Menkomdigi: Pidato Presiden di Forum PBB Sikap Berani Indonesia di Panggung Dunia
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
- visibility 29
- print Cetak

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan pidato Presiden Prabowo sebagai salah satu pernyataan berani Indonesia di panggung dunia. (Foto/Istimewa)
Penulis: Muhamad Adriyanto E Rumbou
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Selasa (23/09/2025), sebagai salah satu pernyataan berani Indonesia di panggung dunia.
HITVBERITA.COM | Jakarta – Dalam pidatonya, Presiden menegaskan kesiapan Indonesia mengirim 20.000 pasukan perdamaian ke Gaza maupun wilayah konflik lain bila diputuskan PBB.
“Presiden ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya bicara soal perdamaian. Kita siap ikut menanggung beban itu dengan prajurit kita, bahkan dengan dukungan dana. Pesan ini kuat sekali, Indonesia tidak akan diam,” kata Meutya di Jakarta, pada Rabu (24/9/2025).
Menurut Meutya, sikap tersebut lahir dari pengalaman panjang bangsa Indonesia yang pernah merasakan pahitnya penjajahan dan ketidakadilan.
“Karena itu ketika Presiden mengatakan ‘kekuasaan tidak bisa menjadi kebenaran, kebenaranlah yang harus menjadi kebenaran’, dunia patut mendengarnya,” ujarnya.
Langkah Presiden Prabowo, lanjut Meutya, juga menegaskan bahwa negara berkembang seperti Indonesia bisa mengambil peran penting di kancah global.
“Indonesia tidak menunggu. Kita menawarkan solusi. Kita ingin menjadi bangsa yang memberi harapan, bukan hanya untuk Palestina, tapi untuk kemanusiaan,” ucapnya.
Meutya menegaskan, pernyataan Presiden Prabowo soal Palestina juga meneguhkan posisi Indonesia dalam mendukung solusi dua negara. Palestina yang merdeka berdampingan dengan Israel yang aman.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar