Pemerintah Kabupaten Belitung Gelar Gerakan Pangan Murah, Dorong Konsumsi Produk Lokal
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

Reporter: ISWANDI
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar Gerakan Pangan Murah dan Pasar Tani di Halaman Gedung Nasional, Tanjungpandan, Rabu (28/5/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sekaligus mendorong konsumsi produk pangan lokal.
HITVBERITA.COM|Belitung — Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dibuka langsung oleh Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos, serta dihadiri jajaran pejabat daerah dan perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pantauan Hitvberita.com ada sekitar 100 orang dari unsur pelaku UMKM, kelompok tani, serta masyarakat turut memadati area acara tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Belitung menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung keberlangsungan petani dan UMKM lokal.
> “Gerakan ini bukan sekadar soal harga murah. Ini adalah wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Semua komoditas yang dijajakan hari ini berasal dari hasil petani dan pelaku usaha lokal. Kita ingin agar uang berputar di daerah kita sendiri,” ujar Djoni.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran masyarakat agar lebih memilih produk lokal guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah. “Kita punya potensi besar. Tugas kita adalah menjadi bagian dari upaya bersama membangkitkan ekonomi lokal,” tambahnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Ir. Destika Efenlly, MM, dalam laporannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Daerah dengan Badan Pangan Nasional dan Bank Indonesia.
> “Gerakan Pangan Murah ini bertujuan mengantisipasi gejolak harga pangan menjelang hari besar keagamaan. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga lebih terjangkau dari pasar,” ujarnya.
Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, daging ayam, telur, cabai, hingga sayur-mayur dijual dengan harga yang relatif lebih rendah. Misalnya, beras premium dilepas seharga Rp 75.000 per 5 kg, daging ayam Rp 31.000 per kg, dan telur ayam negeri Rp 31.000 per kg. Produk hasil laut dan hasil kebun lokal seperti cumi, siput gong gong, timun, serta kemangi juga tersedia di lokasi.
Tak hanya itu, berbagai produk olahan UMKM seperti kue basah, jajanan kering, dan kerupuk mentah turut memeriahkan pasar tani ini. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 15.000 per item.

Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Beni Okta Tutuarima, menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah. Berdasarkan data BI, perekonomian Kabupaten Belitung berhasil tumbuh mencapai angka 4 persen, naik signifikan dari sebelumnya di bawah satu digit.
Kegiatan ditutup pada pukul 09.00 WIB setelah peninjauan langsung oleh Bupati dan jajaran pejabat terhadap berbagai stan pangan. Acara berlangsung dengan tertib, lancar, dan disambut antusias oleh masyarakat.
Gerakan Pangan Murah dan Pasar Tani diharapkan menjadi agenda berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem pertanian lokal serta memastikan akses pangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Belitung. (**)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar