Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Jembatan Teupin Reudeup Aceh Jadi yang Tersulit Dikerjakan, Ini Alasannya

  • account_circle Tata Rusmanto
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

Danyon Zipur 16 Letkol CZI Rudy Haryanto menyebut pembangunan jembatan darurat Teupin Reudeup di kawasan Awe Geutah menjadi pekerjaan paling menantang karena medan sulit dan ruang kerja terbatas, padahal jembatan tersebut berperan vital sebagai penghubung jalur alternatif Bireuen–Lhokseumawe serta akses logistik warga.

ACEH | HITV –  Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyon Zipur) 16, Letkol CZI Rudy Haryanto, menyebut dari sejumlah titik yang dikerjakan, Jembatan Teupin Reudeup di kawasan Awe Geutah menjadi salah satu yang paling menantang dalam pembangunan jembatan darurat.

Jembatan ini memiliki peran penting sebagai penghubung jalur alternatif antara Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe, sekaligus jalur strategis bagi pergerakan logistik.

“Paling sulit adalah di jembatan Teupin Reudeup, daerah Awe Geutah. Itu jembatan yang menghubungkan jalan alternatif antara Bireuen dengan Lhokseumawe,” kata Rudy, dalam wawancara Sinergi Indonesia di YouTube Bakom RI, dikutip Senin (19/1).

Ia menjelaskan, tingkat kesulitan pengerjaan dipengaruhi oleh keterbatasan ruang pemasangan, sehingga proses pembangunan dilakukan dari atas struktur jembatan yang ada. Selain itu, material yang digunakan merupakan material gabungan yang pernah dipakai sebelumnya dan disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga membutuhkan penyesuaian agar tetap kuat dan aman dilewati.

“Jadi, perlu ada beberapa modifikasi dan perlu improvisasi, sehingga jembatan itu tetap kuat dan aman dilewati oleh masyarakat,” ujarnya

Di tengah medan yang berat, kondisi tanah yang masih labil, serta akses menuju lokasi yang belum sepenuhnya pulih, TNI dan instansi terkait tetap bekerja dengan sistem shift 24 jam demi mempercepat pembukaan jalur transportasi warga.

Perbaikan jembatan juga dilakukan secara berkelanjutan karena sejumlah titik tidak dapat dikerjakan paralel. Alhasil, penyelesaian satu jembatan menjadi kunci untuk membuka akses ke titik berikutnya.

Letkol Rudy menegaskan, kemampuan pembangunan jembatan darurat merupakan bagian dari tugas utama Batalyon Zeni Tempur 16 dalam bidang konstruksi.

“Untuk itu, kami maksimalkan personel yang ada untuk dapat bisa maksimal dalam melaksanakan pembuatan jembatan,” paparnya.

Ia menambahkan, pengerjaan di lapangan juga melibatkan bantuan personel dari satuan lain untuk pekerjaan yang membutuhkan tenaga lebih banyak.

“Jadi, dengan arahan dari kami, mereka juga ikut membantu. (Prajurit) infanteri pun bisa membantu dalam proses pembuatan jembatan tersebut,” bebernya. (tr)

  • Penulis: Tata Rusmanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Iman Irdian Saragih Lepas 256 Siswa Tebing Tinggi Lolos SNBP, Tembus 50 PTN Nasional

    Wali Kota Iman Irdian Saragih Lepas 256 Siswa Tebing Tinggi Lolos SNBP, Tembus 50 PTN Nasional

    • 0Komentar

    Wali Kota Iman Irdian Saragih memberikan apresiasi kepada 256 siswa SMA dan SMK se-Kota Tebing Tinggi yang berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun Akademik 2025/2026. TEBING TINGGI, HITV–– Apresiasi itu disampaikan Wali Kota Iman Irdian Saragih dalam acara pelepasan siswa lulus SNBP yang digelar di halaman SMAN […]

  • Resmi Jadi Kapolda Babel, Berikut Profil Irjen Pol Viktor T Sihombing

    Resmi Jadi Kapolda Babel, Berikut Profil Irjen Pol Viktor T Sihombing

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Babel – Irjen Pol Viktor T Sihombing resmi menjabat sebagai Kapolda Bangka Belitung usai menjalani serah terima jabatan (sertijab) di Mabes Polri, Rabu (29/10/25). Jenderal berpangkat Bintang Dua Polri ini resmi menggantikan pejabat lama Irjen Pol Hendro Pandowo yang dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri. Sebelum dilantik menjadi Kapolda Babel, Irjen Pol Viktor merupakan […]

  • Kesultanan Gowa dan Diplomasi Budaya di Tengah Dinamika Modern

    Kesultanan Gowa dan Diplomasi Budaya di Tengah Dinamika Modern

    • 0Komentar

    Semangat menjaga warisan budaya Nusantara kembali terlihat dalam pertemuan hangat antara penerus Kesultanan Gowa ke-39, Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka, dengan tokoh masyarakat asal Gowa sekaligus dewan pendiri organisasi Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Daeng Lukman Wijaya, di kawasan Jakarta Barat, Selasa (19/5/2026). JAKARTA, HITV — Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh […]

  • Anggota DPD RI Bali Dilaporkan soal Hoaks MBG, Unggahan Media Sosial Dipersoalkan

    Anggota DPD RI Bali Dilaporkan soal Hoaks MBG, Unggahan Media Sosial Dipersoalkan

    • 0Komentar

    Polemik dugaan penyebaran informasi tidak benar kembali mencuat setelah anggota DPD RI asal Bali, Ni Luh Djelantik, dilaporkan ke Bareskrim Polri dan Badan Etik DPD RI. JAKARTA, HITV — Laporan tersebut berkaitan dengan unggahan media sosial mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sesuai dengan fakta resmi pemerintah. Laporan itu diajukan oleh Made […]

  • Batam Sedang Dirampok: Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan oleh Kekuasaan!

    Batam Sedang Dirampok: Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan oleh Kekuasaan!

    • 0Komentar

    Batam tidak sedang mengalami pembangunan. Batam saat ini justru sedang dirampok oleh pelaku kejahatan lingkungan yang dibiarkan oleh kekuasaan! PULAU kecil ini dihancurkan secara sistematis melalui galian C dan praktik cut and fill ilegal yang berlangsung masif, terang-terangan, dan tanpa rasa takut. Yang lebih mengerikan, kejahatan lingkungan ini tidak terjadi secara sembunyi-sembunyi, melainkan di hadapan […]

  • Dinilai Kinerjanya Lambat, Waketum ASPEPARINDO Minta Menhub Tindak Tegas Anak Buahnya!

    Dinilai Kinerjanya Lambat, Waketum ASPEPARINDO Minta Menhub Tindak Tegas Anak Buahnya!

    • 0Komentar

    Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menuai sorotan tajam dari organisasi pengusaha perparkiran yakni dari Asosiasi Pengusaha Perparkiran Indonesia (ASPEPARINDO). Pasalnya, sejak diterbitkannya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Perparkiran tahun 2020 hingga kini Kemenhub belum juga menerbitkan Peta Okupasi atau dokumen yang menggambarkan jenis pekerjaan, peran, dan jabatan yang ada di berbagai bidang, sub bidang, dan […]

expand_less