Viral di Medsos, Empat Pengunjung Pantai Binasi Sorkam Nyaris Tenggelam!
- account_circle
- calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
- visibility 76
- print Cetak

Insiden yang hampir menenggelamkan kepada empat warga Kabupaten Tapanuli Tengah (TapTeng) di Objek Wisata Pantai Binasi Sorkam tersebut, sempat menjadi viral di media sosial (Medsos), dimana kejadian itu hampir berujung maut setelah para korban terseret ombak di tengah lautan.
HITVBERITA.COM | TapTeng– Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 2 April 2025, saat empat pengunjung yang sedang mandi di tepian pantai, salah satunya terseret ombak hingga ke tengah laut. Kejadian itu memicu kepanikan di kalangan pengunjung yang berada di lokasi saat itu.
Kapolres TapTeng, AKBP Wahyu Endrajaya melalui Kapolsek Sorkam, AKP Dorpis Sitompul, menjelaskan bahwa insiden ini melibatkan tiga anak, yaitu EP (13), DS (13), dan PS (11), yang sedang mandi di tepian pantai.
Tiba-tiba, salah satu dari mereka terseret ombak, dan kedua temannya mencoba menyelamatkannya. Namun, arus ombak yang sangat kuat menyebabkan ketiga anak tersebut terbawa ke tengah laut.
Melihat kepanikan yang terjadi, sejumlah warga yang berada di sekitar pantai segera memberikan pertolongan. Salah seorang warga, SP (42), berusaha menyelamatkan mereka, namun ia juga hampir ikut terseret karena kuatnya arus ombak.
“Beruntung, tindakan cepat dari sejumlah warga dan pihak keamanan berhasil menyelamatkan keempat korban. Mereka mengalami kelelahan dan sesak napas, sehingga segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar AKP Dorpis.
Saat ini, korban DS dan PS tengah menjalani perawatan di RSUD Pandan, sementara korban SP dirawat di RS Metta Medica. Sementara itu, EP sudah kembali ke rumah orang tuanya setelah mendapatkan perawatan.
Menyikapi kejadian tersebut, Polres TapTeng melalui Bhabinkamtibmas Polsek Sorkam mengimbau kepada para wisatawan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berenang di sekitar Objek Wisata Pantai Binasi Sorkam dan tempat wisata lainnya. (**)
Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar