Tangis Haru dan Doa Iringi Perjalanan Suci Jemaah Haji Purwakarta
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 26 Mei 2025
- visibility 32
- print Cetak

Wabup Abang Ijo Hapidin (tengah), saat pelepasan calon jemaah haji Kabupaten Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa)
Matahari belum terlalu tinggi ketika ratusan orang berkumpul di pelataran Tajug Gede Cilodong, Bungursari, Minggu pagi (25/5/2025). Di antara mereka, ada yang menangis, ada yang tersenyum haru, dan ada pula yang memeluk erat sanak saudaranya. Hari itu, adalah hari yang telah lama dinantikan—hari keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Purwakarta, kloter 23, menuju Tanah Suci.
HITVBERITA.COM | Purwakarta— Sebanyak 308 jemaah bersama 7 petugas haji dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, yang hadir mewakili Bupati Saepul Bahri Binzein. Dan, di hadapan ratusan calon tamu Allah dan keluarga yang mengantar, Wabup menyampaikan pesan yang tak sekadar seremonial.
“Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang akan membentuk dan memperkuat keimanan kita,” ucapnya, dengan nada suara yang tenang namun dalam makna.
Tangis haru pecah saat doa keberangkatan dilantunkan. Suasana menjadi khidmat dan emosional. Seorang ibu paruh baya tampak menggenggam tangan putrinya erat-erat, seolah enggan melepaskan. Seorang anak kecil memeluk kaki ayahnya, tak paham betul mengapa sang ayah harus pergi jauh dalam waktu lama.
Bagi banyak jemaah, ibadah haji adalah puncak dari perjalanan panjang spiritual yang penuh pengorbanan. Ada yang telah menabung selama puluhan tahun, ada pula yang harus mengantre bertahun-tahun untuk mendapat giliran berangkat. Maka tak heran, momen pelepasan ini menjadi begitu menyentuh dan penuh makna.
Dalam sambutannya, Wabup Abang Ijo juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga kekhusyukan ibadah, mematuhi peraturan, dan menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Ia berharap, para jemaah pulang dengan predikat haji mabrur—haji yang diterima dan membawa perubahan positif dalam hidup.
Pemberangkatan kloter 23 ini merupakan lanjutan dari kloter 5 yang telah berangkat lebih awal pada 6 Mei 2025 lalu, yang terdiri dari 437 jemaah. Total, tahun ini Kabupaten Purwakarta telah memberangkatkan 745 jemaah haji—sebuah angka yang mencerminkan kuatnya semangat beribadah dan kecintaan terhadap ajaran Islam di tengah masyarakat.
Bagi para jemaah, perjalanan ini bukan sekadar pergi ke negeri jauh. Ini adalah perjalanan batin yang sarat makna. Sebuah pencarian spiritual menuju kedekatan yang lebih dalam dengan Sang Khalik. Dan di bawah langit Purwakarta pagi itu, doa-doa pun melangit bersama harapan: semoga semua kembali dalam keadaan sehat, membawa berkah, dan menjadi haji yang mabrur. (**)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar