Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Warga Pluit Muara Karang Minta Kasatpol PP DKI Tegakan Aturan Perda 8 Jangan Tebang Pilih!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
  • print Cetak
Foto Kolase: Pembongkaran hunian Warga di jl. Pluit Muara Karang Indah RT 22 RW 08 Penjaringan Jakarta Utara. (dok/foto/ES)

HiTvBerita.COM | JAKARTA – Sebanyak 270 orang petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri serta Satpol PP, diterjunkan untuk mengawal jalannya pembongkaran hunian liar milik warga yang berada di Jl. Pluit Muara Karang Indah RT.22 RW 08 Penjaringan Jakarta Utara.

Aksi pembongkaran bangunan liar yang ditenggarai berada diatas lahan milik pemerintah Kota Jakarta Utara tersebut, selain dibantu oleh petugas P2TL PLN Cabang Bandengan Utara, juga turut dibantu oleh petugas PPSU yang saat pembongkaran tersebut diperlengkapi dengan satu unit alat berat berupa mobil Beko yang diturunkan dari Sudin tata air Jakarta Utara.

Sebanyak 32 bangunan Liar yang Berdiri di Saluran Air Dibongkar Oleh Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara. (dok/foto/bb)

MENURUT Darmansyah salah satu warga Pluit Muara Karang yang terdampak penggusuran. Dia mengatakan bahwa tindak pembongkaran oleh tim gabungan tersebut, menurutnya bukan progam dari Pemkot Jakarta Utara.

Darmansyah menduga tindak pembongkaran itu, disinyalir ada unsur pesanan dari pihak perusahaan Biskuit Regal.

“Pembongkaran ini terkesan tidak adil, dikarenakan kok hanya hunian kami saja yang dibongkar, sedangkan lahan yang di pakai untuk parkiran motor pekerja pabrik Biskuit Regal kenapa tidak dibongkar,” tegas Darmansyah.

Dijelaskan oleh Darmansyah bahwa pihak perusahaan Biskuit Regal juga faktanya sama menempati lahan punya pemerintah Kota Jakarta Utara.

Darmansyah pun jadi mempertanyakan sikap pemerintah Kota Jakarta Utara yang melakukan pembiaran terhadap pihak perusahaan Biskuit Regal yang jelas-jelas berani memakai lahan saluran air pembuangan limbah got dengan memasang kanopi penutup.

“Sementara hunian kami justru dibongkar oleh Pemkot Utara, padahal masalahnya sama,” ujar Darmansyah separo bertanya.

“Untuk itu kami meminta kepada pihak Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara seharusnya berlaku adil juga kepada kami, kalau memang lahan yang kami tempati tidak layak dan menggangu kenapa parkiran motor milik perusahaan biskuit regal tersebut tidak dibongkar ada apakah,” sergah Darmansyah lontarkan unek-uneknya mewakili warga yang lain.

“Atau memang ada kekuatan hukum yang melindungi parkiran dari pihak CP Jaya Abadi, sehingga lahan parkiran motor yang berada di atas saluran got milik Pemkot Jakarta Utara tidak dibongkar,’ sambungnya seraya melontarkan pertanyaan jika Pemkot Jakarta Utara bersikap adil seharusnya lahan yang digunakan untuk tempat parkir motor karyawan Pabrik Biskuit Regal juga harus di bongkar sama seperti bangunan milik warga.

Warga terdampak penggusuran meminta pihan Pemprov DKI jangan tebang pilih soal Penertiban Alih Fungsi Kawasan. (dok/foto/bb)

SENADA disampaikan oleh Yuli, yang juga mengeluhkan sikap Pemkot Jakarta Utara yang dinilai tebang pilih.

“Kemana lagi kami harus tinggal setelah pembongkaran tersebut kami sudah tidak punya tempat tinggal lagi, terlebih kami selaku warga disini tidak mendapatkan ganti rugi sepeserpun dari pihak Pemkot Jakarta Utara,” ujar Yuli.

“Tolong bapak ibu pejabat yang terhormat perlakukan lah kami sebagai manusia. Dan, kami memohon berilah kami uang Kerohiman yang pantas untuk kami agar bisa menyambung hidup keluarga kami atau tempatkan kami di Rumah Susun Milik Pemda DKJ,” keluh Yuli.

Yuli menjelaskan bahwa dia bersama warga lainnya yang terdampak pembongkaran, saat ini merasa tidak memiliki kemampuan lagi untuk mengontrak rumah.

“Kami tidak punya uangnya sama sekali. Untuk itu kami akan tetap tinggal di lokasi penggusuran ini sampai ada kebijakan buat kami dari pihak Pemkot Jakarta Utara,” tegas Yuli.

Dan yang menjadi alasan kenapa Yuli beserta warga lainnya yang terdampak penggusuran, enggan untuk pindah dari lokasi itu.

Karena anak-anak mereka bersekolah tidak jauh dari tempat tinggal yang selama ini ditempati oleh mereka, kendatipun itu menempati dilahan milik pemerintah Kota Jakarta Utara.

“Perlu diketahui juga saya mempunyai tiga orang anak yang masih kecil-kecil yang juga masih membutuhkan biaya sekolah. Oleh karena itu kami mohon agar Pemerintah Kota Jakarta Utara, dapat pikirkan nasib warga yang terdampak penggusuran ini,” pungkasnya.

(HI/MIO/Network)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serah Terima Barang Bukti antara Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Belitung

    Serah Terima Barang Bukti antara Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Belitung

    • 0Komentar

    Pada Selasa pagi (22/7), bertempat di Lapangan Bola Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, berlangsung acara serah terima barang bukti yang berkaitan dengan Pemerintah Kabupaten Belitung dari Kejaksaan Negeri Belitung. Penulis: ISWANDI HITVBERITA.COM | Belitung – Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, Kajari Belitung Bagus Nur Djakfar A.S, […]

  • Kritik Tajam Ketua BPI KPNPA RI soal “Bogor Overland” yang Habiskan Anggaran Miliaran

    Kritik Tajam Ketua BPI KPNPA RI soal “Bogor Overland” yang Habiskan Anggaran Miliaran

    • 0Komentar

    BOGOR | HITV – Rencana Pemerintah Kabupaten Bogor menggelontorkan anggaran Rp2 miliar untuk gelaran “Bogor Overland” pada Desember 2025 menuai kritik keras dari aktivis pengawas anggaran. Program yang tercantum dalam RUP Dinas Kebudayaan dan Pariwisata itu memuat sederet kebutuhan acara berbiaya besar seperti influencer, dekorasi megah, publikasi nasional, hingga pengisi acara dari kalangan selebritas. Di […]

  • Polres Belitung Berhasil Ungkap Aksi Illegal Mining, Selamatkan Rp6,4 Miliar Aset Negara

    Polres Belitung Berhasil Ungkap Aksi Illegal Mining, Selamatkan Rp6,4 Miliar Aset Negara

    • 0Komentar

    Penulis: Iskandar  Polres Belitung menggelar kegiatan press release terkait pengungkapan tindak pidana illegal mining berupa penyelundupan pasir timah di Perairan Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, hari Rabu, 1 Oktober 2025. HITVBERITA.COM | Belitung – Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, SIK., didampingi oleh Wakapolres Belitung, Kabag OPS, Kasat Reskrim, Kasat […]

  • Polda Babel Tanam Ribuan Bibit Tanaman dan Lepas 5000 Benih Ikan, Dukung Program Pangan Lestari Polri!

    Polda Babel Tanam Ribuan Bibit Tanaman dan Lepas 5000 Benih Ikan, Dukung Program Pangan Lestari Polri!

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Dalam rangka mendukung dan meningkatkan Program Perkarangan Pangan Lestari Polri, seluruh Jajaran Kepolisian di Indonesia menggencarkan penanaman salah satunya bibit tanaman hortikultura. Termasuk di Polda Bangka Belitung, turut melakukan kegiatan penanaman bibit tanaman yang dipimpin oleh Wakapolda Brigjen Pol Tony Harsono diikuti seluruh Pejabat Utama dan Polres jajaran. Penanaman sendiri dilakukan […]

  • Klarifikasi Bea Cukai Batam Soal “Speedboat Siluman” Abrar Jaya Masih Penuh Tanda Tanya

    Klarifikasi Bea Cukai Batam Soal “Speedboat Siluman” Abrar Jaya Masih Penuh Tanda Tanya

    • 0Komentar

    Penulis: Ismail Ratusimbangan Fakta Lapangan dan Versi Resmi Berbeda 180 Derajat! HITVBERITA.COM | BATAM — Alih-alih menutup polemik, klarifikasi Bea dan Cukai Batam atas penangkapan sebuah speedboat misterius di perairan Jembatan 6 Barelang justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan. Fakta di lapangan, kesaksian warga, dan video yang beredar luas di media sosial menunjukkan peristiwa penindakan berlangsung […]

  • Camat Plered diduga Langgar Netralitas Pilkada, Biarkan Salah Satu Paslon Kampanye di Halaman Kecamatan

    Camat Plered diduga Langgar Netralitas Pilkada, Biarkan Salah Satu Paslon Kampanye di Halaman Kecamatan

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Purwakarta – Dugaan pelanggaran netralitas Camat Plered viral setelah muncul video dari salah satu warga di aplikasi Tik Tok dan di beberapa WhatsApp group, bahwa oknum Camat tersebut diduga membiarkan kegiatan kampanye bagi-bagi sembako oleh salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati di halaman kantor Kecamatan Plered, pada Senin 14 Oktober […]

expand_less