Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Cetuskan Hilirisasi Transformasi Pendidikan, Disdik Purwakarta Launching Program TdBA Bale Mandala Karsa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • print Cetak

HITVBerita.Com|Purwakarta – Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta kembali meluncurkan inovasi terbarunya, yakni Hilirisasi Transformasi Pendidikan, salah satunya melalui program Tatanen di Bale Atikan (TdBA) yaitu Bale Mandala Karsa yang dilaunching di Komplek Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Jalan Purnawarman Timur No 1, Kelurahan Sindangkasih, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat 27 September 2024.

Dari pantauan awak media dilapangan, kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Norman Nugraha, Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Dr. Purwanto, para Kepala OPD, Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jawa Barat, Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Barat, Muhammad Irvan Efrizal, CEO Selft Leraning Institute Konsultas Dinas Pendidikan, Khaerul Anam, dan Guru Permakultur Indonesia, Anang Nugroho, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dr. Purwanto., M.Pd., mengatakan, Bale Mandala Karsa didirikan sebagai Sustainable Creation Hub (Pusat Kreasi Berkelanjutan) yang menjadi ruang ekspresi kreativitas pelajar Purwakarta.

kata Purwanto. Ia menyebut, Mandala Karsa merupakan bagian penting dari program TdBA yang dapat membuktikan bahwa transformasi yang terjadi di Purwakarta, bukan hanya transformasi pendidikan, tetapi juga transformasi sistem pangan dan transformasi sistem tata kelola lingkungan.

Salah satu bagian penting dari program TdBA adalah mendidik anak-anak Purwakarta tentang kesadaran, tentang kekayaan sumberdaya alam di daerahnya, dan membekalinya dengan berbagai keterampilan dan kecakapan untuk mengelolanya menjadi produk yang berdaya nilai serta berdaya jual,” ujarnya.

 

“Ini sebuah inisiatif untuk anak-anak di Purwakarta memiliki mental kewirausahaan sejak dini, dan mengajarkan anak-anak untuk menjadi manusia yang berdaya saing dan memiliki pola pikir maju,” imbuhnya.

Purwanto memaparkan, selain sebagai pusat mengelola keterampilan, Mandala Karsa juga menjadi pusat pameran serta penjualan produk-produk hasil inovasi dan kreativitas pembelajaran yang di kurasi secara cermat dan dibimbing sampai mendapatkan legalitas penjualan seperti PIRT dan Halal.

“Ini merupakan inovasi satu-satunya yang dimiliki sistem pendidikan di Purwakarta dan tidak ada di daerah lain. Jika produk UMKM dikenal sebagai home industri, maka produk-produk di Bale Mandala Karsa bisa disebut sebagai produk School Industri,” paparnya.

Pria yang kerap disapa Kang Ipung ini menjelaskan, program TdBA memang tidak berorientasi pada produk. Namun perlu diketahui, pembelajaran secara holistik yang berhasil bukan hanya menghasilkan pengetahuan dan kemampuan memecahkan masalah, tetapi juga menghasilkan karya dan inovasi salah satunya adalah produk, yakni berupa makanan, minuman, ecoprint, kerajinan tangan, buku, alat teknologi, dan lain-lain.

“Pendidikan abad ini seharusnya membuat anak-anak kita tallentfull penuh kreativitas, keterampilan, dari mulai keterampilan berkebun, memasak, mengolah hasil kebun, membuat kreasi makanan, dan minuman, dan kreasi-kreasi lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha dalam sambutannya mengatakan, transformasi pendidikan dengan program TdBA, sekolah ekologi dan Arboretum Bambu Linuhung, tentunya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat melalui Bale Mandala Karsa yang digagas Dinas Pendidikan Purwakarta.

“Program ini merupakan upaya peningkatan sumberdaya manusia (SDM) yang unggul dan penguatan pendidikan karakter yang sangat luar biasa di Purwakarta,” kata Norman.

“Saya melihat ini adalah sebuah inovasi dan transformasi pendidikan di Purwakarta. Sehingga, kedepan potensi anak didik bisa di integrasikan dengan dunia ketenagakerjaan, serta bisa mensupporting UMKM melalui Mandala Karsa,” imbuhnya.

Dengan hadirnya Mandala Karsa, Norman berharap, bahwa pendidikan bisa memberikan dampak positif terhadap semua bidang, baik dari pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan lain sebagainya.

“Melalui Mandala Karsa, saya ingin Kabupaten Purwakarta, atau anak-anak di Purwakarta bisa mandiri. Sehingga, setelah anak-anak lulus dari sekolah, mereka sudah tidak berpikir harus kerja dimana, dan anak-anak tidak lagi berbicara nanti kalau saya sudah besar mau mencari apa. Karena dari sejak dini potensi anak-anak di Purwakarta sudah terlihat,” ujarnya.

“Insyaallah, inovasi transformasi pendidikan seperti Mandala Karsa ini nanti akan saya coba terapkan juga diseluruh perangkat daerah, kecamatan dan desa-desa di Kabupaten Purwakarta,” tandasnya.

(HI/Neteork)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Nataru 2025, Polres Kebumen Intensifkan Patroli di Gereja, Perbankan, dan Pusat Keramaian

    Libur Nataru 2025, Polres Kebumen Intensifkan Patroli di Gereja, Perbankan, dan Pusat Keramaian

    • 0Komentar

    KEBUMEN | HITV – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 yang bertepatan dengan libur sekolah, Polres Kebumen meningkatkan patroli keamanan di sejumlah titik strategis guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Patroli Nataru ini dilaksanakan oleh Satuan Samapta Polres Kebumen dengan sasaran tempat ibadah, perbankan, pusat perbelanjaan, pusat kuliner, hingga pos pengamanan […]

  • Reses DPRD Jateng, Agus Wijayanto Serap Aspirasi Warga Desa Sibrama

    Reses DPRD Jateng, Agus Wijayanto Serap Aspirasi Warga Desa Sibrama

    • 0Komentar

    Aspirasi warga Desa Sibrama, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, soal minimnya penerangan jalan, kondisi aula desa yang sempit, dan sistem irigasi yang belum optimal, langsung ditanggapi Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi Partai Demokrat, Dr. Agus Wijayanto. BANYUMAS | HITV – Kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi Partai Demokrat, Dr. Agus Wijayanto, SH, MKn, berlangsung […]

  • Kejari Purwakarta Tahan Tersangka Korupsi PT Pegadaian

    Kejari Purwakarta Tahan Tersangka Korupsi PT Pegadaian

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Motto PT Pegadaian (Persero) adalah ‘Mengatasi Masalah tanpa Masalah’. Motto ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa jasa gadai yang ditawarkan dapat menjadi solusi tepat dan cepat untuk mengatasi masalah keuangan bagi masyarakat. Sangat disayangkan, motto tersebut dimanfaatkan oleh salah satu oknum pegawai PT Pegadaian Unit Bisnis Mikro Purwakarta berinisial JSK yang mencari […]

  • Dua Warga Sungai Raya Keluhkankan Gaji Belum Dibayar

    Dua Warga Sungai Raya Keluhkankan Gaji Belum Dibayar

    • 0Komentar

    Penulis : Ruslan LGA Empat bulan sudah penantian itu belum ada kepastian. Dua pekerja Outsourcing pada Pemerintahan Dinas Lingkungan Hidup yang sudah mengabdikan dirinya selama 16 tahun, akhirnya berkeluh. Oleh sebab , hingga empat bulan kini gajinya belum di bayarkan. HITVBERITA.COM | LINGGA – Miris, keluhan Dua warga Sungai Raya, Mustafa alias Mus dan Jang, […]

  • 300 Personel Disiagakan, Polres Purwakarta Antisipasi Kerawanan Nobar Persib vs Persijap

    300 Personel Disiagakan, Polres Purwakarta Antisipasi Kerawanan Nobar Persib vs Persijap

    • 0Komentar

    Polres Purwakarta mengerahkan sekitar 300 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan nonton bareng pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026). PURWAKARTA, HITV — Pengamanan difokuskan tidak hanya pada lokasi nobar, tetapi juga potensi konvoi masyarakat selepas pertandingan. Kesiapan pengamanan diawali dengan apel di Lapang Apel Mako Polres Purwakarta yang dipimpin Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa […]

  • Tolak Surat Edaran, Ribuan Massa Datangi Kantor Wali Kota Medan

    Tolak Surat Edaran, Ribuan Massa Datangi Kantor Wali Kota Medan

    • 0Komentar

    Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat lakukan protes dengan mendatangi Kantor Wali Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. MEDAN, HITV— Mereka memprotes Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540 yang dinilai meresahkan pedagang dan konsumen daging babi. Aksi massa tersebut diikuti pedagang, konsumen, serta sejumlah organisasi masyarakat […]

expand_less