Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Miris !!! Jembatan Tembana Atau Jembatan Luk Ulo, Warisan Peninggalan Masa Penjajahan Belanda Kondisinya Memprihatinkan

Miris !!! Jembatan Tembana Atau Jembatan Luk Ulo, Warisan Peninggalan Masa Penjajahan Belanda Kondisinya Memprihatinkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
  • visibility 38
  • print Cetak

HITVBrita.Com | Kebumen – Jembatan Tembana yang biasa disebut dengan Jembatan Luk Ulo, adalah salah satu jembatan warisan peninggalan masa penjajahan Belanda.

Jembatan yang menghubungkan Desa Pejagoan dan Desa Tembana, dengan panjang kurang lebih 170 meter dan lebar kurang lebih 9 meter. Jembatan tersebut sangat ironis nasibnya tidak terurus dan terkesan diabaikan. 

Awam, salah seorang warga sekitar lokasi jembatan Luk Ulo menuturkan pada awak media, jembatan Tembana atau Jembatan Luk ulo adalah saksi bisu perjuangan masyarakat Kebumen dan warisan peninggalan masa penjajahan Belanda.

Jembatan Tembana atau Jembatan Luk Ulo, jembatan peninggalan masa penjajahan di Desa Pejagoan Kabupaten Kebumen. (dok*red)

“Ini jembatan warisan peninggalan jaman penjajahan Belanda, tapi sangat di sayangkan, sebentar lagi kan moment kemerdekaan Republik Indonesia yang ke -79, tapi jembatan tersebut sampai sekarang belum ada perawatan dan terkesan dibiarkan atau diabaikan”Ucap Awam. Kamis ( 8/08/2024).

Baca juga : Kerjasama Dengan BPS dan Bappenas, Kemendagri Kembangkan Statistik Hayati Lewat Data Kependudukan

Dia juga menambahkan, padahal jembatan tersebut punya cerita yang sangat dalam bagi perjuangan Bangsa Indonesia, khususnya warga Kabupaten Kebumen.

Sementara itu, Mahrudin, atau yang biasa di sapa akrab (Bang udin), Selaku Warga Pejagoan, ketika di mintai tanggapan. Pastinya kita merasa bangga salah satu objek sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Kebumen.

“Tugas kita seharusnya menjaga dan memelihara tapi, kenapa terkesan di abaikan dan tidak dirawat dengan baik, pagar pembatas Jembatan sudah rusak atau keropos, jembatan inikan aset nyata dan saksi sejarah” Tambah Mahrudin.

Jembatan Tembana atau Jembatan Luk Ulo, sudah ada sejak Abad Ke 19, sudah seharusnya bisa menjadi cagar budaya.

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko Polhukam Hadi Tjahjanto umumkan Pemberantasan Judi Online

    Menko Polhukam Hadi Tjahjanto umumkan Pemberantasan Judi Online

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Dibaca: 23

  • Rutan Karimun Hasilkan 180 Kg Kangkung dari Program Pembinaan WBP

    Rutan Karimun Hasilkan 180 Kg Kangkung dari Program Pembinaan WBP

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle M. Saipul
    • visibility 26
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Karimun – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Balai Karimun kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif. Rutan berhasil melaksanakan panen kangkung sebanyak 180 kg yang ditanam di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Sabtu (15/11/2025). Panen ini merupakan bagian dari program pembinaan berbasis kerja produktif yang bertujuan […]

  • Insiden Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Puluhan Kendaraan Rusak Parah

    Insiden Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Puluhan Kendaraan Rusak Parah

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 27
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Kecelakaan beruntun yang melibatkan puluhan kendaraan kembali terjadi di Jalan Tol Cipularang, tepatnya di KM 92, wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Senin 11 November 2024 sekira Pukul 15.30 WIB. Insiden kecelakaan beruntun ini menggegerkan para pengguna jalan Tol, nampak puluhan kendaraan mengalami kerusakan parah akibat kecelakaan beruntun tersebut. Berdasarkan video […]

  • Diskominfo dan SPPG Purwakarta Perkuat Kolaborasi Tangani Pengaduan Program MBG

    Diskominfo dan SPPG Purwakarta Perkuat Kolaborasi Tangani Pengaduan Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Penulis: Muzakkir  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta bersama Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) memperkuat sinergi dalam pengelolaan layanan pengaduan masyarakat terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Upaya ini dilakukan melalui rapat koordinasi yang digelar di kantor Diskominfo Purwakarta, Jumat (3/10/2025). HITVBERITA.COM | Purwakarta – Pertemuan tersebut melibatkan Koordinator Wilayah (Korwil) dan 17 Koordinator […]

  • IPTU Moch Fahmi Prakasa Ajak Ibu-Ibu PKK Batu Kacang Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

    IPTU Moch Fahmi Prakasa Ajak Ibu-Ibu PKK Batu Kacang Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Ruslan
    • visibility 92
    • 0Komentar

      Di bawah terik siang Dabo Singkep, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lingga IPTU Moch Fahmi Prakasa, S.Tr.K, SIK, MSi, memilih turun langsung ke tengah masyarakat. Selasa (28/1/2026), ia menyapa ibu-ibu Tim Penggerak PKK Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, membawa satu pesan utama: keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. LINGGA | HITV— Dalam kegiatan yang didampingi […]

  • Rumah Ambruk di Garut Akibat Hujan Deras, Tidak Ada Korban Jiwa

    Rumah Ambruk di Garut Akibat Hujan Deras, Tidak Ada Korban Jiwa

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Rumah milik Tita Rosita, warga RT 04/004 Desa Makar Jaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, ambruk akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada malam hari. Berdasarkan informasi dari warga setempat, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. HITVBERITA.COM | GARUT – Kejadian tersebut terjadi karena intensitas hujan yang tinggi menyebabkan struktur rumah melemah dan akhirnya […]

expand_less