Rumah Warga di Desa Tanjung Kelit Lingga Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta
- account_circle Ruslan
- calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
- visibility 75
- print Cetak

Dapur tempat pembuatan kue setelah terbakar. (Istimewa)
Sebuah dapur pembuatan kue milik warga di Dusun Linau, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, terbakar pada Kamis dini hari (22/1/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
LINGGA | HITV – Sebuah dapur pembuatan kue milik warga di Dusun Linau, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, dilaporkan mengalami kebakaran. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis dini hari, 22 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Berdasarkan perkembangan penyelidikan yang dilakukan pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 12.00 WIB, petugas Polsek Senayang telah memeriksa pemilik dapur, Irma Suryani. Pemeriksaan dilakukan oleh personel Polsek Senayang yang terdiri dari unsur Intelkam, Reskrim, dan Bhabinkamtibmas.
Dalam keterangannya kepada petugas, Irma Suryani menjelaskan bahwa pada Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 06.00 WIB, ia memasak kue lampam di dapur miliknya menggunakan tungku berbahan bakar kayu. Sekitar pukul 20.00 WIB, kegiatan memasak selesai dan ia mengaku telah memadamkan sisa bara api sebelum meninggalkan dapur dan masuk ke rumah untuk beristirahat.
Namun, pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, Irma Suryani terbangun setelah mendengar suara berisik dari luar rumah.
Saat keluar, ia melihat kobaran api sudah membesar di dapur pembuatan kue miliknya. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan, hingga warga sekitar datang membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB.
Hasil sementara penyelidikan menyimpulkan bahwa sumber api diduga berasal dari sisa bara api di tungku dapur.
Bara tersebut diperkirakan kembali menyala akibat hembusan angin kencang, sehingga memicu terjadinya kebakaran.
Adapun tindakan kepolisian yang telah dilakukan antara lain mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pelepasan garis polisi, serta meminta keterangan dari korban selaku pemilik dapur.
Pihak kepolisian menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan melaporkannya kepada pimpinan sesuai prosedur. (tr)
- Penulis: Ruslan

Saat ini belum ada komentar