Program Gentengnisasi Dorong UMKM Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- print Cetak

Pemerintah berharap, program gentengnisasi tidak hanya mempercepat penyediaan hunian layak, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui penguatan industri bahan bangunan lokal yang berkelanjutan. (dok/foto/Raffa)
Menteri Maruarar Sirait menegaskan, pelaksanaan program gentengnisasi harus berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
“Program ini harus transparan dan akuntabel. Kita ingin tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan genteng dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat tahun ini mencapai 40.000 unit rumah.
Dengan estimasi kebutuhan sekitar 300 genteng per unit dan harga rata-rata Rp2.300 per buah, potensi perputaran ekonomi bagi UMKM lokal diperkirakan mencapai Rp27,6 miliar.
Menurut Maruarar, potensi tersebut belum termasuk kebutuhan dari program rumah subsidi. Pada 2025, pembangunan rumah subsidi di Jawa Barat mencapai 62.591 unit, dengan kebutuhan sekitar 730 genteng per rumah.
Tahun ini kita dorong seluruh rumah subsidi menggunakan genteng lokal. Ini langkah konkret agar UMKM bisa naik kelas,” kata Menteri Maruarar
- Penulis: Raffa Christ Manalu






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.