Selasa, 13 Okt 2026
dark_mode

Jembatan Teupin Reudeup Aceh Jadi yang Tersulit Dikerjakan, Ini Alasannya

  • account_circle Tata Rusmanto
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

Danyon Zipur 16 Letkol CZI Rudy Haryanto menyebut pembangunan jembatan darurat Teupin Reudeup di kawasan Awe Geutah menjadi pekerjaan paling menantang karena medan sulit dan ruang kerja terbatas, padahal jembatan tersebut berperan vital sebagai penghubung jalur alternatif Bireuen–Lhokseumawe serta akses logistik warga.

ACEH | HITV –  Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyon Zipur) 16, Letkol CZI Rudy Haryanto, menyebut dari sejumlah titik yang dikerjakan, Jembatan Teupin Reudeup di kawasan Awe Geutah menjadi salah satu yang paling menantang dalam pembangunan jembatan darurat.

Jembatan ini memiliki peran penting sebagai penghubung jalur alternatif antara Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe, sekaligus jalur strategis bagi pergerakan logistik.

“Paling sulit adalah di jembatan Teupin Reudeup, daerah Awe Geutah. Itu jembatan yang menghubungkan jalan alternatif antara Bireuen dengan Lhokseumawe,” kata Rudy, dalam wawancara Sinergi Indonesia di YouTube Bakom RI, dikutip Senin (19/1).

Ia menjelaskan, tingkat kesulitan pengerjaan dipengaruhi oleh keterbatasan ruang pemasangan, sehingga proses pembangunan dilakukan dari atas struktur jembatan yang ada. Selain itu, material yang digunakan merupakan material gabungan yang pernah dipakai sebelumnya dan disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga membutuhkan penyesuaian agar tetap kuat dan aman dilewati.

“Jadi, perlu ada beberapa modifikasi dan perlu improvisasi, sehingga jembatan itu tetap kuat dan aman dilewati oleh masyarakat,” ujarnya

Di tengah medan yang berat, kondisi tanah yang masih labil, serta akses menuju lokasi yang belum sepenuhnya pulih, TNI dan instansi terkait tetap bekerja dengan sistem shift 24 jam demi mempercepat pembukaan jalur transportasi warga.

Perbaikan jembatan juga dilakukan secara berkelanjutan karena sejumlah titik tidak dapat dikerjakan paralel. Alhasil, penyelesaian satu jembatan menjadi kunci untuk membuka akses ke titik berikutnya.

Letkol Rudy menegaskan, kemampuan pembangunan jembatan darurat merupakan bagian dari tugas utama Batalyon Zeni Tempur 16 dalam bidang konstruksi.

“Untuk itu, kami maksimalkan personel yang ada untuk dapat bisa maksimal dalam melaksanakan pembuatan jembatan,” paparnya.

Ia menambahkan, pengerjaan di lapangan juga melibatkan bantuan personel dari satuan lain untuk pekerjaan yang membutuhkan tenaga lebih banyak.

“Jadi, dengan arahan dari kami, mereka juga ikut membantu. (Prajurit) infanteri pun bisa membantu dalam proses pembuatan jembatan tersebut,” bebernya. (tr)

  • Penulis: Tata Rusmanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Pembunuhan Di Lubang Buaya Diringkus Polisi

    Tersangka Pembunuhan Di Lubang Buaya Diringkus Polisi

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA JAKTIM| Setelah buron selama lebih kurang 10 hari, akhirnya Pelaku Pembunuhan terhadap Fadila Yuda Hermawan di Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Jakarta Timur pada 14 Juli 2024 lalu, berhasil diringkus Tim Reserse Polsek Cipayung, ditempat persembunyiannya. Pelaku merupakan kakak-beradik, berinisial Riz dan Ram, kedua pelaku ini ditangkap dirumah kontrakan di Jl.  kresek Kelurahan Jatimurni, Kecamatan […]

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin, menegaskan komitmen penanganan secara transparan dan tegas dalam kasus meninggalnya Bripda NS, seorang bintara remaja Polda Kepri yang diduga menjadi korban tindak kekerasan oleh sesama anggota. BATAM, HITV— Peristiwa kekerasan yang hingga mengakibatkan tewasnya  Bripda NS itu, terjadi pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Korban […]

  • PDAM Belitung Imbau Warga Hentikan Pencurian Air, Beri Waktu Satu Bulan untuk Melapor

    PDAM Belitung Imbau Warga Hentikan Pencurian Air, Beri Waktu Satu Bulan untuk Melapor

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung – Direktur Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Belitung, Munandar Motong, menegaskan agar masyarakat tidak melakukan pencurian air PDAM. Penegasan tersebut disampaikan menyusul temuan dugaan praktik pencurian air oleh sejumlah warga di wilayah Tanjungpandan. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku. “Kita meminta agar masyarakat tidak melakukan itu,” […]

  • Dolphin’s Pearl Trial Gamble Totally free Slot Video game

    Dolphin’s Pearl Trial Gamble Totally free Slot Video game

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • 0Komentar

    Articles Dolphin’s Pearl™ Have Dolphin’s Pearl Luxury Slot RTP, Maximum Commission, and you can Volatility When the precisely around three Pearls house to the reels, you’ll score eight Totally free Online game and you will an excellent x2 multiplier. Five Pearls win your a dozen Free Video game and you may an excellent x5 multiplier, […]

  • Miris, Pelabuhan Sebong Terbengkalai: Warga Harus Jemput Penumpang di Tengah Laut

    Miris, Pelabuhan Sebong Terbengkalai: Warga Harus Jemput Penumpang di Tengah Laut

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    Kondisi Pelabuhan Sebong di Desa Sebong, Kabupaten Kepulauan Lingga, kini memprihatinkan. Pelabuhan yang dahulu menjadi salah satu titik penting aktivitas transportasi laut warga itu kini terbengkalai dan tidak lagi dapat difungsikan. LINGGA, HITV— Kerusakan parah pada fasilitas pelabuhan membuat kapal feri tidak dapat bersandar. Pelabuhan tersebut bahkan tidak lagi memiliki pancang atau sembuang untuk tempat […]

  • Pengamat Desak Presiden Prabowo Bubarkan WIKA, Soroti Kerugian dan Temuan BPK

    Pengamat Desak Presiden Prabowo Bubarkan WIKA, Soroti Kerugian dan Temuan BPK

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pengamat kebijakan publik dan anggaran sekaligus sebagai Dewan Pakar MIO Indonesia, Ratama Saragih, SH, MH mendesak Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas terhadap PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA. JAKARTA, HITV —Ratama menegaskan perusahaan pelat merah di sektor konstruksi tersebut, menurutnya sudah tidak lagi layak dipertahankan karena terus mengalami kerugian dan dinilai gagal menunjukkan tata […]

expand_less