Jembatan Gantung Rusak, Akses Menuju Jorong Kampung Tampang Terputus Sementara
- account_circle M. Saipul
- calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
- visibility 61
- print Cetak

Akses menuju Jorong Kampung Tampang tidak dapat dilalui setelah jembatan gantung penghubung utama di wilayah tersebut mengalami kerusakan. (ist)
HITVBERITA.COM | Pasaman – Akses menuju Jorong Kampung Tampang, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, untuk sementara waktu tidak dapat dilewati pada Selasa, 11 November 2025.
Untuk sementara, jalur menuju Jorong Kampung Tampang ditutup total karena kondisi jembatan gantung yang rusak.
Masyarakat Jorong Kampung Tampang berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman segera memperbaiki jembatan tersebut. Warga khawatir jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan akan semakin parah dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Diketahui, jembatan gantung ini sudah beberapa kali mengalami kerusakan sebelumnya.

Jembatan gantung yang rusak kini ditutup sementara. (Afrizal)
Menurut warga, jembatan tersebut sudah berusia lebih dari dua puluh tahun. Setiap kali mengalami kerusakan, perbaikannya sering dilakukan secara swadaya oleh masyarakat Jorong Kampung Tampang dengan bantuan sanak saudara yang berada di luar Provinsi Sumatera Barat, bahkan hingga ke Malaysia.
Salah seorang warga Kampung Tampang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, setiap kali jembatan rusak, mereka selalu menggalang dana dari keluarga yang berada di perantauan.
“Setiap ada kerusakan, kami meminta bantuan dari saudara-saudara di luar provinsi dan juga di Malaysia. Kami sebenarnya merasa malu dan segan karena harus terus meminta bantuan kepada mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat Jorong Kampung Tampang sangat berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jembatan gantung tersebut.
“Untuk sementara waktu, akses menuju Jorong Kampung Tampang kami tutup sambil menunggu perbaikan selesai,” katanya.
Akibat kerusakan ini, masyarakat terpaksa menempuh jalan alternatif dengan jarak beberapa kilometer lebih jauh. Warga yang memiliki kendaraan roda dua harus memutar melalui jalur lain, sementara warga yang tidak memiliki kendaraan harus menyeberangi sungai untuk menuju pasar. Kondisi ini terutama menyulitkan para ibu-ibu yang kesulitan menyeberangi sungai.
“Atas nama masyarakat Jorong Kampung Tampang, kami memohon kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman agar segera memperbaiki jembatan gantung yang rusak ini. Mudah-mudahan permintaan kami dapat diterima dan segera ditindaklanjuti,” tutupnya.
- Penulis: M. Saipul

Saat ini belum ada komentar