Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Batam Sedang Dirampok: Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan oleh Kekuasaan!

  • account_circle Ismail Ratusimbangan
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • print Cetak

Batam tidak sedang mengalami pembangunan. Batam saat ini justru sedang dirampok oleh pelaku kejahatan lingkungan yang dibiarkan oleh kekuasaan!

PULAU kecil ini dihancurkan secara sistematis melalui galian C dan praktik cut and fill ilegal yang berlangsung masif, terang-terangan, dan tanpa rasa takut. Yang lebih mengerikan, kejahatan lingkungan ini tidak terjadi secara sembunyi-sembunyi, melainkan di hadapan pemerintah yang memilih diam.

Kerusakan lingkungan Batam hari ini bukan kecelakaan. Ia adalah hasil pembiaran

KUBANGAN bekas pengerukan pasir menganga di mana-mana, merusak tanah, membunuh ekosistem, dan menciptakan bom waktu bencana. Tanah digerus, ditimbun, dan dipaksa berubah fungsi tanpa kajian lingkungan. Ini bukan pelanggaran administratif biasa—ini adalah kejahatan terhadap keselamatan publik.

Batam adalah pulau kecil dengan daya dukung terbatas. Namun fakta di lapangan menunjukkan seolah-olah pulau ini diperlakukan seperti daratan tak berujung. Ratusan hektar mangrove—benteng terakhir pesisir—dibabat habis demi kepentingan sesaat. Ketika mangrove hilang, abrasi datang. Ketika tanah dipaksa menanggung beban berlebih, longsor dan pergerakan tanah hanya soal waktu.

Siapa yang bertanggung jawab?

Jawabannya jelas: Pemerintah Kota Batam

WALI Kota dan Wakil Wali Kota Batam tidak bisa terus bersembunyi di balik narasi pembangunan dan investasi. Ketika aktivitas ilegal berlangsung lama tanpa penindakan, itu bukan kelalaian—itu adalah pembiaran yang disengaja. Negara hadir untuk investor, tetapi absen untuk lingkungan dan rakyatnya sendiri.

Bukti kegagalan itu nyata. Hujan sebentar saja sudah cukup menenggelamkan kota. Drainase kolaps, tanah tak lagi menyerap air, dan warga menanggung dampaknya. Namun pemerintah tetap diam, seolah bencana kecil hari ini bukan pertanda kehancuran yang lebih besar di masa depan.

Lebih buruk lagi, kekacauan ini diperparah oleh mandeknya pelayanan perizinan di BP Batam. AMDAL, UKL-UPL, dan izin cut and fill tersendat berbulan-bulan. Akibatnya, sebagian pengusaha memilih jalan ilegal. Ironisnya, pekerjaan tanpa izin itu justru dibiarkan berjalan. Hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas.

Jika pekerjaan ilegal bisa berjalan bebas, pertanyaannya bukan lagi “siapa yang melanggar hukum”, tetapi “siapa yang melindungi pelanggaran itu”.

Kerusakan lingkungan Batam sudah berada pada titik darurat. Ini bukan lagi urusan estetika kota atau kepedulian hijau semata. Ini menyangkut keselamatan warga, masa depan generasi berikutnya, dan keberlanjutan pulau ini sebagai tempat hidup.

Batam tidak kekurangan aturan. Batam tidak kekurangan peringatan. Yang hilang adalah keberanian politik untuk menghentikan kejahatan lingkungan.

Jika pemerintah terus membiarkan galian C ilegal, cut and fill tanpa izin, dan pembabatan mangrove, maka setiap banjir, longsor, dan abrasi ke depan adalah tanggung jawab langsung penguasa hari ini.

Diam berarti terlibat. Membiarkan berarti ikut merusak

DAN sejarah akan mencatat: ketika Batam dihancurkan, para pengambil keputusan memilih untuk tidak bertindak.

Batam, 29 Desember 2025

Penulis adalah Ketua DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI, Ketua Umum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri 

  • Penulis: Ismail Ratusimbangan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dua Kontainer Polresta Barelang Mandek Dua Bulan, Ada Apa?

    Kasus Dua Kontainer Polresta Barelang Mandek Dua Bulan, Ada Apa?

    • 0Komentar

    BATAM | HITV – Dua bulan setelah Polresta Barelang menindak dua kontainer berisi barang bekas ilegal, kelanjutan proses hukumnya masih tidak jelas. Barang bukti ada, pemilik barang ada, saksi-saksi sudah diperiksa, tetapi kasus belum juga beranjak ke penetapan tersangka. Ketua Umum Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, mempertanyakan lambannya penanganan kasus itu, Rabu, 10 […]

  • Kapolres Didampingi Para Pejabat Utama dan Personel Polres Karimun Bagikan 500 Paket Takjil Untuk Warga

    Kapolres Didampingi Para Pejabat Utama dan Personel Polres Karimun Bagikan 500 Paket Takjil Untuk Warga

    • 0Komentar

    Sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan mulai pukul 16.45 WIB hingga menjelang azan magrib. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, didampingi para pejabat utama dan personel Polres Karimun. KARIMUN, HITV— Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di depan Markas Komando Polres Karimun di Jalan A. Yani, Kecamatan Karimun, […]

  • Pempek Palembang Windy, Ramah di Kantong, Enak di Lidah!

    Pempek Palembang Windy, Ramah di Kantong, Enak di Lidah!

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM BANJAR | Pempek atau empek empek, merupakan makanan khas Palembang, makanan ini memiliki Varian rasa yang berbeda dengan makanan lainnya seperti bakso, cilok dan lain lain. Ciri khas dari Makanan Pempek ini yaitu pada Kuahnya yang terbuat dari gula aren, yang disebut dengan Cuko. Makanan yang sudah ada sejak abad 16 ini, memiliki variasi […]

  • Pengurus Koperasi di Purwakarta Protes Rekrutmen 30 Ribu Manajer, Desak Prioritas bagi Penggerak Lama

    Pengurus Koperasi di Purwakarta Protes Rekrutmen 30 Ribu Manajer, Desak Prioritas bagi Penggerak Lama

    • 0Komentar

    Rencana pemerintah pusat merekrut sekitar 30 ribu manajer untuk Koperasi Merah Putih menuai penolakan dari pengurus di daerah. Pengurus koperasi di Kabupaten Purwakarta menilai kebijakan tersebut berpotensi mengabaikan peran mereka yang selama ini membangun organisasi dari nol. PURWAKARTA, HITV — Kekecewaan itu mengemuka lantaran para pengurus mengaku telah menjalankan roda koperasi tanpa dukungan gaji maupun fasilitas […]

  • Ratusan Aparat Gabungan Ikuti Apel Siaga Bencana di Kabupaten Purwakarta

    Ratusan Aparat Gabungan Ikuti Apel Siaga Bencana di Kabupaten Purwakarta

    • 0Komentar

      Penulis; Raffa Christ Manulu Editor: Hadi Lempe  Penghujan di bulan akhir ini, yang diprediksikan banyak berdampak pada bencana alam. Satgas Bencana gabungan dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Satgas Bencana lainya, kini mulai mempersiapkan diri dengan memenggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Alam. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Ratusan aparat gabungan dari TNI, […]

  • Kades Panyindangan Gugat 4 Warga dan Media Online Rp 6 Miliar, Tuntut Ganti Rugi atas Tudingan Penyalahgunaan Anggaran!

    Kades Panyindangan Gugat 4 Warga dan Media Online Rp 6 Miliar, Tuntut Ganti Rugi atas Tudingan Penyalahgunaan Anggaran!

    • 0Komentar

    Kantor Pengadilan Negeri Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Kepala Desa (Kades) Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Mengajukan Gugatan Senilai Rp 6 Miliar Terhadap Empat Warga Desa dan Sebuah Portal Media Online di Pengadilan Negeri Purwakarta. Gugatan Tersebut Berkaitan Dengan Tuduhan Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa Yang Dianggap Telah Mencemarkan Nama Baik sang Kades. HITVBERITA.COM | Purwakarta – Menurut Agung, […]

expand_less