Rabu, 10 Jun 2026
light_mode

Pemko Tebing Tinggi Gandeng Bank Sumut, Luncurkan QRIS Dinamis untuk Perkuat PAD dan Transparansi Transaksi

  • account_circle Jhon P Tobing
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

Pemerintah Kota Tebing Tinggi mempercepat langkah transformasi digital dalam tata kelola pendapatan daerah.

TEBING TINGGI, HITV Bersama PT Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, pemerintah daerah akan meluncurkan sistem pembayaran berbasis QRIS Dinamis pada 1 Juli 2026 sebagai upaya meningkatkan efisiensi, transparansi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, saat menerima audiensi jajaran pimpinan Bank Sumut di Ruang Utama Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan itu juga menjadi momentum pergantian kepemimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi dari Muhammad Fadil kepada Chairul Amin Pane.

Dalam kesempatan tersebut, Iman Irdian menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan harus mampu menjawab tuntutan zaman melalui penguatan layanan digital yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan perbankan menjadi kunci dalam mendorong digitalisasi pembayaran. Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan pelayanan publik sekaligus menjadi instrumen penguatan ekonomi daerah,” ujar Iman.

Langkah konkret yang akan diwujudkan adalah penerapan QRIS Dinamis melalui aplikasi e-Pasar SUMUT Merchant yang dikembangkan Bank Sumut.

Sistem ini memungkinkan setiap transaksi pembayaran retribusi maupun pajak daerah tercatat secara otomatis dan terintegrasi dengan basis data pemerintah.

Dengan mekanisme tersebut, proses pencatatan dan verifikasi pembayaran yang selama ini dilakukan secara manual dapat dipangkas, sehingga pengawasan penerimaan daerah menjadi lebih efektif dan akurat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tebing Tinggi, Sri Imbang, menjelaskan bahwa implementasi QRIS Dinamis akan dilakukan secara bertahap pada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Pada tahap awal, terdapat tiga sektor yang menjadi prioritas.

Pertama, QRIS Pasar, yang akan digunakan untuk digitalisasi pembayaran retribusi pasar. Program ini bahkan digadang-gadang menjadi proyek percontohan pertama di Sumatera Utara dalam pengelolaan retribusi pasar berbasis digital.

Kedua, QRISTO (QRIS Restoran) yang menerapkan sistem split payment. Melalui skema ini, setiap transaksi pelanggan secara otomatis memisahkan porsi pajak daerah dan pendapatan pemilik usaha. Uji coba perdana akan dilakukan di Rumah Makan Takari.

Ketiga, QRIS PBB, yang memungkinkan masyarakat membayar Pajak Bumi dan Bangunan secara nontunai dengan pencatatan transaksi secara real time.

“Ketiga program tersebut akan diluncurkan secara bersamaan pada 1 Juli 2026. Selanjutnya, sistem serupa akan diperluas ke sektor parkir, rumah susun sederhana sewa (rusunawa), dan berbagai layanan publik lainnya,” kata Sri Imbang.

Menurut dia, digitalisasi pembayaran tidak hanya bertujuan mempermudah masyarakat, tetapi juga memperkuat akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah. Setiap transaksi yang tercatat secara elektronik akan meminimalkan potensi kebocoran penerimaan sekaligus mempercepat proses pelaporan.

Sementara itu, Muhammad Fadil menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi selama masa kepemimpinannya di Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi.

Ia berharap berbagai program yang telah dirintis dapat terus berlanjut dan berkembang di bawah kepemimpinan yang baru.

Senada dengan itu, Chairul Amin Pane menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kolaborasi strategis antara Bank Sumut dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi.

“Bank Sumut siap mendukung transformasi digital daerah, memperkuat ekosistem pembayaran elektronik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif,” ujarnya.

Selain membahas implementasi QRIS Dinamis, audiensi juga menyoroti sejumlah isu strategis, mulai dari pencapaian target ekonomi daerah, integrasi data perdagangan, transparansi transaksi pasar, hingga pengembangan aplikasi digital yang mampu memantau aktivitas ekonomi secara lebih akurat dan terukur.

Transformasi digital yang tengah digencarkan Pemko Tebing Tinggi tersebut diharapkan menjadi fondasi baru dalam pengelolaan keuangan daerah yang modern, transparan, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Sumut

  • Penulis: Jhon P Tobing

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less