PMI, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Tiga Perusahaan di Bima Terima Penghargaan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 18 Agt 2025
- visibility 37
- print Cetak

Tiga perusahaan penempatan pekerja migran yakni masing-masing PT New Komer (Fajrin), PT Bali Pesona (Lilis Andriani), serta PT MLS (Nurlaelah), terima penghargaan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Bima. (Foto/Sah/HITV)
Penulis: SAHBUDIN, SPd.i
Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), kisah tentang perjuangan dan pengorbanan Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali mendapat sorotan. Dalam upacara yang dipusatkan di Kantor Wali Kota Bima, Dinas Tenaga Kerja Kota Bima menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga perusahaan penempatan pekerja migran.
HITVBERITA.COM | Bima – Ketiga perusahaan itu adalah PT New Komer yang dipimpin Fajrin, PT Bali Pesona di bawah kepemimpinan Lilis Andriani, serta PT MLS yang dikelola Nurlaelah.
Mereka dinilai berprestasi karena paling banyak memberikan kontribusi dalam merekrut dan menempatkan PMI sepanjang 2024 hingga 2025 di wilayah Kota Bima.
“Penghargaan ini bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan-perusahaan penempatan lainnya. Kami berharap semangat untuk meningkatkan standar perekrutan dan perlindungan PMI terus terjaga,” kata Kepala Bidang Dinas Tenaga Kerja Kota Bima, Abdul Haris, M.Si.
KEBERADAAN PMI kerap disebut sebagai pahlawan devisa. Mereka bekerja jauh dari kampung halaman, meninggalkan keluarga demi memberikan nafkah sekaligus menyumbang pemasukan bagi negara. Namun, tidak jarang kisah mereka diwarnai tantangan berat, mulai dari kondisi kerja yang tidak layak hingga masalah hukum di negara tujuan.
Dalam konteks ini, peran perusahaan penempatan resmi menjadi sangat penting. Standar rekrutmen yang jelas, pelatihan yang memadai, dan jaminan perlindungan hukum menjadi syarat mutlak agar para pekerja migran tidak sekadar menjadi tenaga kerja, melainkan juga manusia yang dihormati hak-haknya.
“Terima kasih atas penghargaan ini. Kami merasa bangga sekaligus terharu. Harapan kami, Dinas Tenaga Kerja terus berkomitmen mendampingi dan bersinergi, agar kualitas dan perlindungan PMI semakin baik di masa depan,” ujar perwakilan dari PT Bali Pesona, Lilis Andriani, mewakili perusahaan penerima penghargaan.
DATA dari Dinas Tenaga Kerja Kota Bima menunjukkan, minat masyarakat untuk bekerja ke luar negeri masih tinggi. Faktor ekonomi menjadi pendorong utama, tetapi kesadaran akan pentingnya bekerja melalui jalur resmi juga terus meningkat.
Namun, tantangan tetap ada. Masih ditemukan perusahaan tidak resmi atau agen ilegal yang memanfaatkan kebutuhan masyarakat. Karena itu, penghargaan kepada perusahaan yang patuh aturan ini diharapkan mampu memberi contoh dan dorongan agar ekosistem penempatan PMI di Kota Bima semakin sehat.
Momentum peringatan kemerdekaan ini seakan menegaskan kembali, bahwa jasa para pekerja migran patut dihargai. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membawa nama bangsa hingga ke luar negeri.
Bagi Kota Bima, apresiasi yang diberikan hari itu bukan sekadar penghormatan, melainkan juga pengingat untuk terus memperkuat perlindungan terhadap para PMI. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar