Prabowo Lantik Kepala Badan dan Duta Besar Baru, Tegaskan Amanah Negara Harus Dijaga
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo resmi melantik Kepala Badan hingga Duta Besar LBBP RI di Istana Negara. (Foto/Ismail/HITV)
Penulis: Ismail R
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat negara, mulai dari pimpinan lembaga strategis hingga duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP), di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).
HITVBERITA.COM | Jakarta — Pelantikan ini menandai konsolidasi awal, kebijakan strategi pemerintahan dalam rangka memperkuat kelembagaan di dalam negeri sekaligus memperluas diplomasi Indonesia di kancah global.
Upacara pelantikan dimulai pukul 10.00 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Sekretariat Presiden kemudian membacakan sejumlah Keputusan Presiden, di antaranya mengenai pengangkatan Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang yudisial, kepala lembaga strategis, hingga para duta besar RI untuk berbagai negara mitra.
Presiden menetapkan Laksamana Muda TNI (Purn) Didit Herdiawan Asgaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Ia didampingi Darwin Trisna Jawaitana Suhajar Diantoro sebagai wakil kepala. Brian Yuliarto dilantik sebagai Kepala Badan Industri Mineral.
Adapun Irjen Suyudi Ario Seto dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Komjen Eddy Hartono resmi menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Di bidang diplomasi, Presiden melantik delapan duta besar RI yang akan bertugas di negara-negara mitra strategis maupun lembaga internasional.
Mereka adalah Toferry Primada Soetikno (Meksiko, Belize, El Savador, Guatemala), Andhika Chrisnayudhanto (Brasil), Dwisuryo Indroyono Soesilo (Amerika Serikat), Abdul Kadir Jailani (Jerman), Judha Nugraha (Uni Emirat Arab), Imam As’ari (Ekuador), Umar Hadi (PBB di New York dan International Seabed Authority), serta Sidharto Reza Suryodipuro (PBB, WTO, dan organisasi internasional di Jenewa).
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik memikul tanggung jawab besar kepada bangsa.
“Setiap jabatan adalah amanah rakyat dan negara. Saya berharap saudara-saudara bekerja dengan sepenuh hati, menjaga kepercayaan, serta memberikan yang terbaik untuk kepentingan bangsa,” kata Presiden.
Ia menambahkan, tantangan Indonesia ke depan tidak hanya menyangkut pembangunan ekonomi, tetapi juga menjaga kedaulatan, memberantas narkotika, menghadapi ancaman terorisme, serta memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global.
“Diplomasi kita harus lebih proaktif, berorientasi pada kepentingan nasional, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian dunia,” ujarnya.
Pelantikan para pejabat ini dinilai memperlihatkan arah kebijakan pemerintahan Prabowo yang menitikberatkan pada penguatan keamanan dalam negeri dan peningkatan daya tawar Indonesia di level internasional.
Penempatan duta besar di Amerika Serikat, Jerman, maupun Uni Emirat Arab dianggap strategis dalam membangun kerja sama di bidang ekonomi, investasi, dan pertahanan.
“Saya percaya, dengan kerja keras, disiplin, dan semangat pengabdian, kita bisa membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih kuat, mandiri, dan disegani di dunia internasional,” tegas Presiden Prabowo.
(///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar