Indonesia-Bremen Perkuat Kemitraan Ekonomi dan Teknologi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
- visibility 60
- print Cetak

Pertemuan Konjen RI Hamburg (tengah) dengan Wali Kota Bremen, Dr. Andreas Bovenschulte (kanan), didampingi oleh Konhor RI Bremen, Wolfgang Köhne (kiri), 14 Juli 2025. (Dok/Foto/Arief)
Penulis: Arief Imanuwarta
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hamburg, Renata Siagian, melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan pejabat pemerintah dan pelaku usaha di Bremen, Jerman, pada Senin (14/7/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempererat hubungan bilateral, terutama di sektor ekonomi, energi, dan pengembangan tenaga kerja.
HITVBERITA.COM | Bremen- Dalam pertemuan bersama Wali Kota Bremen di Balai Kota, Konjen RI menyampaikan penghargaan atas hubungan historis yang telah terjalin sejak 1959. Bremen dikenal sebagai salah satu pintu masuk penting produk Indonesia ke Eropa, khususnya melalui lelang tembakau.
Wali Kota Bremen menilai Indonesia sebagai mitra strategis dalam upaya diversifikasi pasar ekspor Bremen yang saat ini menyumbang sekitar 70 persen dari produk domestik bruto (PDB) kota tersebut. Ia juga menyinggung peran Indonesia dalam menyeimbangkan dinamika perdagangan global, terutama terhadap dominasi kebijakan ekonomi unilateral.
Sejumlah peluang kerja sama dikaji dalam pertemuan tersebut, mulai dari potensi Indonesia di sektor energi terbarukan dan hilirisasi nikel—yang berkaitan erat dengan industri baterai kendaraan listrik—hingga rencana Bremen menjadi tuan rumah European Space Agency Council dan Space Tech Expo pada November 2025. Indonesia disebut memiliki kebutuhan tinggi terhadap infrastruktur komunikasi yang dapat mendukung layanan sektor keuangan dan teknologi.
Dari sisi sosial dan budaya, Wali Kota Bremen menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi diaspora Indonesia di kota tersebut, yang dinilai memiliki etos kerja tinggi dan mampu beradaptasi dengan baik.
Sinergi Dagang dan Investasi
Dalam pertemuan terpisah bersama Kamar Dagang dan Industri Bremen (IHK Bremen), delegasi Indonesia memaparkan berbagai inisiatif promosi perdagangan dan investasi yang tengah disiapkan, termasuk penyelenggaraan Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) di Berlin, 3–5 September 2025, serta Trade Expo Indonesia (TEI) di Jakarta pada Oktober mendatang.

Konjen RI Hamburg (kiri) bersama presiden IHK Bremen, André Grobien (kanan), 14 Juli 2025. (Dok/Foto/Arief)
Pihak IHK Bremen menyampaikan minat untuk menjajaki peluang penempatan tenaga kerja Indonesia, terutama di sektor teknik dan keperawatan yang mengalami kekurangan tenaga kerja di Jerman. Mereka juga terbuka untuk menggali potensi kerja sama di sektor teknologi daur ulang, rantai pasok nikel, dan industri luar angkasa.
Pertemuan dengan Delegasi Bisnis Bremen turut mempertegas ketertarikan pelaku usaha Jerman terhadap pasar Indonesia. Kesan positif terhadap perkembangan kota-kota seperti Jakarta dan Batam menjadi sorotan utama dalam kunjungan mereka sebelumnya ke Indonesia. Beberapa sektor yang dianggap menjanjikan antara lain galangan kapal, teknologi hidrolik, pengelolaan sampah, logistik, dan pertanian.
Tantangan dan Harapan
Isu strategis yang muncul secara konsisten dalam seluruh rangkaian pertemuan adalah kebutuhan mendesak akan tenaga kerja terampil di Bremen serta pentingnya penyederhanaan prosedur ketenagakerjaan lintas negara. Pelaku usaha juga menyuarakan pentingnya akses terhadap informasi yang akurat dan tepercaya mengenai mitra dagang di Indonesia.
Harapan besar turut disampaikan agar perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dapat segera dirampungkan tahun ini. Perjanjian ini dinilai dapat menjadi landasan hukum dan ekonomi yang kuat dalam mendorong pertumbuhan hubungan bilateral.

Konjen RI menegaskan kesiapan Indonesia untuk memperluas kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan Bremen dan seluruh Jerman Utara, seraya mengundang lebih banyak pelaku usaha Jerman untuk menjajaki peluang langsung di lapangan.
Seluruh pertemuan ditutup dengan komitmen untuk melanjutkan komunikasi dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, khususnya di sektor energi hijau, teknologi masa depan, dan pengembangan SDM. Upaya ini sejalan dengan semangat keberlanjutan, inovasi, dan kemitraan yang saling menguntungkan.
Demikian dilaporkan oleh Reporter Arief Imanuwarta dari Kantor Perwakilan Redaksi HITV Wilayah Eropa, berkedudukan di Frankfurt Jerman. (*/*)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar