Jusuf Kalla Kunjungi Kalimantan Tengah, Lantik Pengurus DMI Wilayah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
- visibility 28
- print Cetak

Jusuf Kalla Kunjungi Kalimantan Tengah, Lantik Pengurus DMI Wilayah. (Dok/Foto/Kisto/Hitv)
Penulis: Kistolani Mangun Jaya
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah, Rabu (12/11/2025). Kedatangan mantan Wakil Presiden RI itu disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di VIP Room Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya.
HITVBERITA.COM | Palangkaraya — Penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan. Jusuf Kalla yang hadir bersama rombongan menerima pengalungan lilis lamiang dan pemasangan sumping sebagai tanda penghormatan adat.
Tarian selamat datang bernuansa Islami turut mengiringi prosesi penyambutan tersebut.
Kunjungan Jusuf Kalla ke Bumi Tambun Bungai kali ini dalam rangka melantik pengurus Dewan Masjid Indonesia Wilayah Kalimantan Tengah masa bakti 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, pada hari yang sama.
Dalam Musyawarah Wilayah DMI Kalteng yang digelar pada 5–6 Juli 2025 lalu, Gubernur Agustiar Sabran terpilih sebagai Ketua Umum DMI Kalimantan Tengah.
Saat itu, Agustiar menyatakan komitmennya untuk menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Membangun umat harus dimulai dari masjid. Di sinilah tempat kita memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus membangun solidaritas sosial,” ujar Agustiar usai acara pelantikan.

Turut hadir dalam penyambutan dan pelantikan tersebut Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalteng H.M. Yusi Abdian, perwakilan Kemenag Kota Palangkaraya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menekankan pentingnya peran masjid sebagai ruang pembinaan dan kemajuan umat.
“Masjid bukan hanya tempat salat, tetapi pusat kegiatan yang menumbuhkan pengetahuan, solidaritas, dan kesejahteraan masyarakat. Bila masjid hidup, maka kehidupan umat pun akan tumbuh baik,” ujarnya. (/*/*/)
Editor: AYS
Sumber Berita: HITV Kalteng
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar