Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Tokoh Akademis Kalteng Prof Dr Andrie Embang: Sesuai UU, Polri Tetap di Bawah Presiden

  • account_circle Royke Jhony Piay
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

Akademisi Kalimantan Tengah Prof Dr Andrie Elia Embang menyatakan dukungannya terhadap putusan yang menegaskan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden, karena dinilai sesuai dengan ketentuan undang-undang dan penting untuk menjaga independensi serta profesionalisme Polri.

PALANGKA RAYA | HITV – Akademisi Kalimantan Tengah Prof Dr Andrie Elia Embang menyatakan dukungannya terhadap putusan yang menetapkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden dan tidak berada dalam struktur kementerian.

Menurut Prof Andrie, kebijakan tersebut sudah tepat dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Secara hukum, posisi Polri memang berada langsung di bawah Presiden. Ini sudah diatur jelas dalam undang-undang,” ujarnya.

Akademisi yang juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Palangka Raya itu menilai, penempatan Polri di bawah Presiden bertujuan menjaga independensi dan profesionalisme lembaga kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

Ia menyebutkan, apabila Polri ditempatkan di bawah kementerian, justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan.

“Polri memiliki fungsi strategis dalam penegakan hukum dan menjaga keamanan, sehingga harus berada pada posisi yang jelas,” kata Andrie, Selasa (27/1/2026).

Sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengatur peran, fungsi, dan wewenang Polri sebagai alat negara yang profesional untuk menjaga keamanan dalam negeri, menegakkan hukum, serta melindungi dan melayani masyarakat. Polri bertanggung jawab langsung kepada Presiden, bertindak profesional dengan menjunjung HAM.

Dengan tetap berada langsung di bawah Presiden, Prof Andrie berharap Polri dapat bekerja lebih fokus, efektif, dan tidak terpengaruh kepentingan sektoral.

“Yang terpenting adalah Polri tetap menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan berpegang pada amanat undang-undang demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (tr)

  • Penulis: Royke Jhony Piay

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Perluasan Akses Pasar Eropa dan Dunia, Perusahaan Alkes Indonesia Tampil di MEDICA Jerman di antara Perusahaan Ternama Dunia

    Dorong Perluasan Akses Pasar Eropa dan Dunia, Perusahaan Alkes Indonesia Tampil di MEDICA Jerman di antara Perusahaan Ternama Dunia

    • 0Komentar

    Pewarta: Arief Imanuwarta HITVberita.COM | DUSSELDORF – Indonesia kembali berpartisipasi dalam pameran alat kesehatan MEDICA 2024, salah satu pameran alat kesehatan terbesar di dunia, yang diselenggarakan secara luring pada 11-14 November 2024 di Düsseldorf, Jerman. Pameran alat kesehatan kaliber internasional ini diikuti lebih dari 6.000 perusahaan multinasional yang menawarkan lebih dari 20.000 jenis produk alat […]

  • Pertamina Tinjau SPBU KM 57 dan Fasilitas Balongan

    Pertamina Tinjau SPBU KM 57 dan Fasilitas Balongan

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat meninjau SPBU KM 57 dan sejumlah fasilitas di Balongan, Kamis (21/8/2025). Kunjungan ini untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar sekaligus mengecek kesiapan sarana dan prasarana penyaluran di wilayah tersebut. HITVBERITA.COM | Jakarta – Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Freddy Anwar, […]

  • Satreskrim Polres Karimun Tangkap Pelaku Jambret, Terungkap Pernah Beraksi di Lima Lokasi

    Satreskrim Polres Karimun Tangkap Pelaku Jambret, Terungkap Pernah Beraksi di Lima Lokasi

    • 0Komentar

    Penulis: M. Saipul Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Karimun menangkap seorang pria berinisial RDP (23), warga Kelurahan Tanjung Balai Kota, yang diduga kuat terlibat kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Kabupaten Karimun. Pelaku diringkus saat tengah bekerja, Jumat (25/8/2025), setelah polisi melacak telepon genggam milik korban yang dirampasnya. HITVBERITA.COM | Karimun –Wakapolres Karimun […]

  • Pengadaan Papan Tulis Pintar Senilai Rp 500 Milyar di Kalteng Disorot Publik, Dugaan Penyimpangan Pun Muncul!

    Pengadaan Papan Tulis Pintar Senilai Rp 500 Milyar di Kalteng Disorot Publik, Dugaan Penyimpangan Pun Muncul!

    • 0Komentar

    Reporter: Royke Jhoni Piay   Program pengadaan papan tulis pintar senilai Rp500 miliar di Kalimantan Tengah menuai sorotan. Proyek yang digagas Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah untuk periode 2024 hingga 2025 itu dinilai sarat masalah, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan.   HITVBERITA.COM | Palangka Raya —Pengadaan ini merupakan bagian dari […]

  • Sudah Saatnya Seluruh Kepala Daerah Bersatu Meringankan Beban Banjir di Sumatra

    Sudah Saatnya Seluruh Kepala Daerah Bersatu Meringankan Beban Banjir di Sumatra

    • 0Komentar

    Oleh: Ismail Ratusimbangan BENCANA banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bukan hanya peristiwa alam biasa. Ia adalah pengingat keras bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan tetap berada dalam satu ikatan nasib. Ketika sebagian wilayah kita tenggelam oleh hujan ekstrem, rumah-rumah hanyut, fasilitas umum rusak, dan ribuan warga terpaksa mengungsi, maka sejatinya seluruh daerah […]

  • Hakordia 2025, Rawing Rambang: Perkuat Pencegahan untuk Tutup Celah Korupsi

    Hakordia 2025, Rawing Rambang: Perkuat Pencegahan untuk Tutup Celah Korupsi

    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA | HITV – Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 9 Desember 2025 menjadi momentum bagi Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah, untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Tokoh masyarakat Kalteng, Dr. Ir. Rawing Rambang, menegaskan bahwa integritas aparatur dan kepatuhan terhadap aturan merupakan kunci utama menutup celah praktik korupsi. Rawing Rambang menilai kerja aparat penegak […]

expand_less