Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Mutasi Empat Siswa Picu Isu Bullying, SMPN 12 Arut Selatan Bantah Lengah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • print Cetak

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Kepindahan empat siswa dari SMP Negeri 12 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), memunculkan isu dugaan bullying yang santer diperbincangkan para orang tua murid. Pihak sekolah membantah tudingan tersebut dan menegaskan tidak ada laporan resmi mengenai kasus perundungan.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Kepindahan empat siswa dari SMP Negeri 12 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar),  memunculkan isu dugaan bullying yang santer diperbincangkan para orang tua murid. Pihak sekolah membantah tudingan tersebut dan menegaskan tidak ada laporan resmi mengenai kasus perundungan.

Kepala SMPN 12 Arut Selatan, Eka Rubiyatun, menyatakan sejak awal tahun ajaran baru sekolah telah memperkuat langkah pencegahan kekerasan.

“Saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), kami sudah menyampaikan materi pencegahan kekerasan, deklarasi anti-kekerasan, memasang spanduk, hingga membagikan informasi melalui media sosial sekolah. Jadi, siswa sudah dibekali pemahaman sejak awal,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Menurut Eka, sekolah juga memiliki Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang lengkap, dilengkapi ruang khusus, struktur organisasi, dokumentasi kegiatan, hingga kotak pengaduan.

Bahkan SMPN 12 ditunjuk Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Tengah sebagai sekolah percontohan implementasi program pencegahan kekerasan.

“Selama ini tidak ada laporan resmi dari siswa, orang tua, maupun wali kelas terkait bullying. Anak-anak yang bersangkutan juga sempat mengikuti kegiatan sekolah. Karena itu, kami keberatan jika sekolah disebut membiarkan kekerasan,” kata Eka menegaskan.

MESKI pihak sekolah membantah, isu ini terus berkembang di kalangan orang tua murid. Pasalnya, empat siswa yang pindah telah diterima di SMPN 1 Arut Selatan.

Padahal, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025, SMPN 1 Arut Selatan tersebut, dinyatakan penuh dan tidak menambah kuota siswa baik jalur zonasi maupun prestasi.

Kondisi itu menimbulkan dugaan adanya kejanggalan dalam proses mutasi. Sejumlah orang tua siswa pun akhirnya meminta Dinas Pendidikan Kobar turun tangan melakukan klarifikasi.

“Kalau memang mutasi sesuai aturan administrasi, tentu tidak masalah. Tapi kalau ada pesanan khusus, harus diluruskan,” ujar seorang wali murid.

Di tengah silang pendapat, ada pula yang berpendapat bahwa seharusnya orang tua mendukung langkah sekolah dalam mencegah bullying, alih-alih memperuncing isu dengan memindahkan siswa ke sekolah lain di wilayah yang berdekatan.

“Yang penting itu keseriusan anak belajar, bukan semata nama sekolahnya,” kata orang tua lainnya.

EKA menekankan, pihaknya selalu terbuka menerima kritik, laporan, maupun masukan dari orang tua. Namun ia berharap agar persepsi publik tidak dibangun dari isu sepihak.

“Kalau ada orang tua yang merasa lebih cocok menitipkan anaknya di sekolah lain, kami menghargai penuh. Namun jangan sampai timbul kesan sekolah ini lalai atau menutup mata, karena kami sudah menjalankan langkah pencegahan sesuai aturan,” ujarnya. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Apel Pagi, AKBP Lilik Ardhiansya Lakukan Pengecekan Lingkungan Polres Purwakarta

    Usai Apel Pagi, AKBP Lilik Ardhiansya Lakukan Pengecekan Lingkungan Polres Purwakarta

    • 0Komentar

    Purwakarta | Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansya langsung mengecek kesiapan Mako Polres Purwakarta usai melaksanakan apel pagi, pada Kamis, 18 Juli 2024.   Pengecekan Mako Polres oleh Kapolres Purwakarta didampingi Waka Polres, Kompol Ricky Ardipratama.   Sebagai orang baru di Polres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansya turut menyapa anggota yang ditemuinya disetiap ruangan saat berkeliling markas […]

  • Kekhawatiran Warga Sungai Raya terhadap Investasi PT SPP

    Kekhawatiran Warga Sungai Raya terhadap Investasi PT SPP

    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Warga Desa Sungai Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, menyuarakan kekhawatiran terhadap rencana investasi perkebunan kelapa sawit oleh PT Singkep Payung Perkasa (SPP). Mereka menilai proses penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) perusahaan tersebut tidak dilakukan secara transparan dan minim pelibatan masyarakat setempat. Kekhawatiran itu mencuat dalam kegiatan sosialisasi yang digelar […]

  • Pembongkaran Lapak PKL Tahap Kedua di Puncak Bogor, Masih Dalam Proses

    Pembongkaran Lapak PKL Tahap Kedua di Puncak Bogor, Masih Dalam Proses

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM Bogor-Kabid Tibum Satpol PP Kabupaten Bogor Rhama Kodara mengatakan, Pembongkaran Tahap Pertama di kawasan Puncak Bogor, telah dilaksanakan hari Senin 24 Juni 2024. Pembongkaran Lapak PKL tersebut dimulai dari area Taman safari hingga sekitar Gunung Mas, tepatnya diarea Gontole, sedangkan untuk Pembongkaran Tahap kedua masih menunggu surat pelimpahan dari DPKPP Kabupaten Bogor, terkait bangunan […]

  • Belitung Serukan Komitmen Bersama Perangi Narkoba

    Belitung Serukan Komitmen Bersama Perangi Narkoba

    • 0Komentar

    Penulis: ISWANDI Komitmen untuk memutus rantai peredaran narkoba terus digaungkan di Belitung. Melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan daerah menyerukan langkah bersama dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks. HITVBERITA.COM | Tanjungpandan — Puncak peringatan HANI yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belitung berlangsung di Hotel La […]

  • ‎Perkuat Koordinasi Data dan Proses Bisnis, Kemenko Perekonomian Kunjungi Pelabuhan Tanjung Priok

    ‎Perkuat Koordinasi Data dan Proses Bisnis, Kemenko Perekonomian Kunjungi Pelabuhan Tanjung Priok

    • 0Komentar

    Reporter: Kalaus Naibaho HITVberita.com | Jakarta — Upaya memperkuat efektivitas dan efisiensi layanan logistik nasional terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui kunjungan tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (14/10/2025), guna memperkuat koordinasi data dan proses bisnis indikator ShipTurnAround Time (TAT) dan Container Dwelling Time (DT). ‎ ‎Kegiatan yang dikemas dalam […]

  • 45 Pelajar dari Tiga Kabupaten Ikuti Pendidikan Karakter di Rindam Siliwangi!

    45 Pelajar dari Tiga Kabupaten Ikuti Pendidikan Karakter di Rindam Siliwangi!

    • 0Komentar

    Bupati Saepul Bahri Binzein saat menyampaikan arahan di Makodim Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Suasana haru menyelimuti halaman Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0619/Purwakarta, Senin (9/6/2025), saat sebanyak 45 pelajar tingkat SMA dan SMK dari tiga kabupaten di Jawa Barat dilepas untuk mengikuti program pendidikan karakter di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) III/Siliwangi, […]

expand_less