Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Kejar Zero Stunting, Pemda se-Sumatera Integrasikan Program dengan MBG

  • account_circle Jhon P Tobing
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • print Cetak

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah se-Sumatera memperkuat strategi percepatan penurunan stunting dengan mengintegrasikan intervensi kesehatan dan gizi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

MEDAN, HiTV Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Sekretariat Wakil Presiden di Hotel Grand Mercure Medan, Kamis (27/8/2026).

Forum yang berlangsung secara hybrid itu diikuti kepala daerah, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dari berbagai daerah di Sumatera.

Dari Kota Tebing Tinggi, kegiatan dihadiri Wali Kota H. Iman Irdian Saragih bersama Sekretaris Daerah Erwin Suheri Damanik dan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Angka nasional turun, Sumut masih 22 persen

Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan SDM Sekretariat Wakil Presiden, Eddy Cahyono Sugiharto, menyampaikan bahwa prevalensi stunting nasional menunjukkan tren penurunan.

Angka tersebut turun dari 30,8 persen menjadi 19,8 persen. Namun, capaian itu belum sepenuhnya merata.

Provinsi Sumatera Utara masih mencatat prevalensi stunting sekitar 22 persen berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), atau masih berada di atas rata-rata nasional.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan stunting di Sumatera Utara masih membutuhkan intervensi yang konsisten dan terintegrasi.

“Karena itu, program pencegahan dan percepatan penurunan stunting perlu terus dilanjutkan untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal,” kata Eddy.

Menurut dia, penurunan angka stunting tidak hanya bergantung pada intervensi setelah anak mengalami masalah pertumbuhan. Pencegahan harus dimulai sejak kelompok sasaran berada pada fase yang rentan.

Intervensi diarahkan sejak remaja

RAKOR regional tersebut mendorong penguatan konvergensi intervensi dengan menyasar kelompok prioritas secara berjenjang. Sasaran itu mencakup remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak usia 0-59 bulan.

“Program MBG juga diarahkan untuk memperkuat intervensi pada kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Integrasi tersebut diharapkan tidak berjalan sebagai program yang terpisah, tetapi menjadi bagian dari strategi penanganan stunting di daerah sehingga bantuan gizi dapat diberikan kepada kelompok yang membutuhkan secara lebih tepat sasaran.

Selain konvergensi program dan integrasi MBG, pemerintah juga membahas kebijakan insentif fiskal 2026 sebagai salah satu instrumen untuk mendorong pemerintah daerah meningkatkan kinerja dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Tebing Tinggi bidik zero stunting

WAKIL Gubernur Sumatera Utara H. Surya menegaskan, persoalan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah, menurut dia, tidak dapat bekerja sendiri.

“Upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting tidak mungkin diselesaikan oleh satu sektor saja. Dibutuhkan kerja bersama yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, hingga keluarga sebagai garda terdepan,” ujar Surya.

Komitmen serupa disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih. Pemerintah Kota Tebing Tinggi menargetkan penurunan kasus stunting sekaligus mendorong terwujudnya zero stunting di wilayah tersebut.

“Mohon doanya agar anak-anak yang berisiko stunting dapat tertangani dan menurun. Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus semangat melakukan penanganan anak-anak yang berisiko stunting. Mudah-mudahan tahun ini angka stunting menurun, dan target kita adalah zero stunting,” kata Iman.

Ia mengatakan kehadiran Pemko Tebing Tinggi dalam forum regional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarsektor.

Dengan demikian, intervensi terhadap anak dan keluarga berisiko stunting diharapkan tidak hanya dilakukan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak langsung.

Rangkaian rakor ditutup dengan penandatanganan Komitmen Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera secara luring dan daring.

Kesepakatan tersebut menjadi penegasan bahwa penurunan stunting membutuhkan kerja berkelanjutan, mulai dari pencegahan, pemenuhan gizi, pendampingan keluarga, hingga penguatan intervensi di tingkat daerah.

Bagi pemerintah daerah, tantangannya kini bukan sekadar menurunkan angka prevalensi, melainkan memastikan setiap program benar-benar menjangkau kelompok yang paling rentan dan mampu memutus risiko stunting sejak dini. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Tebing Tinggi

  • Penulis: Jhon P Tobing

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajian Surat Al-Ikhlas dan Perintah Allah untuk Manusia

    Kajian Surat Al-Ikhlas dan Perintah Allah untuk Manusia

    • 0Komentar

      Oleh: Basa Alim Tualeka (Obasa)   Pendahuluan Surat Al-Ikhlas adalah salah satu surat paling agung dalam Al-Qur’an. Meskipun hanya terdiri dari empat ayat, kandungannya merangkum inti ajaran tauhid, yaitu pengesaan Allah secara mutlak. Surat ini termasuk golongan Makkiyah dan menjadi fondasi utama dalam membangun akidah seorang muslim. Rasulullah ﷺ bersabda: > “Demi Dzat yang […]

  • Bawaslu Kebumen Dituding Batasi Media, Kesalahan Administrasi dalam Surat Resmi Disorot

    Bawaslu Kebumen Dituding Batasi Media, Kesalahan Administrasi dalam Surat Resmi Disorot

    • 0Komentar

    Laporan dugaan pelanggaran pemilihan yang melibatkan Kepala Desa Grenggeng, Karanganyar, akhirnya menjadi sorotan publik, karena diduga mengandung kekeliruan administratif. Selain itu, substansi surat bertanggal 4 Desember 2024, juga ditenggarai menjadi sumir lantaran tidak mencantumkan nama pelapor dan pihak terlapor. (Dok/Foto/Afandi) HITVBERITA.COM | KEBUMEN – Hal tersebut ditegaskan oleh Bagas Adhyaradika Vishnuaji, SH saat mendampingi Joko […]

  • Dalam sambutannya Wakil Bupati Abustan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kemenpora kepada Kabupaten Barru sebagai tuan rumah TARKAM tahun ini. (Foto/Humas/Pemkab)

    Wabup Barru Buka TARKAM 2025, Dorong Olahraga sebagai Sarana Silaturahmi dan Gaya Hidup Sehat

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., secara resmi membuka Kejuaraan Antar Kampung (TARKAM) 2025 yang ditandai dengan kegiatan senam massal di Alun-Alun Colliq Pujie, Barru, Sulawesi Selatan, Jumat (3/10/2025). Kegiatan yang diikuti ribuan peserta ini menjadi momentum awal penyelenggaraan TARKAM yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. HITVBERITA.COM […]

  • Warga Desa Posek Sepakati Lokasi Kampung Nelayan Perikanan, Dipusatkan di RT 01/RW 06 Dusun III

    Warga Desa Posek Sepakati Lokasi Kampung Nelayan Perikanan, Dipusatkan di RT 01/RW 06 Dusun III

    • 0Komentar

    Musyawarah warga Desa Posek, Kecamatan Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, akhirnya menetapkan satu lokasi pembangunan Kampung Nelayan Perikanan setelah melalui pembahasan yang melibatkan pemerintah desa, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat lingkungan, hingga tokoh masyarakat dan pemuda. LINGGA, HITV — Kesepakatan itu dicapai dalam musyawarah desa yang digelar pada Selasa (13/5/2026) di rumah salah seorang warga […]

  • RSUD Bayu Asih dan Kejari Purwakarta Lakukan MoU di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

    RSUD Bayu Asih dan Kejari Purwakarta Lakukan MoU di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

    • 0Komentar

    HiTvBerita.Com – Purwakarta | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta di bidang hukum perdata dan tata usaha negara. Agenda penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur RSUD Bayu Asih Purwakarta, dr. Tri Muhammad Hani dan Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Martha Parulina […]

  • Satlantas Polres Karimun Perkuat Pengaturan dan Edukasi di Titik Rawan Kecelakaan

    Satlantas Polres Karimun Perkuat Pengaturan dan Edukasi di Titik Rawan Kecelakaan

    • 0Komentar

    Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karimun memperkuat langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas dengan meningkatkan pengaturan arus kendaraan sekaligus edukasi keselamatan di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan. KARIMUN, HITV— Penguatan kegiatan tersebut dilakukan pada pagi hari di Simpang 4 STM dan Simpang 3 PDAM STM, Kecamatan Tebing. Sejumlah personel ditempatkan di lokasi untuk mengantisipasi kepadatan […]

expand_less