Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Nobar Film Dokumenter “Pesta Babi”, DPLN PDI Perjuangan Galang Solidaritas untuk Masyarakat Adat Papua

  • account_circle Arief Imanuawarta
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

Suasana hening menyelimuti ruang pemutaran ketika film dokumenter Pesta Babi diputar dalam kegiatan nonton bareng yang digelar Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) PDI Perjuangan bersama para simpatisan.

FRANKFURT, HITV— Seluruh peserta tampak mengikuti setiap adegan dengan penuh perhatian, larut dalam kisah kehidupan masyarakat adat Papua yang terekam dalam film tersebut.

Dokumenter itu tidak sekadar menampilkan tradisi budaya, melainkan juga merekam pergulatan hidup masyarakat asli Papua dari rumpun Melanesia yang selama ribuan tahun hidup berdampingan dengan alam di wilayah perbatasan Papua dan Papua Nugini.

Melalui narasi yang kuat, film ini menggambarkan bagaimana perubahan besar yang terjadi dalam waktu singkat telah mengubah kehidupan mereka secara drastis. (Dok/Foto/AI)

Pesan utama yang mengemuka dari film tersebut adalah bahwa Papua bukanlah tanah kosong.

Di atas tanah itu tumbuh peradaban yang telah berlangsung selama berabad-abad, lengkap dengan tradisi, sistem sosial, hubungan spiritual dengan alam, serta keanekaragaman hayati yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat adat.

Salah satu tradisi yang diangkat dalam film adalah Pesta Babi, sebuah ritual adat yang memiliki makna sosial, budaya, sekaligus ekonomi bagi masyarakat Papua. Tradisi ini tidak lahir secara instan. Persiapannya bahkan dapat berlangsung selama puluhan tahun.

Babi-babi yang akan digunakan dalam pesta dipelihara sejak kecil, kemudian dilepaskan ke kawasan hutan yang menjadi wilayah adat masing-masing suku.

Pada waktu yang telah ditentukan, masyarakat berburu babi-babi tersebut di wilayah perburuan tradisional mereka untuk kemudian diolah dan disantap bersama dalam perayaan adat yang diwariskan turun-temurun selama ribuan tahun.

Namun, dokumenter tersebut juga menyoroti perubahan besar yang terjadi akibat pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di sektor pangan dan energi.

Menurut narasi film, ekspansi berbagai proyek pembangunan telah berdampak pada hilangnya sebagian wilayah adat yang selama ini menjadi ruang hidup masyarakat setempat.

Akibat perubahan tersebut, masyarakat adat kehilangan akses terhadap tanah leluhur, kawasan berburu, serta sumber penghidupan yang selama berabad-abad menopang kehidupan mereka.

Film itu juga menggambarkan adanya gelombang perpindahan penduduk yang menyebabkan sebagian warga memilih mengungsi hingga ke wilayah Papua Nugini.

Bagi peserta nobar, dokumenter Pesta Babi menghadirkan perspektif yang lebih dekat mengenai konsekuensi sosial dan kemanusiaan yang dialami masyarakat adat di tengah arus pembangunan. (Dok/Foto/AI)

Tidak sedikit peserta yang mengaku tersentuh setelah menyaksikan bagaimana sebuah komunitas yang telah hidup turun-temurun di suatu wilayah harus menghadapi perubahan yang begitu cepat.

Sebagai bentuk solidaritas, DPLN PDI Perjuangan bersama para simpatisan yang hadir dalam kegiatan tersebut turut menggalang dana kemanusiaan. Dana yang terkumpul direncanakan akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak dan menjadi korban dari perubahan sosial yang digambarkan dalam film dokumenter tersebut.

Kegiatan nobar itu pada akhirnya tidak hanya menjadi ruang apresiasi terhadap karya dokumenter, tetapi juga menjadi momentum refleksi mengenai pentingnya menempatkan masyarakat adat sebagai bagian yang tak terpisahkan dari setiap proses pembangunan.

Sebab, di balik berbagai agenda pembangunan nasional, terdapat kehidupan, sejarah, dan hak-hak masyarakat yang telah lebih dahulu tumbuh dan mengakar di tanah Papua. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Frankfurt

  • Penulis: Arief Imanuawarta

Rekomendasi Untuk Anda

  • O2SN Belitung 2025 Resmi Dibuka, Dorong Sportivitas dan Pembinaan Atlet Muda

    O2SN Belitung 2025 Resmi Dibuka, Dorong Sportivitas dan Pembinaan Atlet Muda

    • 0Komentar

      Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Belitung Tahun 2025 resmi dibuka pada Selasa (3/6/2025) pagi di Gedung Olahraga (GOR) Jalan A. Yani, Kelurahan Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan. Kegiatan yang diikuti ratusan pelajar jenjang SD dan SMP ini diharapkan menjadi ajang pembinaan bakat serta pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga. Reporter: ISWANDI HITVBERITA.COM | Tanjungpandan […]

  • Resahkan Warga, Dua Pelaku Curanmor di Purwakarta Diringkus Polisi

    Resahkan Warga, Dua Pelaku Curanmor di Purwakarta Diringkus Polisi

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor). Curanmor tersebut terjadi, pada Jumat, 24 Februari 2024 lalu di Rumah kontrakan yang ada di Kampung Cibuntu, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah melalui Kasat Reskrim, AKP M Arwin […]

  • Sembilan Siswa SDN Rawalele Alami Mual dan Muntah, Diduga Keracunan Makanan MBG

    Sembilan Siswa SDN Rawalele Alami Mual dan Muntah, Diduga Keracunan Makanan MBG

    • 0Komentar

    Penulis: Mangasih Saor Marulitua Sipahutar Kasus keracunan siswa usai mengonsumsi makanan program makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, sebanyak sembilan siswa SDN Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG, pada Kamis (25/9/2025). HITVBERITA.COM | Subang – Para siswa mengalami gejala mual dan muntah saat sedang belajar, […]

  • Kejari Indragiri Hilir Sosialisasikan Program Jaga Desa di Tanah Merah

    Kejari Indragiri Hilir Sosialisasikan Program Jaga Desa di Tanah Merah

    • 0Komentar

    Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir menggelar sosialisasi penyuluhan hukum dan penguatan Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) di Aula Kantor Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kamis (11/6/2026). INHIL | HITV – Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tanah Merah, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, Kepala Desa Tanah Merah beserta perangkat desa, serta berbagai […]

  • Pantauan Arus Mudik Jalur Selatan Banyumas Surabaya Padat Merayap

    Pantauan Arus Mudik Jalur Selatan Banyumas Surabaya Padat Merayap

    • 1Komentar

    Arus mudik di jalur selatan : Banyumas menuju Yogyakarta dan Jawa Timur mulai padat. Kepadatan terjadi di perempatan Buntu, Kemranjen, yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah. HITVBerita.com | Banyumas – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, arus kendaraan di jalur selatan Banyumas menuju Yogyakarta dan Jawa Timur mulai mengalami peningkatan volume kendaraan. […]

expand_less