Pementasan Teater “Bingung Tunggal Ika Dan Matahari Malam” Berhasil Pukau Ratusan Penonton
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
- visibility 40
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penulis : Hadi Lempe
Pentas Spektakuler teater pelajar dengam konsep rialis, yang di perankan oleh anak – anak pelajar, tampil dengan natural cukup menakjubkan menggugah antusias audiens. Teater Pelajar yang di Nahkodai Angger Samudera dan Arief Akbar BSA, dengan menyuguhkan dua pementasan mengangkat Judul “Bingung Tunggal Ika ” Karya, Angger Samudera dan “Matahari Malam” Karya, Arief Akbar. tentunya mampu membuka Inovasi perkembangan Teater Modern dimasa kini.
HITVBERITA.COM | BOGOR – Sebuah pertunjukan teater yang di perankan oleh generasi Pelajar Kolaborasi pelajar dari tingkat SD SMP dan SMA tergabung juga Siswa-Siswi Disabilitas, Kabupaten Bogor. Sepertinya menjadi babak baru yang melahirkan ceritera panjang dalam topik perbincangan dunia seni teater pada massanya. Gedung Auditorium Sekda Bogor merupakan kesaksian bagi penggiat seni teater untuk pelajar dalam perkembanganya, Sabtu ( 25/10/2025 )
Kuranglebihnya 500 penontong yang terdiri dari pelajar, guru dan orang tua , memenuhi Tribun Auditorium Sekda Bogor. Meteka begitu antusias untuk menyaksikan pertunjukan teater.
“BINGUNG TUNGGAL IKA ” sebuah judul Kontroversi yang diangkat dalam pertunjukan teater, karya Angger SM, cukup manarik pertanyaan. Konsep sederhana dalam mengimplikasikan menjadi bentuk karya seni pertunjukan teater. Dengan proses latihan yang tidak butuh waktu panjang, cukup 7 kali pertemuan, komposisi peran dan keaktoran sudah bisa meyakinkan para pemeran.
Kekuatan keyakinan yang mendorong talentanya sebagai Sutradara, Angger SM,mampu membuktikan pementasan berhasil gemilang. Sederet narasi yang merupakan ruh dari Judul ” BINGUNG TUNGGAL IKA” menguak kisah Fenomena Bangsa yang kehilangan Jati Diri, Politik, Agama, Kemanusiaan dan Kebangsaan, sepertinya kehilangan. Dimana Indonesia !!!
Sebuah pesan moral bagi anak bangsa “Bhineka Tunggal Ika” berlawan menjadi “BINGUNG TUNGGAL IKA” mencari Indonesia sebenarnya, BINGUNG oleh kekuatan Politik dan Kekuasaan.

Hasil dari pementasan ini cukup memuaskan, yang bertanya-tanya terjawab penuh kepuasan. Pada ending pertunjukan Ratusan penonton dibuat terhipnotis pada aktor utama yang di perankan oleh Dinda, siswi Kelas X SMK Bogor. Berperan sebagai anak gila, menggenggam dan mengangkat tingi Bendera Merah Putih. Dalam kekuatan genggamanya ia tancapkan dalam dalam di tanah, ia telah menemukan lambang kebangsaan ( Negara ) dan ia tidak mau kehilangan. Dengan tangisnya histeris yang menggema dalam rung Auditorium Sekda, menggoncang tribun penontonpun dibuat termangu haru dan sontak pecah tepuk tangan kagum.
Babak kedua penonton juga disuguhkan dengan pementasan teater, karya, Arief Akbar BSA, nahkota teater Samudera. Kali ini Ia mengangkat Judul ” MATAHARI MALAM” sebuah naskah drama Absurt, yang di perankan oleh Siswa-siswi SMA-SMK Bogor.
“MATAHARI MALAM” sebuah maskah Absurt mengisahkan tentang carut marutnya pemerintahan dan perebutan kekuasaan. Perang kekuasaan hingga jatuhnya korban tak lain adalah rakyat. Dimana politik merajalela menjadi penguasa.
Berjalan pementasan dengan durasi cukup panjang namun para pemeran mampu menjaga stamina. Mereka bermain peran penuh semangat dan menjiwai, hingga akhir menoreh kesuksesan. Ratusan penonton memberikan apresiasi baik penuh kepuasan.
Sebagai Catatan
Pementasan terater ini akan terus bergulir untuk menumbuh kembangkan bakat dan kecintaan seni teater pada generasi milinial.
Sekaligus menggugah Pemerintah yang apriori terhadap perkembangan seni budaya bangsa yang harus terjaga kelestarianya.Seperti dalam peristiwa gelar seni budaya ini ( Teater ) yang menggunakan fasilitas Pemerintah yaitu Gedung Auditorium Sekda Bogor, oleh pengamat seni teater, sangat di sesalkan tidak terlihat satupun pejabat Pemda Bogor, Bupati, atau yang mewakili hadir di acara tersebut. ((*)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar