Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemendagri Perkuat Baznas dengan Dukungan Kelembagaan dan Data Kependudukan

Kemendagri Perkuat Baznas dengan Dukungan Kelembagaan dan Data Kependudukan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

HITVBerita.Com|Balikpapan – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya memperkuat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan dukungan kelembagaan dan data kependudukan. Hal ini ditekankan Mendagri saat menjadi keynote speaker pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2024 yang digelar secara hybrid dari Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024).

“Dari Kementerian Dalam Negeri, kami setidaknya ada tiga hal yang kami kerjakan untuk membantu Baznas. Yang pertama, memperkuat kelembagaan. Kelembagaan [Baznas] yang sudah ada saya kira di 34 provinsi,” katanya.

Tak hanya di tingkat provinsi, Mendagri menyampaikan hampir di 514 kabupaten/kota juga sudah memiliki Baznas. Namun dari jumlah tersebut, ada yang memiliki kinerja maksimal tapi ada pula yang belum. Menurutnya, maksimal tidaknya kinerja bergantung pada kerja tim yang mengorganisasi di daerah masing-masing. Hal lainnya berkaitan dengan kepedulian dari kepala daerah terhadap Baznas, terutama di daerah-daerah yang Baznasnya masih belum berjalan dengan baik.

“Oleh karena itu kita sudah mengeluarkan sejumlah Surat Edaran, bahkan Zoom Meeting dengan seluruh kepala daerah, supaya yang Baznasnya masih tertatih-tatih itu dibantu. Dan kita sudah mengeluarkan Surat Edaran juga, membantunya dapat melalui mekanisme hibah,” terangnya.

Secara eksplisit, hibah tersebut bisa dalam bentuk bantuan sarana prasarana atau dana operasional bagi Baznas yang belum berjalan optimal. Dalam reviu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kemendagri juga menyampaikan terkait alokasi hibah kepada Baznas. Untuk efektivitasnya, Mendagri juga meminta laporan dari gubernur dan bupati/wali kota tentang perkembangan Baznas di daerahnya masing-masing tiga bulan sekali.

“Saya dalam konteks hubungan daerah yang perlu didukung, saya sangat mengharapkan feedback dari Baznas. Mohon kami diberikan data daerah-daerah mana saja yang Baznasnya masih tertatih-tatih tadi, sehingga perlu diberikan bantuan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Pekerjaan kedua yang dilakukan Kemendagri untuk penguatan Baznas yaitu memperkuat kelembagaan dengan memperluas jaringan. Mendagri mengungkapkan, caranya dengan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam hal ini, sudah ada daerah-daerah yang melakukan, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten, meskipun banyak juga yang belum membentuk UPZ.

“Padahal saya sudah mengeluarkan Surat Edaran, instruksi untuk dibuat UPZ di semua OPD, bahkan sampai di tingkat desa,” tambahnya.

Mendagri juga meminta masukan dari Baznas terkait UPZ yang ada di OPD, sehingga Kemendagri bisa menginformasikan kepada Pemda atau kepala daerah yang bersangkutan. Ketika ada yang belum membentuk Baznas, pihaknya bisa menindaklanjutinya dengan berbagai instrumen, seperti memberi teguran lisan.

“Ada banyak instrumen, saya juga bisa koordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk DAU (Dana Alokasi Umum) dikurangi, Dana Alokasi Khususnya untuk bidang tertentu bisa dikurangi sebagai punishment, banyak instrumen sebetulnya,” ujarnya.

Dukungan lain yang diberikan oleh Kemendagri, yaitu pemanfaatan data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), sehingga bisa diketahui berapa jumlah umat Islam yang ada di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa termasuk data usia dan pekerjaan. Ini akan bermanfaat untuk menentukan Baznas di daerah mana yang perlu dioptimalkan. Termasuk data-data masyarakat yang perlu mendapatkan bantuan sehingga bisa tepat sasaran.

Penguatan Baznas ketiga, yaitu dukungan dari Kemendagri dalam kerja sama untuk pemanfaatan zakat. Mendagri tak henti-hentinya menyampaikan kepada kepala daerah, terutama di daerah yang mengalami kesulitan fiskal yang ditandai dengan kecilnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar mencari sumber pendapatan lain untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya mendorong kepala daerah untuk merangkul badan zakat, dalam rangka membantu mengembangkan laju pembangunan dan mengentaskan kemiskinan.

Sumber : Puspen Kemendagri

(HI/Nrtwork) 

hitvberita.com

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sat Samapta Polres Karimun Patroli Siaga Bencana dan Pemantauan Lokasi Rawan Banjir

    Sat Samapta Polres Karimun Patroli Siaga Bencana dan Pemantauan Lokasi Rawan Banjir

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle M. Saipul
    • visibility 26
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Karimun – Satuan Samapta Polres Karimun melaksanakan patroli siaga bencana untuk mengantisipasi potensi banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Karimun. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (25/11/2025) sejak pukul 06.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan, yakni Jl. Pelipit, Jl. Teuku Umar, dan Jl. Jenderal Sudirman. Patroli […]

  • Bupati Belitung Resmikan Gedung Reskrim dan Tahti Polres Belitung

    Bupati Belitung Resmikan Gedung Reskrim dan Tahti Polres Belitung

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung – Sebagai wujud sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Kepolisian, Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos meresmikan Gedung Kantor Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) dan Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Belitung, Rabu (31/12/2025) pukul 10.00 WIB, bertempat di lingkungan Polres Belitung. Peresmian tersebut turut dihadiri Kapolres Belitung AKBP Sarwo […]

  • Aliansi Ormas Bekasi Dukung Pemerintah Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

    Aliansi Ormas Bekasi Dukung Pemerintah Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, HM Zaenal Abidin saat sampaikan pidatonya di podium. (Dok/Foto/Raffa) Aliansi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bekasi menyatakan komitmennya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan iklim investasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Bekasi. Dukungan tersebut dideklarasikan dalam kegiatan Halalbihalal dan peringatan Hari Kartini yang digelar di Rumah Makan Warna Warni, Tambun […]

  • Aktivitas Galian Tanah di Setajam Diduga Tak Berizin, Libatkan Pengusaha Dealer Motor

    Aktivitas Galian Tanah di Setajam Diduga Tak Berizin, Libatkan Pengusaha Dealer Motor

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Ruslan
    • visibility 181
    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Seorang pengusaha dealer motor Yamaha bernama Aseng diduga terlibat dalam kegiatan pengangkutan tanah tanpa izin dan tanpa memenuhi kewajiban pajak daerah di kawasan Setajam, sekitar PLTD Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa di lokasi tersebut telah dilakukan aktivitas penggalian tanah menggunakan alat berat. Namun, hingga berita ini diturunkan, […]

  • Kampanye di Purwakarta, Ahmad Syaikhu: Wujudkan Pemerataan Kesehatan, Tingkatkan Status Puskesmas di Jabar

    Kampanye di Purwakarta, Ahmad Syaikhu: Wujudkan Pemerataan Kesehatan, Tingkatkan Status Puskesmas di Jabar

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta – Sebanyak 17 program prioritas dicanangkan oleh Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, nomor urut 3 Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie (ASIH), salah satunya adalah peningkatan layanan kesehatan yang berkeadilan. Ahmad Syaikhu mengatakan, salah satu upaya dalam pelayanan kesehatan, yaitu dengan meningkatkan status sejumlah puskesmas di Jawa Barat menjadi rumah sakit tipe D. […]

  • Presiden Joko Widodo Menjadi Inspektur Upacara HUT TNI Ke 79 Tahun 2024.

    Presiden Joko Widodo Menjadi Inspektur Upacara HUT TNI Ke 79 Tahun 2024.

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Jakarta – Puncak Peringatan HUT Ke 79 Tentara Nasional Indonesia, dilaksanakan hari ini 5 Oktober 2024, bertempat di Silang Monas Jakarta. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo, yang didampingi oleh Presiden Terpilih Jendral (Purn) Prabowo Subianto. Hadir dalam Kesempatan tersebut, Iriana Joko Widodo, Wapres Ma’ruf Amin dan Hj Wuri Ma’ruf Amin, […]

expand_less