Pembinaan Optimal, Warga Binaan Lapas Batang Semangat Panen Tauge, Cabai, dan Kangkung Segar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak
Kegiatan Lapas Batang, Pemanenan Hasil Pertanian Tauge, Cabe Dan Kangkung Segar (Foto Hadi Lempe )
Penulis : Hadi Lempe
Editor : Hadi Lempe
Pembinaan kemandirian secara optimal dan berkelanjutan untuk Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang kembali melaksanakan kegiatan panen hasil pertanian.
HITV BERITA. COM | Lapas Klas IIB Batang, bersama Warga Binaan kembalielakulan pemanenan hasi pertanian di lingkungan Lembaga Permasyarakatan (Lapas), Senin (8/9/2025). Kali ini hasil panen meliputi tauge, cabai, dan kangkung yang berkualitas cukup baik.
Kegiatan panen tauge dilaksanakan di Bimker Lapas Batang, dipimpin langsung oleh Kasubsi Giatja, Rizal Eka Prasetya Maduraga, bersama staf Giatja, Lintang, serta warga binaan. Sementara itu, panen cabai dan kangkung digelar di lahan pertanian yang berada di area brandgang dengan pengawalan dan pengawasan staf Giatja, Tirta. Pengawalan dimaksud gun menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan panen, mengingat lokasi pertanian berdekatan dengan perkampungan setempat.

Kegiatan pertanian merupakan aktivitas positif yang menjadi sarana pembinaan, bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan peetanian dan tentunya sangat bermanfaat. hal ini jugai merupakan wujud dukungan Lapas Batang terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin kedua, yaitu memberdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan.
Kasubsi Giatja, Rizal Eka Prasetya Maduraga, menyampaikan apresiasinya atas semangat warga binaan dalam melaksanakan kegiatan ini.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Lapas Batang dalam mendukung ketahanan pangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih produktif dan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.
Hasil panen sayuran kemudian dijual secara langsung melalui Farm Fresh Store, yang digelar bersamaan dengan layanan kunjungan tatap muka. Hasil penjualan digunakan kembali untuk membeli pupuk dan benih sebagai upaya keberlanjutan program pertanian, serta wujud pemanfaatan hasil pertanian secara optimal. (*)
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar