Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Insan Pers Bekasi Raya Desak Klarifikasi Gubernur Dedi Mulyadi soal Pernyataan Tak Butuh Media!

Insan Pers Bekasi Raya Desak Klarifikasi Gubernur Dedi Mulyadi soal Pernyataan Tak Butuh Media!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 57
  • print Cetak

Foto Kolase HITV: Acara Dialog Terbuka yang dihelat insan pers Bekasi Raya. (Dok/Foto/Bai)

Penulis: Bain Bahthy 

Ratusan insan pers dari wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi berkumpul dalam sebuah dialog terbuka di Saung Jajaka, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/7/2025). Mereka menyatakan keprihatinan atas pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang dinilai merendahkan peran media massa.

HITVBERITA.COM | Bekasi — Pernyataan Dedi Mulyadi, yang belakangan viral di media sosial, menyebut bahwa masyarakat tak perlu lagi bergantung pada media untuk menyampaikan informasi publik, melainkan cukup memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, atau YouTube.

Pernyataan itu dinilai melukai perasaan insan pers dan dianggap melemahkan fungsi media sebagai salah satu pilar demokrasi.

“Media adalah corong masyarakat. Media sosial tidak bisa menggantikan fungsi jurnalistik karena tidak memiliki mekanisme verifikasi dan pertanggungjawaban,” ujar Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi, Doni Ardon, dalam sambutannya.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi, Doni Ardon saat membuka acara dialog terbuka. (Dok/Foto/Bai)

DONI menyayangkan pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang kepala daerah, apalagi dalam konteks ajakan kepada publik. Ia menilai pernyataan itu mengarah pada pengerdilan profesi wartawan dan berpotensi menyesatkan masyarakat.

“Jika alasan efisiensi anggaran menjadi dasar, itu tetap tidak bisa menjadi pembenaran untuk menyingkirkan media,” ujarnya.

HAL senada disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin. Ia mengingatkan pentingnya menjaga etika dan narasi publik yang sehat, terutama dari seorang pejabat negara.

“Kami tidak sedang baper (terbawa perasaan), kami menjaga marwah profesi jurnalis agar tidak direndahkan oleh pernyataan yang keliru,” kata Ade.

Ia mengajak seluruh insan pers di Bekasi Raya merespons pernyataan Gubernur dengan kepala dingin, namun tetap kritis dan solid dalam menjaga martabat profesi.

Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Jawa Barat, Raja Tua, menegaskan bahwa media bukan musuh negara, melainkan mitra strategis dalam pembangunan.

“Kami berdiri atas dasar niat luhur mempertahankan kehormatan profesi. Media bukan alat propaganda, tapi penjaga nalar publik,” ujarnya.

Dialog yang dihadiri perwakilan dari berbagai organisasi pers—termasuk AWPI, PPRI, AWI, KOSMI, FHI, serta para pemimpin redaksi dan jurnalis dari berbagai media di Bekasi—diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap bersama.

Dalam pernyataan tersebut, insan pers Bekasi Raya menegaskan lima poin utama:

1. Fungsi Pers sebagai Pilar Demokrasi; Media bukan sekadar pelengkap seremoni pemerintah, melainkan alat kontrol terhadap kekuasaan yang sah dan bertanggung jawab.

2. Penolakan terhadap Stigma Media Tidak Diperlukan; Pernyataan Gubernur Jawa Barat dianggap meremehkan profesi wartawan dan dinilai bertentangan dengan semangat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

3. Media Sosial Tidak Bisa Gantikan Peran Pers; Media sosial tidak memiliki sistem verifikasi berita maupun tanggung jawab hukum sebagaimana media profesional.

4. Membangun Sinergi antara Media, Pemerintah, dan Masyarakat; Media bukan oposisi, tetapi mitra strategis dalam menyampaikan informasi publik secara benar dan berimbang.

5. Penguatan Solidaritas dan Martabat Wartawan;  Insan pers di Bekasi diimbau untuk tetap bersatu, tidak terpecah, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Pantauan HITV dialog dipandu oleh pengurus SMSI Kabupaten Bekasi, Suryo Sudharmo dan Paulus Simalango, dan berlangsung secara tertib dan damai.

Hadir pula tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi, Ketua Umum Jajaka Nusantara HK Damin Sasa serta Presiden Facebooker Indonesia Ebong Hermawan, yang turut mengingatkan pentingnya peran pers dalam sistem demokrasi.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk konsolidasi insan media di Bekasi Raya, yang tidak hanya menyuarakan kritik, tetapi juga menegaskan komitmen terhadap jurnalisme yang bermartabat dan bertanggung jawab. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Batang Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Aisyiyah Umar bin Khottob

    Lapas Batang Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Aisyiyah Umar bin Khottob

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Sebagai wujud kepedulian sosial dan upaya mempererat tali silaturahmi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar kegiatan bantuan sosial ( Baksos ) dengan menyalurkan bantuan kepada Panti Asuhan Aisyiyah Umar bin Khottob HITV.BERITA.COM – BATANG – Kegiatan bakti sosial ( Baksos ) Lembaga Permasyarakatan ( Lapas ) klas II Batang, bagikan […]

  • Dugaan Pungutan di Kantin SMAN 4 Depok, Mengalir Ratusan Juta Rupiah Setahun

    Dugaan Pungutan di Kantin SMAN 4 Depok, Mengalir Ratusan Juta Rupiah Setahun

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Praktik pungutan terhadap para pedagang kantin di SMAN 4 Depok menuai sorotan. Setiap hari, para pemilik kantin diwajibkan menyetor uang retribusi sebesar Rp 35.000 kepada pihak sekolah. Jika ditotal, angka yang terkumpul mencapai ratusan juta rupiah dalam setahun. HITVBERITA.COM | Depok – Menurut keterangan sejumlah pedagang, sebelum adanya Program Makan Bergizi Gratis […]

  • Disdukcapil Barru Gelar Pelayanan Ekstra

    Disdukcapil Barru Gelar Pelayanan Ekstra

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Dukcapil, Muhammad Syukri, saat memberikan keterangan atas pelayanan ekstra bagi PPPK, Jum’at (12/9/2025). (Foto: Humas Barru) Penulis: Syamsu Marlin Untuk kelancaran proses administrasi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barru menunjukkan komitmennya membuka layanan administrasi di hari libur pada Sabtu (13/9/2025). “Kami hadir […]

  • Pemusnahan 22 Juta Batang Rokok Ilegal di Purwakarta, Bea Cukai Tunjukkan Komitmen Tinggi dalam Penegakan Hukum Cukai

    Pemusnahan 22 Juta Batang Rokok Ilegal di Purwakarta, Bea Cukai Tunjukkan Komitmen Tinggi dalam Penegakan Hukum Cukai

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Pemusnahan rokok ilegal oleh Bea Cukai digelar di Taman Pasanggarahan Pemkab Purwakarta. (Foto/Raffa/HITV) Penulis: Raffa Christ Manalu Dalam upaya memberantas peredaran rokok ilegal yang merugikan negara, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat bersama Kantor Wilayah DJBC Jakarta, bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menggelar pemusnahan barang ilegal yang menjadi milik negara. […]

  • Kuasa Hukum Warga Bengrah Dr Junifer Dame Berharap, Hakim PTUN Bisa Batalkan Klaim dari Kodam Jaya!

    Kuasa Hukum Warga Bengrah Dr Junifer Dame Berharap, Hakim PTUN Bisa Batalkan Klaim dari Kodam Jaya!

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 66
    • 0Komentar

    HITVberita.COM | JAKARTA – Silang sengketa permasalahan rumah di Bengrah Jaya Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur, masih terus bergulir di PTUN Jakarta Timur. Pihak Penggugat yang merupakan para Warga penghuni Perumahan Bengrah Jaya, lewat Kuasa Hukumnya saat ini tengah melakukan gugatan terhadap institusi Kodam Jaya selaku pihak Tergugat. Kuasa Hukum Warga RW 08 […]

  • Bupati Purwakarta Lantik Ribuan PPPK Paruh Waktu

    Bupati Purwakarta Lantik Ribuan PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Raffa Christ Manalu
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pelantikan massal ini menjadi tonggak penting dalam reformasi pengelolaan sumber daya manusia Pemkab Purwakarta, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah memberikan kepastian status bagi para tenaga honorer yang telah lama mengabdi. HITVBERITA.COM | Purwakarta – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, secara resmi melantik 4.408 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada hari Selasa, 25 […]

expand_less