Jembatan Penarek–Daek Putus, Sopir Truk Protes Lambannya Respons Pemerintah
- account_circle Ruslan
- calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

HITVBERITA.COM | Lingga – Jembatan utama yang menghubungkan Pelabuhan Penarek dan Daek Kota putus akibat longsor. Akses vital antar-desa pun lumpuh total. Padahal, jembatan ini saban hari menjadi jalur utama lalu lintas masyarakat, terutama sopir pengangkut sembako dan kebutuhan pokok.
Hampir sepekan sejak kerusakan terjadi, belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah daerah. Keluhan mengalir deras, terutama dari para sopir yang terpaksa menghentikan operasional.
“Kalau jalan ini tak diperbaiki, lori kami bisa terperosok masuk lubang. Nyawa kami terancam,” kata Jupri, salah satu sopir truk, lewat sambungan WhatsApp kepada HITV.
Sentimen serupa disuarakan sopir lainnya. Mereka menuding pemerintah “seolah-olah tidak peduli” terhadap keselamatan pengguna jalan. “Kami butuh perbaikan segera, bukan sekadar janji,” ujar seorang sopir lainnya, Sabtu (29/11/2025).
Kerusakan jembatan itu memutus rantai distribusi barang, membuat pasokan kebutuhan pokok ke sejumlah desa tersendat. Warga mendesak pemerintah daerah segera turun tangan, entah dengan memperbaiki jembatan permanen atau menyediakan jembatan darurat.
Hingga berita ini di publish, pemerintah daerah belum mengeluarkan pernyataan resmi. Berdasarkan penanganan kasus serupa sebelumnya, pemerintah biasanya mengerahkan tim teknis untuk menilai tingkat kerusakan, memasang jembatan sementara serta mengusulkan anggaran melalui APBD atau Anggaran Belanja Tambahan.
Para sopir dan warga berharap penanganan tidak berlarut. “Kami tidak ingin menunggu lebih lama lagi. Tolong, perbaiki jembatan kami,” kata salah seorang warga, Jupri. (tr)
- Penulis: Ruslan

Saat ini belum ada komentar