Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Warga Ganggo Mudiak dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung

  • account_circle M. Saipul
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • print Cetak

Warga Jorong Kampung Tampang, Nagari Ganggo Mudiak, bersama TNI kembali menggelar gotong royong untuk mengumpulkan material pembangunan jembatan gantung yang diharapkan segera memulihkan akses transportasi masyarakat.

PASAMAN | HITV  Semangat gotong royong masyarakat Jorong Kampung Tampang, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, kembali terlihat dalam kegiatan pengumpulan material pembangunan jembatan gantung, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat bersama personel TNI.

Gotong royong tersebut merupakan gelombang kedua yang digelar untuk mengumpulkan material berupa batu dan pasir yang akan digunakan sebagai penimbunan dan penopang pembangunan jembatan gantung. Jumlah warga yang hadir tercatat lebih banyak dibandingkan kegiatan sebelumnya.

“Pada gotong royong kali ini, masyarakat yang hadir lebih banyak, sekitar tujuh puluh orang lebih. Mudah-mudahan dengan semangat kebersamaan masyarakat bersama TNI, pembangunan jembatan gantung ini dapat segera dikerjakan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat di lokasi kegiatan.

Tokoh pemuda sekaligus tokoh masyarakat Jorong Kampung Tampang, Erianto—yang akrab disapa Sianto—menyampaikan apresiasi kepada warga dan TNI yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir. Terima kasih juga kepada bapak-bapak TNI yang sudah turun langsung menggerakkan masyarakat kami. Bravo untuk TNI,” kata Erianto.

Erianto berharap pembangunan jembatan gantung dapat segera diselesaikan mengingat pentingnya akses tersebut bagi aktivitas warga.

“Akses jalan saat ini terputus sehingga banyak kegiatan masyarakat tidak bisa dilaksanakan. Anak-anak sekolah, para guru, dan warga sangat terdampak. Apalagi jika ada warga yang sakit, proses menuju rumah sakit menjadi sangat sulit,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi warga yang rela meninggalkan pekerjaan sehari-hari demi kelancaran pembangunan jembatan.

“Ini bentuk kepedulian masyarakat demi kepentingan bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Erianto berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman dapat mempercepat realisasi pembangunan jembatan gantung tersebut.

“Kami berharap jembatan ini segera dibangun agar aktivitas masyarakat kembali normal dan perekonomian warga Jorong Kampung Tampang dapat berjalan lancar,” pungkasnya. (tr)

  • Penulis: M. Saipul

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAD Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Warga dan Dukung Kongresda MIO

    RAD Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Warga dan Dukung Kongresda MIO

    • 0Komentar

    Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar. JAKARTA BARAT, HITV— Di tingkat lingkungan, dukungan terhadap sarana kegiatan warga sering kali menjadi faktor penting dalam menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Hal itu yang kembali ditunjukkan Rumah Aspirasi Adang Daradjatun (RAD) Jakarta Barat melalui penyaluran bantuan sarana lingkungan kepada warga serta dukungan […]

  • Jumono Buronan Pelaku Penggelapan Mobil dan Uang Miliaran Rupiah, Diburu Polisi!

    Jumono Buronan Pelaku Penggelapan Mobil dan Uang Miliaran Rupiah, Diburu Polisi!

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Aparat kepolisian memburu seorang pria bernama Jumono yang diduga telah menggelapkan uang tunai dan juga sejumlah kendaraan milik warga dengan total kerugian hingga mencapai miliaran rupiah. HITVBERITA.COM | Batam –Berdasarkan laporan para korban, dalam jalankan aksi kriminalnya tersebut, pelaku Jumono berpura-pura menjadi agen rental mobil. Dengan dalih mengelola atau menyewakan kendaraan, ia […]

  • Spontan, Kapolres Basel Mendadak Turun Dari Mobil Dinas Dan Bantu Anak SD Seberangi Jalan

    Spontan, Kapolres Basel Mendadak Turun Dari Mobil Dinas Dan Bantu Anak SD Seberangi Jalan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BANGKA SELATAN – Aksi tak terduga dilakukan Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto yang memberhentikan kendaraan dinasnya secara mendadak saat perjalanan menuju ke Kantor Pemda Parit 3 Basel. Bukan tanpa alasan, ternyata aksinya tersebut dilakukan usai melihat seorang anak Sekolah Dasar (SD) berada ditengah jalan sedang kebingungan ingin menyeberang. Tanpa ragu, Kapolres […]

  • Penutupan THM Batam dan Dampaknya terhadap Pekerja Jadi Sorotan

    Penutupan THM Batam dan Dampaknya terhadap Pekerja Jadi Sorotan

    • 0Komentar

    Penutupan sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Batam menyusul penindakan aparat terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan perjudian dan pelanggaran hukum lainnya menuai perhatian. BATAM, HITV — Ketua Umum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, meminta penegakan hukum dilakukan secara tegas, tetapi tetap proporsional agar tidak menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi baru. Menurut […]

  • Paslon ZeinJo Tunjukkan Performa Terbaik Paparkan Visi Misi dengan Kompak di Debat Perdana Pilkada Purwakarta 2024

    Paslon ZeinJo Tunjukkan Performa Terbaik Paparkan Visi Misi dengan Kompak di Debat Perdana Pilkada Purwakarta 2024

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta nomor urut 1, Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin, atau yang lebih dikenal dengan nama ‘ZeinJo’ menunjukkan performa terbaik dengan menampilkan kekompakan dan keselarasan dalam pemaparan visi-misi mereka pada debat perdana Pilkada 2024, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta, pada Selasa 5 […]

  • Jelang Idul Adha, Penjual Sapi Kurban di Purwakarta Keluhkan Daya Beli Turun Hingga 30 Persen

    Jelang Idul Adha, Penjual Sapi Kurban di Purwakarta Keluhkan Daya Beli Turun Hingga 30 Persen

    • 0Komentar

    Menjelang perayaan Idul Adha 2026, sejumlah penjual hewan kurban jenis sapi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengeluhkan menurunnya daya beli masyarakat. PURWAKARTA | HITV – Penurunan pembelian sapi kurban tahun ini diperkirakan mencapai 20 hingga 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan harga sapi dan pakan jadi pemicu utama lesunya pasar kurban. Salah satunya dirasakan Khadapi, […]

expand_less