Kasus Tabrak Lari Mandek, Keluarga Korban Pertanyakan Profesionalisme Polisi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
- visibility 50
- print Cetak

Diduga Amat sebagai pelaku tabrak lari yang telah menewaskan Jun Hong atau yang kerap di sapa Ibuk Ami. (foto/Ruslan/Hitv)
Penulis: Ruslan LGA
Hampir setahun berlalu sejak peristiwa tabrak lari yang melibatkan seorang pengendara bernama Amat, namun proses penyidikan kasus itu tak kunjung menunjukkan perkembangan berarti.
HITVBERITA.COM | Lingga — Keluarga korban pun mulai mempertanyakan keseriusan dan profesionalisme aparat kepolisian dalam menuntaskan perkara tersebut.
“Kami tidak melihat ada kemajuan berarti. Padahal seharusnya proses hukum bisa berjalan transparan dan akuntabel,” ujar salah satu anggota keluarga korban, Rabu (3/9/2025). Mereka bahkan menduga ada unsur kesengajaan dalam lambannya penanganan kasus itu.
Kasus tabrak lari kerap menjadi tantangan dalam proses penegakan hukum. Selain sulitnya mengidentifikasi pelaku, pembuktian unsur pidana pun sering kali berbelit. Namun, keluarga korban mendesak agar aparat lebih terbuka dalam menyampaikan perkembangan penyidikan yang ditangani Unit Lantas Polres Lingga.
Keluarga korban menyatakan tidak menutup kemungkinan akan membawa persoalan ini ke lembaga pengawas eksternal, seperti Komisi Yudisial maupun Ombudsman, jika penanganan tetap berlarut tanpa kejelasan.
Publik, kata mereka, berhak memperoleh kepastian bahwa proses hukum berjalan sesuai prinsip keadilan. “Kami hanya menuntut transparansi dan keadilan bagi anak kami yang menjadi korban,” tegas keluarga. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar