TNI Ajak Warga Ganggo Mudiak Gotong Royong Bangun Kembali Jembatan Gantung
- account_circle Ernita Desyanti
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- visibility 195
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pembangunan kembali jembatan gantung ini dinilai sangat mendesak mengingat perannya sebagai jalur utama keluar-masuk warga Jorong Kampung Tampang. (Dok/Foto/Saipul)
Kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tengah masyarakat Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menjadi penggerak utama semangat gotong royong dalam pembangunan kembali jembatan gantung yang rusak akibat banjir.
PASAMAN | HITV — Diketahui bahwa
jembatan gantung yang menjadi akses vital warga menuju Jorong Kampung Tampang itu, sebelumnya hanyut diterjang banjir, menyusul curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air sungai meningkat tajam. Putusnya jembatan tersebut mengakibatkan aktivitas dan mobilitas warga menjadi terganggu.
Sebagai langkah awal percepatan pembangunan, personel TNI bersama pemerintah nagari dan masyarakat setempat turun langsung mengumpulkan material berupa batu dan pasir. Gotong royong ini menjadi fondasi awal pembangunan jembatan gantung yang baru.
Salah seorang tokoh masyarakat Ganggo Mudiak, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan TNI. Menurut dia, kehadiran TNI di tengah masyarakat memberikan dorongan moril sekaligus tenaga dalam mempercepat proses pembangunan.
“Pada hari ini TNI hadir bersama masyarakat untuk bergotong royong mengumpulkan material batu dan pasir. Ini sangat membantu dan membangkitkan semangat warga,” ujarnya, Sabtu, (17/1/2026).
Gotong royong tersebut juga dihadiri Wali Nagari Ganggo Mudiak. Pemerintah nagari berharap pembangunan jembatan gantung dapat segera rampung sehingga akses transportasi warga kembali normal seperti sedia kala.
“Kami berharap dengan keterlibatan TNI dan semangat kebersamaan masyarakat, pembangunan jembatan ini bisa diselesaikan lebih cepat dan berjalan sesuai rencana,” ujar perwakilan masyarakat.

Pembangunan kembali jembatan gantung ini dinilai sangat mendesak mengingat perannya sebagai jalur utama keluar-masuk warga Jorong Kampung Tampang. (Dok/Foto/Saipul)
SINERGI antara TNI, pemerintah nagari, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat pemulihan akses serta mendukung kembali aktivitas sosial dan ekonomi warga setempat. (/*/*/)
Editor: M Saipul
Sumber: HITV Sumbar
- Penulis: Ernita Desyanti
