Kamis, 27 Agu 2026
light_mode

Wakil Bupati Belitung Syamsir Hadiri Zikir Dan Doa Bersama Peringatan Maulid Nabi Di Ponpes Mishbahul Munir Badau

  • account_circle Iswandi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

HITVBERITA.COM | BELITUNG – Wakil Bupati Belitung, Syamsir, S.I.Kom menghadiri acara Zikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Pondok Pesantren Mishbahul Munir, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Rabu (26/8/2026).

Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Belitung tersebut disambut hangat oleh Pimpinan Pondok Pesantren Mishbahul Munir, para ustadz, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta santri dan warga sekitar.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan lantunan zikir, sholawat, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan daerah Kabupaten Belitung.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syamsir menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas undangan dari pihak pondok pesantren. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meneladani sifat-sifat Rasulullah, yaitu Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah. Nilai-nilai inilah yang harus kita terapkan, baik dalam pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Syamsir.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan pondok pesantren sebagai benteng moral generasi muda.

“Pondok pesantren memiliki peran yang sangat vital dalam membentuk karakter generasi yang berakhlakul karimah. Pemkab Belitung akan terus hadir dan bersinergi dengan para ulama dan pengasuh pondok pesantren untuk membangun Belitung yang religius dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Mishbahul Munir mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Belitung. Ia berharap kegiatan zikir dan doa bersama ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Belitung.

Acara ditutup dengan tausiyah keagamaan tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW dan doa bersama untuk kemaslahatan umat.

Hingga acara selesai, suasana terlihat penuh kekhusyukan dan kebersamaan antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat.

(Iswandi)

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less