Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Operasi Patuh Jaya 2025, Fokuskan Edukasi dan Teguran
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kolase Foto HITV: Rangkain kegiatan Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Operasi Patuh Jaya 2025 di sejumlah titik strategis kawasan pelabuhan. (Foto/Sunang)
Penulis: SUNANG SAINUDIN
Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Operasi Patuh Jaya 2025 di sejumlah titik strategis kawasan pelabuhan, Senin (14/7/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan disiplin berlalu lintas di wilayah pelabuhan yang padat aktivitas kendaraan dan pekerja.
HITVBERITA.COM | Jakarta – Operasi yang dimulai sejak pagi hari ini menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas, mulai dari pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI), tidak membawa surat-surat kendaraan, hingga pelanggaran rambu lalu lintas.
“Kami masih banyak menemukan pelanggaran, seperti parkir sembarangan, pengendara tanpa helm, serta yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Martha Catur, saat ditemui Hitvberita.com di kawasan pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Operasi kali ini juga menyoroti penggunaan helm proyek oleh pengendara sepeda motor.
Menurut Martha, penggunaan helm proyek saat berkendara di jalan raya tidak diperbolehkan karena tidak memenuhi standar keselamatan.
“Helm proyek tidak dirancang untuk melindungi pengendara di jalan. Kami imbau agar masyarakat hanya menggunakan helm SNI untuk keselamatan bersama,” katanya.
Setidaknya ada tiga titik lokasi yang menjadi fokus operasi, yakni Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok, Jalan Banda, dan kawasan Pos 8 pelabuhan.
Di setiap titik, petugas mengedepankan pendekatan persuasif berupa teguran dan edukasi kepada para pelanggar.
Meski tidak ada tindakan tilang manual, polisi tetap mencatat berbagai bentuk pelanggaran sebagai bagian dari upaya pembinaan. Hal ini sejalan dengan penerapan sistem tilang elektronik (ETLE) yang belum sepenuhnya tersedia di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, menjelaskan bahwa Operasi Patuh Jaya merupakan bagian dari agenda nasional untuk menekan angka kecelakaan serta membangun budaya tertib berlalu lintas, khususnya di kawasan pelabuhan yang menjadi simpul logistik nasional.
“Dengan edukasi yang konsisten dan penegakan aturan secara humanis, kami harap masyarakat semakin sadar pentingnya keselamatan berkendara,” ujar Martuasah.
Operasi Patuh Jaya 2025 akan berlangsung selama dua pekan ke depan dan menyasar berbagai elemen masyarakat, termasuk para pekerja pelabuhan yang kerap berlalu-lalang di kawasan tersebut. (*/*)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar