Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

10 Tewas, 5 Diduga Masih Tertimbun Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • print Cetak

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, bencana terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. (Dok/Foto/Raffa)

Reporter: Raffa Christ Manalu

 

Bencana longsor terjadi di kawasan tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025). Sedikitnya 10 orang dipastikan tewas, dan lima lainnya diduga masih tertimbun material longsor. Enam orang mengalami luka-luka.

HITVBERITA.COM | Cirebon — Hingga Jumat malam berita ini dinaikan, delapan jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim pencarian dan pertolongan gabungan. Dua jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi. Proses evakuasi sempat dihentikan sementara pukul 17.00 WIB karena keterbatasan penerangan dan kekhawatiran akan longsor susulan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, bencana terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Longsor menghantam enam unit truk dan tiga ekskavator yang tengah beroperasi di area tambang tersebut.

”Tim SAR saat ini memfokuskan pencarian di sekitar kendaraan-kendaraan berat yang tertimbun. Empat alat berat telah dikerahkan mengingat karakter material longsoran didominasi batuan besar,” ujar Abdul.

Menurutnya, kondisi cuaca yang cerah membantu proses pencarian. Namun, BNPB tetap mengingatkan seluruh personel gabungan untuk waspada terhadap potensi longsor susulan. “Jika hujan turun lebih dari satu jam, evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman sangat disarankan,” kata Abdul.

Seluruh korban luka telah dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Hurip, Cirebon, untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pencarian korban yang diduga masih tertimbun akan dilanjutkan Sabtu pagi, dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keamanan personel di lapangan.

Kawasan Gunung Kuda bukan kali ini saja dilanda bencana longsor. Pada 2014, kejadian serupa terjadi di area tambang yang letaknya tidak jauh dari lokasi longsor kali ini. Dugaan awal, aktivitas penambangan yang masif dan minim pengawasan menjadi faktor pemicu rawannya bencana di kawasan tersebut.

BNPB mengimbau pihak terkait untuk mengevaluasi ulang aktivitas penambangan di wilayah rawan longsor tersebut. Penegakan regulasi dan aspek keselamatan kerja harus menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (**)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktris dan Aktor Film Indonesia Bersaing Dalam Event FFWI Ke-XIV Tahun 2024

    Aktris dan Aktor Film Indonesia Bersaing Dalam Event FFWI Ke-XIV Tahun 2024

    • 0Komentar

    Festival Film Wartawan Indonesia atau sering disingkat FFWI adalah ajang penghargaan yang memiliki keterlibatan wartawan dalam kancah dunia perfilman Indonesia. Keterlibatan wartawan dalam dunia perfilman yang sudah berlangsung lama itu, bahkan dapat dikatakan hampir sama panjangnya dengan sejarah perfilman Indonesia itu sendiri. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika ada keterlibatan insan pers dalam penyelenggaraan festival […]

  • Kasus Dua Kontainer Polresta Barelang Mandek Dua Bulan, Ada Apa?

    Kasus Dua Kontainer Polresta Barelang Mandek Dua Bulan, Ada Apa?

    • 0Komentar

    BATAM | HITV – Dua bulan setelah Polresta Barelang menindak dua kontainer berisi barang bekas ilegal, kelanjutan proses hukumnya masih tidak jelas. Barang bukti ada, pemilik barang ada, saksi-saksi sudah diperiksa, tetapi kasus belum juga beranjak ke penetapan tersangka. Ketua Umum Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, mempertanyakan lambannya penanganan kasus itu, Rabu, 10 […]

  • Kelangkaan BBM Serentak di Dabo Singkep, Indikasi Masalah Distribusi Menguat

    Kelangkaan BBM Serentak di Dabo Singkep, Indikasi Masalah Distribusi Menguat

    • 0Komentar

    Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin terjadi hampir serentak di sejumlah kios pengecer di wilayah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, pada Minggu (3/5/2026). LINGGA, HITV – Terpantau hanya dalam kurun satu hari saja, mayoritas kios bensin di pusat kota hingga wilayah Singkep Pesisir dan Singkep Selatan telah dilaporkan kehabisan stok. Kekosongan BBM tersebut telah memicu […]

  • Warga Ganggo Mudiak dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung

    Warga Ganggo Mudiak dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung

    • 0Komentar

    Warga Jorong Kampung Tampang, Nagari Ganggo Mudiak, bersama TNI kembali menggelar gotong royong untuk mengumpulkan material pembangunan jembatan gantung yang diharapkan segera memulihkan akses transportasi masyarakat. PASAMAN | HITV –  Semangat gotong royong masyarakat Jorong Kampung Tampang, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, kembali terlihat dalam kegiatan pengumpulan material pembangunan jembatan gantung, […]

  • Kapolres Lingga Didesak Tindak Tegas Tersangka Kasus Pemukulan!

    Kapolres Lingga Didesak Tindak Tegas Tersangka Kasus Pemukulan!

    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Kepolisian Resor Lingga didesak segera mengambil langkah tegas terhadap tersangka AC, yang dilaporkan terlibat dalam kasus dugaan pemukulan di kawasan Jeti XTBJ, lokasi pengapalan bauksit milik PT Hemina Jaya. HITVBERITA.COM | Lingga — Kasus ini mencuat setelah dua warga, BY dan HN, melaporkan AC atas dugaan tindak kekerasan ke Markas Polres Lingga. […]

  • Polres Belitung Edukasi Siswa SDN 22 Membalong Jadi Generasi Anti-Bullying dan Paham Kesetaraan Gender

    Polres Belitung Edukasi Siswa SDN 22 Membalong Jadi Generasi Anti-Bullying dan Paham Kesetaraan Gender

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BELITUNG – Suasana Aula Endra Dharma Laksana Polres Belitung tampak berbeda pada Rabu (12/11/2025) siang. Puluhan siswa-siswi dari SDN 22 Membalong dengan penuh antusiasme mengikuti kegiatan kunjungan belajar yang berfokus pada isu sosial krusial di lingkungan sekolah. Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini mengusung tema “Mewujudkan Peserta Didik yang Anti-Bullying dan Mewujudkan […]

expand_less