain Rampung Tahun Ini

    Jembatan dan Jalan Laswi Akan Ditinggikan, Desain Rampung Tahun Ini

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Agung Wahyudi. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera menyusun desain peninggian jembatan dan Jalan Raya Laswi di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Desain konstruksi dijadwalkan rampung tahun ini, dengan target pelaksanaan pembangunan pada 2026. HITVBERITA.COM | Bandung — Hal itu […]

  • Polda Babel Catat Sejumlah Gangguan Kamtibmas Selama OKM 2025, Irjen Pol Hendro : Secara Umum Aman Dan Kondusif

    Polda Babel Catat Sejumlah Gangguan Kamtibmas Selama OKM 2025, Irjen Pol Hendro : Secara Umum Aman Dan Kondusif

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Hitvberita.com | Babel – Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2025, Jajaran Polda Bangka Belitung mencatat ada beberapa gangguan kamtibmas yang terjadi di masyarakat. Mulai dari kasus kejahatan atau tindak pidana pencurian hingga kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Hal tersebut disampaikan Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo pada Kamis (10/4/25) di Mapolresta […]

expand_less