Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pencalonan Sekda DKI Disorot, Jejak Pemanggilan Uus Kuswanto oleh Kejati Mencuat ke Permukaan

Pencalonan Sekda DKI Disorot, Jejak Pemanggilan Uus Kuswanto oleh Kejati Mencuat ke Permukaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

Penulis: S Erfan Nurali

HITVBERITA.COM | Jakarta — Proses pencalonan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta kembali terseret polemik. Nama salah satu kandidat, Uus Kuswanto, mencuat setelah terungkap bahwa ia pernah dipanggil Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta terkait penyelidikan dugaan korupsi di lingkungan Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI.

Pemanggilan itu berlangsung pada Januari 2025, di tengah penyidikan Kejati terhadap penggunaan anggaran program seni dan budaya yang diduga mengandung sejumlah rekayasa. Kasi Penerangan Hukum Kejati DKI, Syahron Hasibuan, menyebut Uus merupakan satu dari 10 saksi yang diperiksa penyidik. Selain Uus, pemeriksaan juga menyasar mantan pejabat Disbud, direktur perusahaan rekanan, hingga pengelola sanggar seni.

Menurut Syahron, pemeriksaan para saksi dilakukan untuk memperkuat konstruksi perkara. “Ini bagian dari prosedur guna melengkapi alat bukti,” ujarnya.

Usai menjalani pemeriksaan, Uus mengaku dimintai keterangan terkait sebuah kegiatan yang digelar mantan Kepala Dinas Kebudayaan, Iwan Henry Wardhana (IHW). Uus menyatakan kedatangannya hanya untuk mengonfirmasi kehadirannya dalam salah satu kegiatan dinas tersebut. “Pemeriksaannya singkat,” kata Uus, menegaskan dirinya tidak terlibat dalam pengelolaan anggaran.

Dalam kasus dugaan korupsi ini, Kejati telah menetapkan tiga tersangka pada 2 Januari 2025:

Iwan Henry Wardhana, Kepala Disbud DKI;

Mohamad Fairza Maulana, Plt Kabid Pemanfaatan;

Gatot Arif Rahmadi, pemilik event organizer.

Ketiganya diduga merekayasa kegiatan fiktif, termasuk penggunaan sanggar seni yang tidak benar-benar ada, demi mencairkan dana program seni dan budaya. Nilai potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp150 miliar—angka yang memantik keprihatinan publik mengingat besarnya porsi anggaran dan posisi pejabat yang terseret.

Mencuatnya pemanggilan Uus sebagai saksi kini memantik perdebatan di ruang publik mengenai kelayakannya menduduki jabatan Sekda DKI, posisi strategis yang menuntut integritas tinggi. Sebagian pihak menilai pemanggilan saksi dalam kasus korupsi dapat menimbulkan tanda tanya soal rekam jejak.

Namun, Uus bersikeras bahwa keterlibatannya sebatas administratif. Meski demikian, dinamika ini menjadi catatan penting dalam proses seleksi Sekda yang kini memasuki tahap penentuan. (///)

Editor: AYS
Sumber: HITV DKI Jakarta

Pencalonan Sekda DKI Disorot, #Jejak Pemanggilan, #Uus Kuswanto, #Kejati DKI, #Mencuat ke Permukaan, #Penulis: S Erfan Nurali, #Editor AYS,

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Meriahkan ‘Tambak Geger’ dengan Bazar, Hiburan, dan Layanan Sosial Gratis

    Ribuan Warga Meriahkan ‘Tambak Geger’ dengan Bazar, Hiburan, dan Layanan Sosial Gratis

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Penulis: Catur Indra HITVBERITA.COM | BANYUMAS – Ribuan warga tumpah ruah memenuhi halaman Kantor Kecamatan Tambak pada gelaran akbar “Tambak Geger!! Gerak Bareng & Gelar Bazar”, Jumat (14/11/2025). Acara kolaborasi ASPIKMAS Tambak bersama Pemerintah Kecamatan Tambak dan sejumlah sponsor ini menjadi ajang perayaan yang memadukan hiburan, penguatan ekonomi rakyat, serta layanan sosial bagi masyarakat. Camat […]

  • Pemkab dan DPRD Garut Terima Aspirasi Guru Madrasah

    Pemkab dan DPRD Garut Terima Aspirasi Guru Madrasah

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar menerima audiensi sekaligus aksi damai dari Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (1/10/2025). HITVBERITA.COM | Garut — Pertemuan ini menjadi momentum penyampaian lima poin aspirasi utama yang menyangkut kesejahteraan […]

  • Penjualan Seragam Lewat Koperasi di SMKN 1 Depok Diduga Langgar Aturan Pemerintah

    Penjualan Seragam Lewat Koperasi di SMKN 1 Depok Diduga Langgar Aturan Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Praktik penjualan seragam sekolah di SMKN 1 Kota Depok, Jawa Barat, menuai sorotan. Selama hampir satu dekade terakhir, sekolah negeri kejuruan tersebut diduga melanggar sejumlah regulasi pemerintah yang melarang keterlibatan pihak sekolah dalam pengadaan pakaian seragam bagi siswa. HITVBERITA.COM | Depok — Praktik penjualan seragam sekolah di SMKN 1 Kota Depok, […]

  • 14 Wartawan Lulus UKW Moestopo–HITVberita.com di Bogor

    14 Wartawan Lulus UKW Moestopo–HITVberita.com di Bogor

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Reporter: S Erfan Nurali Sebanyak 14 wartawan dinyatakan kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Muda yang digelar oleh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bekerja sama dengan HITVberita.com. ‎HITVBERITA.COM | Bogor —  Kegiatan UKW yang berlangsung di Villa Ivan, RT 03/RW 04, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten […]

  • Negara Tidak Boleh Lengah: Keracunan Makanan MBG Mengancam Psikis dan Keselamatan Anak Bangsa

    Negara Tidak Boleh Lengah: Keracunan Makanan MBG Mengancam Psikis dan Keselamatan Anak Bangsa

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle webtable
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH | Pakar Hukum Internasional & Ekonom Nasional PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) pada dasarnya lahir dari niat baik negara untuk memastikan hak dasar anak-anak Indonesia atas asupan gizi yang layak. PRESIDEN Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tentu menghendaki agar program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi […]

  • Tolak Surat Edaran, Ribuan Massa Datangi Kantor Wali Kota Medan

    Tolak Surat Edaran, Ribuan Massa Datangi Kantor Wali Kota Medan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Raffa Christ Manalu
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat lakukan protes dengan mendatangi Kantor Wali Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. MEDAN, HITV— Mereka memprotes Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540 yang dinilai meresahkan pedagang dan konsumen daging babi. Aksi massa tersebut diikuti pedagang, konsumen, serta sejumlah organisasi masyarakat […]

expand_less