Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Kelanjutan Kasus Dua Kontainer Ball Pres di Polresta Barelang Masih Menggantung!

  • account_circle Tata Rusmanto
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • print Cetak

Dua bulan berlalu sejak Polresta Barelang melakukan penindakan terhadap dua kontainer berisi ball pres (pakaian bekas impor), proses hukum atas kasus tersebut hingga berita ini dinaikan belum juga menunjukkan perkembangan berarti.

BATAM | HITV — Atas proses penyidikan kasus ball press yang dinilai berlarut itu, telah memunculkan tanda tanya besar dari publik, termasuk dari Ketua Umum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan.

“Pemilik barang ada, barang bukti ada, dan sejumlah pihak sudah diperiksa. Lantas apa lagi yang membuat proses ini jalan ditempat ?” ujar Ismail kepada sejumlah media, Kamis (11/12/2025).

Tahapan Penyelidikan dan Aroma Kepentingan

Polresta Barelang dikabarkan telah menjalankan prosedur penyelidikan, mulai dari memanggil saksi-saksi dari perusahaan terkait hingga pihak Bea dan Cukai Batam, yang kemudian dilanjutkan dengan gelar perkara. Namun, menurut Ismail, justru pada tahap inilah muncul indikasi adanya tarik-menarik kepentingan.

“Terlihat ada dorongan agar penanganan kasus dialihkan ke Bea Cukai. Padahal, sesuai ketentuan, polisi adalah penyidik utama, sedangkan Bea Cukai merupakan penyidik pegawai negeri sipil,” katanya.

Ismail menegaskan, siapapun yang menangani kasus tersebut sejatinya tidak menjadi soal, selama proses hukum berjalan objektif.

“Yang pasti, barang itu adalah barang bekas, dan ketentuannya jelas: tidak boleh masuk ke Indonesia. Ada unsur pidananya,” tuturnya.

Indikasi Pelanggaran Hukum

Ismail memaparkan sedikitnya dua dugaan pelanggaran yang perlu dicermati:

1. Pelanggaran Undang-Undang Kepabeanan, karena barang bekas dilarang masuk.

2. Dugaan penggunaan dokumen palsu, jika barang itu masuk melalui jalur hijau. “Jika manifes tidak sesuai dengan barang yang sebenarnya, itu mengarah pada pasal 263 KUHP,” ujarnya.

Pertanyaan Publik atas Gembok Bea Cukai

Salah satu hal yang memicu kejanggalan adalah keberadaan gembok dari Bea Cukai Batam pada kontainer tersebut. Bea Cukai mengklaim barang itu masih berstatus “tengahan”.

Namun publik sulit menerima penjelasan tersebut karena barang itu sudah berada di luar pengawasan dan ditinggalkan di suatu lokasi ketika ditemukan polisi.

 

“Bagaimana mungkin barang yang disebut ‘tengahan’ bisa lepas dari pengawasan? Apakah kinerja Bea Cukai sedemikian lemahnya?” kritik Ismail.

Desakan Penetapan Tersangka

Melihat sejumlah indikasi tersebut, Ismail mendesak aparat penegak hukum segera menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka dan melakukan penahanan. Ia juga meminta Menteri Keuangan RI untuk memberikan atensi terhadap proses hukum kasus ini.

“Penyelundupan merupakan salah satu prioritas dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Siapapun yang tidak menjalankannya sama saja tidak loyal,” tegasnya.

Ismail berpesan agar kepolisian maupun Bea Cukai benar-benar memahami dan menjalankan agenda pemberantasan penyelundupan tersebut.

“Masyarakat menunggu kepastian hukum. Jangan biarkan kasus ini terus mengendap,” ujarnya. (/*/*/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber Berita: HITV Kepri

  • Penulis: Tata Rusmanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sei Temiang Terdesak Klaim Lahan: Janji Relokasi BP Batam Dipertanyakan

    Warga Sei Temiang Terdesak Klaim Lahan: Janji Relokasi BP Batam Dipertanyakan

    • 0Komentar

    Penulis: Ismail Ratusimbangan Keresahan warga Sei Temiang memuncak. Lahan pertanian dan perikanan yang mereka kelola lebih dari dua dekade yakni hasil relokasi resmi BP Batam—kini diklaim milik perusahaan dan terancam dialihkan menjadi kawasan properti. HITVBERITA.COM | Batam — Di tengah ketidakpastian status lahan tersebut, warga pun merasa dikorbankan dan menuding BP Batam mengingkari komitmen yang […]

  • Munjirin Dorong Wisata Religi Jakarta Timur Kian Dikenal dan Diminati

    Munjirin Dorong Wisata Religi Jakarta Timur Kian Dikenal dan Diminati

    • 0Komentar

    Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, melepas peserta kegiatan Pengenalan Destinasi Wisata Religi 2026 di Lobi Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (3/3/2026). JAKARTA TIMUR, HITV— Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk mengangkat potensi wisata religi sebagai destinasi edukatif dan bernilai sejarah. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan yang […]

  • Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Pemudi Persis Gelar “Ramadhan Mewangi” di Cikajang

    Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Pemudi Persis Gelar “Ramadhan Mewangi” di Cikajang

    • 0Komentar

    Dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Pimpinan Cabang Pemudi Persis Kecamatan Cikajang Menggelar Kegiatan “Ramadhan Mewangi” di Masjid Besar Jihadul Hidayah, Rabu (2/3/2025). HITVBERITA.COM | GARUT – Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Pimpinan Cabang Pemudi Persis, serta narasumber dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah dan Pimpinan Cabang […]

  • Terobosan Polda Jateng Peduli CTEV, Gandeng Muhammadiyah Berikan Penanganan Gratis bagi Anak

    Terobosan Polda Jateng Peduli CTEV, Gandeng Muhammadiyah Berikan Penanganan Gratis bagi Anak

    • 0Komentar

    Kepedulian terhadap kesehatan anak diwujudkan Polda Jawa Tengah melalui terobosan Program Polda Jateng Peduli Congenital Talipes Equinovarus (CTEV). JATENG, HITV — Program Polda Jateng Peduli CTEV adalah sebuah gerakan sosial yang dirancang untuk menemukan secara dini anak-anak dengan kelainan kaki bawaan lahir sekaligus memastikan mereka memperoleh pemeriksaan dan penanganan secara gratis. Program ini dilaksanakan melalui […]

  • Acara Kick-Off ICAF 2024, Ditandai Dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara KJRI Frankfurt dan Merpati e.V

    Acara Kick-Off ICAF 2024, Ditandai Dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara KJRI Frankfurt dan Merpati e.V

    • 0Komentar

    HiTvBerita.Com – Frankfurt | KJR Frankfurt bekerja sama dengan Merah Putih Sejati (Merpati) e.V selenggarakan Kick-Off Indonesia Culture and Arts Festival (ICAF) 2024, di Wisma Indonesia Frankfurt pada 27 Juli 2024. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka menggaungkan ICAF yang rencananya akan digelar di Gedung Titus Forum, Nordwestzentrum, Frankfurt pada tanggal 9-11 Agustus 2024 nanti. ICAF merupakan […]

  • Maulid Nabi di Lingga: Seruan Nilai Qur’ani, Penguatan Moral, dan Doa untuk Bangsa

    Maulid Nabi di Lingga: Seruan Nilai Qur’ani, Penguatan Moral, dan Doa untuk Bangsa

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Lingga, Sabtu (6/9/2025), berlangsung khidmat. Polsek Daik Lingga bersama Pemkab, YPKL, dan MTs Aqidatunnajin menggelar zikir serta doa bersama bertema “Menjemput Keberkahan dan Keselamatan Bangsa.” HITVBERITA.COM | Lingga – Ratusan peserta dari kalangan tokoh agama, pelajar, dan perwakilan lembaga pendidikan hadir memenuhi aula. Kegiatan […]

expand_less