Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, 2 Narapidana Terorisme Lapas Batang Ucapkan Ikrar Setia NKRI
- account_circle Redaksi
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang pada hari ini, Kamis (23/07). Lapas Kelas IIB Batang menggelar prosesi pengambilan sumpah dan Pengucapan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bagi 2 (dua) orang narapidana tindak pidana terorisme (napiter) berinisial N dan S.
Batang||HITV- Kegiatan strategis ini dihadiri oleh perwakilan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, yaitu Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Narapidana, Hasan Barsi, jajaran Forkopimda Kabupaten Batang, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Eks Karesidenan Pekalongan yang hadir sebagai saksi. Turut hadir pula perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Densus 88 Anti Terror Polri, Bapas Kelas II Pekalongan, serta Rohaniwan dari Kementerian Agama Kabupaten Batang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh rohaniwan serta Laporan Kegiatan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan.
Memasuki acara pokok, kedua warga binaan (napiter inisial N dan S) mengikrarkan sumpah setia kepada NKRI. Prosesi berlanjut dengan penghormatan dan penciuman bendera Merah Putih, penandatanganan berkas dokumen ikrar oleh napiter, serta penandatanganan oleh para saksi (perwakilan BNPT, Densus 88 AT, PK Bapas, dan disahkan oleh Kalapas Batang). Kedua warga binaan kemudian memimpin pembacaan Pancasila dan menyerukan yel-yel “NKRI Harga Mati!” dengan penuh semangat.
Dalam sambutannya mewakili Kakanwil Ditjenpas Jateng, Hasan Barsi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pembinaan yang berhasil dilaksanakan di Lapas Batang hingga mampu mengembalikan para warga binaan ke pangkuan NKRI.
“Ikrar setia ini merupakan bentuk kesadaran murni dan komitmen untuk kembali menjadi warga negara yang baik. Harapannya, semangat mencintai tanah air ini terus dijaga dan menjadi awal baru yang positif bagi kehidupan mereka ke depan,” ungkap Hasan Barsi.
Usai prosesi pengucapan ikrar, Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kesadaran dan kebesaran hati kedua warga binaannya.
“Hari ini menjadi momen bersejarah dan kebanggaan bagi kami di Lapas Batang. Proses pembinaan kepribadian dan wawasan kebangsaan yang intensif akhirnya membuahkan hasil manis. Kami berharap komitmen yang diucapkan hari ini dihayati sungguh-sungguh, dan kami siap terus mengawal proses reintegrasi mereka hingga kembali ke masyarakat,” ujar Nurhamdan.
Ungkapan rasa haru dan lega juga disampaikan oleh salah satu warga binaan berinisial N yang baru saja mengikrarkan diri.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh jajaran petugas Lapas Batang yang telah membimbing kami dengan penuh kemanusiaan tanpa diskriminasi. Ikrar ini lahir dari lubuk hati saya yang paling dalam tanpa ada paksaan dari pihak mana pun. Saya menyesali pemahaman saya di masa lalu dan berjanji akan menjadi warga negara Indonesia yang setia, taat hukum, serta berguna bagi masyarakat,” tutur N dengan penuh haru.
Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri, penutupan resmi, serta sesi foto bersama dan ramah tamah seluruh jajaran pimpinan beserta tamu undangan. Seluruh acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. (hl)
- Penulis: Redaksi





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.